Breaking News
light_mode
Beranda » Perspektif » Viral! Salat Idul Adha Terpisah Jalan, Sahkah?

Viral! Salat Idul Adha Terpisah Jalan, Sahkah?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • visibility 109
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, PERSPEKTIF – Sebuah video yang diunggah akun TikTok Aquariusgirl pada 27 Mei 2026 memantik perdebatan di media sosial. Video tersebut memperlihatkan pelaksanaan Salat Idul Adha di kawasan Masjid Agung Kota Tasikmalaya yang dipadati ribuan jamaah hingga meluber ke luar area utama masjid.

Hingga artikel ini ditulis, video tersebut telah ditonton puluhan ribu kali, memperoleh sekitar 17,9 ribu tanda suka, 549 komentar, serta lebih dari 7.700 kali dibagikan.

Perdebatan muncul bukan karena jumlah jamaah yang membludak. Namun karena sebagian jamaah terlihat melaksanakan salat di area trotoar yang berada di sisi berbeda dari kompleks Masjid Agung.

Dari video yang beredar, sebagian jamaah tampak menggelar sajadah di trotoar sisi Taman Kota. Sementara jamaah lainnya berada di trotoar sisi berseberangan. Di antara keduanya terdapat ruas jalan yang biasanya digunakan kendaraan.

Menariknya, kendaraan tidak tampak melintas selama pelaksanaan salat berlangsung. Pengunggah video juga menjelaskan bahwa jalan tersebut telah ditutup sementara untuk mendukung kegiatan Salat Idul Adha.

Pada bagian lain video, beberapa jamaah bahkan terlihat berdiri hingga mendekati pagar pembatas taman. Kondisi itu menunjukkan area utama salat tampaknya sudah penuh sejak sebelum pelaksanaan dimulai.

Kolom komentar pun langsung ramai.

Sebagian netizen menilai salat tetap sah karena jamaah masih mengikuti imam. Sebagian lainnya mempertanyakan apakah saf yang terpisah jalan masih dianggap tersambung menurut fikih.

Apakah Jalan Raya Otomatis Memutus Salat Jamaah?

Dalam kajian fikih, pembahasan utama sebenarnya bukan terletak pada ada atau tidaknya jalan raya.

Yang menjadi perhatian para ulama adalah konsep ittishal ash-shufuf atau kesinambungan saf jamaah.

Rasulullah SAW bersabda:

“Luruskan saf-saf kalian, karena sesungguhnya lurusnya saf merupakan bagian dari kesempurnaan salat.”
(HR Bukhari dan Muslim)

Karena itu, para ulama lebih fokus melihat apakah jamaah masih terhubung dengan imam dan dengan saf jamaah lainnya.

Dalam mazhab Syafi’i yang banyak dianut masyarakat Indonesia, selama hubungan jamaah masih dianggap tersambung secara wajar dan jamaah masih dapat mengikuti imam, maka salat berjamaah pada prinsipnya tetap sah.

Dengan demikian, keberadaan jalan tidak otomatis membatalkan salat.

Namun penilaiannya tetap harus melihat kondisi lapangan secara utuh.

Bagaimana Jika Jamaah Berada di Dua Sisi Jalan?

Persoalan seperti ini sebenarnya bukan hal baru dalam literatur fikih.

Para ulama telah membahas kondisi ketika jamaah meluber hingga halaman masjid, lapangan, jalan umum, bahkan area sekitar pasar karena jumlah jamaah yang sangat besar.

Apabila:

  • jamaah masih dapat mengetahui perpindahan gerakan imam,
  • takbir imam masih terdengar,
  • dan saf masih dianggap memiliki keterhubungan,

maka banyak ulama memandang salat tetap sah.

Namun apabila jaraknya terlalu jauh dan hubungan saf benar-benar terputus, maka terdapat perbedaan pendapat yang lebih luas di kalangan ulama.

Karena itu, tidak tepat jika seseorang langsung memberikan vonis hanya berdasarkan potongan video berdurasi singkat.

Fikih membutuhkan data yang utuh, bukan sekadar cuplikan beberapa detik.

Bagaimana dengan Jamaah Laki-Laki dan Perempuan?

Ini juga menjadi salah satu topik yang ramai dibahas netizen.

Dalam potongan video yang beredar, pembatas antara jamaah laki-laki dan perempuan tidak tampak secara jelas.

Namun dari sudut pandang redaksi, penting dicatat bahwa video tersebut hanya memperlihatkan sebagian area pelaksanaan salat.

Karena itu, tidak dapat disimpulkan secara pasti apakah memang tidak ada pengaturan saf atau pembatas di area lainnya.

Dalam fikih, pembatas fisik bukan syarat sah salat.

Yang lebih penting adalah pengaturan saf sesuai tuntunan syariat.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sebaik-baik saf laki-laki adalah yang paling depan dan seburuk-buruknya adalah yang paling belakang. Sebaik-baik saf perempuan adalah yang paling belakang dan seburuk-buruknya adalah yang paling depan.”
(HR Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan pentingnya pengaturan posisi saf antara jamaah laki-laki dan perempuan.

Momentum Evaluasi Bersama

Terlepas dari perdebatan yang berkembang, fenomena ini justru menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk melaksanakan Salat Idul Adha.

Di sisi lain, kondisi jamaah yang meluber hingga trotoar dapat menjadi bahan evaluasi bersama bagi panitia, DKM, pemerintah daerah, dan pihak terkait.

Apakah kapasitas area salat masih memadai?

Apakah pengaturan saf sudah optimal ketika jumlah jamaah meningkat drastis?

Dan apakah penggunaan badan jalan dapat diatur lebih terstruktur pada pelaksanaan berikutnya?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut layak dibahas secara terbuka agar pelaksanaan salat hari raya ke depan semakin tertib dan nyaman bagi seluruh jamaah.

Hingga artikel ini ditulis, AlbadarPost belum memperoleh keterangan resmi dari panitia pelaksana terkait pengaturan saf jamaah yang meluber hingga luar area masjid.

Media sosial mungkin bisa membuat sebuah video viral dalam hitungan jam.

Namun dalam urusan ibadah, kebenaran tidak selalu selesai dalam satu potongan video.

Karena fikih mengajarkan satu hal penting: sebelum memutuskan siapa yang salah, pastikan terlebih dahulu seluruh fakta sudah benar-benar terlihat. (Red)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi seseorang merenung dan berdoa untuk menghindari penyakit hati seperti iri, dengki, dan gelisah

    Hati Sering Gelisah? Ini Doa Agar Terhindar dari Penyakit Hati

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Penyakit hati sering datang tanpa suara. Ia tidak terlihat, tidak terasa di awal, tetapi perlahan mengubah cara seseorang berpikir dan merasakan. Banyak orang menganggap penyakit hati seperti iri, dengki, sombong, dan gelisah sebagai hal biasa, padahal dampaknya merusak ketenangan hidup.. Banyak orang tampak baik-baik saja di luar. Mereka tersenyum, bekerja, dan menjalani […]

  • Ramadhan Palestina

    Ramadhan di Palestina: Kisah Haru yang Jarang Terungkap

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Ramadhan Palestina menyimpan kisah yang jarang tersorot. Banyak orang mengenal konflik di wilayah ini, namun tidak semua memahami bagaimana suasana Ramadhan di Palestina berlangsung setiap hari. Puasa di Palestina, kehidupan Ramadhan warga Gaza, hingga cerita sahur dan berbuka di tengah keterbatasan menjadi potret nyata yang penuh haru dan kekuatan iman. Di balik […]

  • teror air keras

    Terungkap! Teror Air Keras Andrie Yunus, CCTV Bongkar Wajah Pelaku

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus teror air keras, penyiraman air keras, dan aksi brutal terhadap aktivis Andrie Yunus akhirnya memasuki babak baru. Sejak awal, publik terus mengikuti perkembangan kasus ini. Kini, rekaman CCTV dan investigasi ilmiah membuka jalan untuk mengungkap identitas pelaku secara lebih jelas. Perkembangan tersebut langsung menyita perhatian. Selain itu, temuan terbaru mengindikasikan […]

  • Teknisi Dishub Kabupaten Tasikmalaya memasang lampu PJU LED Cobana 90 watt di Pondok Pesantren Almuniroh Sukahurip.

    Setelah 7 Tahun Gelap, Dishub Tasikmalaya Terangi Halaman Pesantren Sukahurip

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Suasana malam di Pondok Pesantren Almuniroh Sukahurip, Desa Sinagar, Kecamatan Sukaratu, kini berubah jauh lebih terang. Setelah sekitar tujuh tahun mengalami kondisi gelap akibat lampu Penerangan Jalan Umum atau PJU mati, area halaman masjid jami dan lapangan pesantren akhirnya kembali bercahaya usai pemasangan lampu PJU LED baru dari Dishub Kabupaten Tasikmalaya. Penerangan […]

  • harga BBM

    BBM Tak Naik, Tapi SPBU Tetap Padat: Ini Fakta Sebenarnya

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Fenomena harga BBM tidak naik justru diikuti antrean panjang di sejumlah SPBU menjadi perhatian masyarakat dalam beberapa hari terakhir. Isu harga BBM, kabar kenaikan bahan bakar, hingga kekhawatiran publik terhadap stabilitas energi membuat aktivitas pengisian bahan bakar meningkat. Meski pemerintah memastikan harga bahan bakar tetap stabil, suasana di lapangan menunjukkan cerita […]

  • Prediksi PSM vs Borneo

    Data Terbaru Bikin Kaget, PSM vs Borneo Bisa Berakhir Begini

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Prediksi PSM vs Borneo langsung memunculkan satu gambaran yang sulit diabaikan. Analisis PSM Makassar vs Borneo FC, termasuk prediksi skor PSM vs Borneo, memperlihatkan arah pertandingan yang condong ke satu sisi. Bukan karena perbedaan nama besar, melainkan karena momentum yang bergerak berlawanan. PSM belum benar-benar stabil. Sementara itu, Borneo justru datang […]

expand_less