Breaking News
light_mode
Beranda » Perspektif » Viral! Salat Idul Adha Terpisah Jalan, Sahkah?

Viral! Salat Idul Adha Terpisah Jalan, Sahkah?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, PERSPEKTIF – Sebuah video yang diunggah akun TikTok Aquariusgirl pada 27 Mei 2026 memantik perdebatan di media sosial. Video tersebut memperlihatkan pelaksanaan Salat Idul Adha di kawasan Masjid Agung Kota Tasikmalaya yang dipadati ribuan jamaah hingga meluber ke luar area utama masjid.

Hingga artikel ini ditulis, video tersebut telah ditonton puluhan ribu kali, memperoleh sekitar 17,9 ribu tanda suka, 549 komentar, serta lebih dari 7.700 kali dibagikan.

Perdebatan muncul bukan karena jumlah jamaah yang membludak. Namun karena sebagian jamaah terlihat melaksanakan salat di area trotoar yang berada di sisi berbeda dari kompleks Masjid Agung.

Dari video yang beredar, sebagian jamaah tampak menggelar sajadah di trotoar sisi Taman Kota. Sementara jamaah lainnya berada di trotoar sisi berseberangan. Di antara keduanya terdapat ruas jalan yang biasanya digunakan kendaraan.

Menariknya, kendaraan tidak tampak melintas selama pelaksanaan salat berlangsung. Pengunggah video juga menjelaskan bahwa jalan tersebut telah ditutup sementara untuk mendukung kegiatan Salat Idul Adha.

Pada bagian lain video, beberapa jamaah bahkan terlihat berdiri hingga mendekati pagar pembatas taman. Kondisi itu menunjukkan area utama salat tampaknya sudah penuh sejak sebelum pelaksanaan dimulai.

Kolom komentar pun langsung ramai.

Sebagian netizen menilai salat tetap sah karena jamaah masih mengikuti imam. Sebagian lainnya mempertanyakan apakah saf yang terpisah jalan masih dianggap tersambung menurut fikih.

Apakah Jalan Raya Otomatis Memutus Salat Jamaah?

Dalam kajian fikih, pembahasan utama sebenarnya bukan terletak pada ada atau tidaknya jalan raya.

Yang menjadi perhatian para ulama adalah konsep ittishal ash-shufuf atau kesinambungan saf jamaah.

Rasulullah SAW bersabda:

“Luruskan saf-saf kalian, karena sesungguhnya lurusnya saf merupakan bagian dari kesempurnaan salat.”
(HR Bukhari dan Muslim)

Karena itu, para ulama lebih fokus melihat apakah jamaah masih terhubung dengan imam dan dengan saf jamaah lainnya.

Dalam mazhab Syafi’i yang banyak dianut masyarakat Indonesia, selama hubungan jamaah masih dianggap tersambung secara wajar dan jamaah masih dapat mengikuti imam, maka salat berjamaah pada prinsipnya tetap sah.

Dengan demikian, keberadaan jalan tidak otomatis membatalkan salat.

Namun penilaiannya tetap harus melihat kondisi lapangan secara utuh.

Bagaimana Jika Jamaah Berada di Dua Sisi Jalan?

Persoalan seperti ini sebenarnya bukan hal baru dalam literatur fikih.

Para ulama telah membahas kondisi ketika jamaah meluber hingga halaman masjid, lapangan, jalan umum, bahkan area sekitar pasar karena jumlah jamaah yang sangat besar.

Apabila:

  • jamaah masih dapat mengetahui perpindahan gerakan imam,
  • takbir imam masih terdengar,
  • dan saf masih dianggap memiliki keterhubungan,

maka banyak ulama memandang salat tetap sah.

Namun apabila jaraknya terlalu jauh dan hubungan saf benar-benar terputus, maka terdapat perbedaan pendapat yang lebih luas di kalangan ulama.

Karena itu, tidak tepat jika seseorang langsung memberikan vonis hanya berdasarkan potongan video berdurasi singkat.

Fikih membutuhkan data yang utuh, bukan sekadar cuplikan beberapa detik.

Bagaimana dengan Jamaah Laki-Laki dan Perempuan?

Ini juga menjadi salah satu topik yang ramai dibahas netizen.

Dalam potongan video yang beredar, pembatas antara jamaah laki-laki dan perempuan tidak tampak secara jelas.

Namun dari sudut pandang redaksi, penting dicatat bahwa video tersebut hanya memperlihatkan sebagian area pelaksanaan salat.

Karena itu, tidak dapat disimpulkan secara pasti apakah memang tidak ada pengaturan saf atau pembatas di area lainnya.

Dalam fikih, pembatas fisik bukan syarat sah salat.

Yang lebih penting adalah pengaturan saf sesuai tuntunan syariat.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sebaik-baik saf laki-laki adalah yang paling depan dan seburuk-buruknya adalah yang paling belakang. Sebaik-baik saf perempuan adalah yang paling belakang dan seburuk-buruknya adalah yang paling depan.”
(HR Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan pentingnya pengaturan posisi saf antara jamaah laki-laki dan perempuan.

Momentum Evaluasi Bersama

Terlepas dari perdebatan yang berkembang, fenomena ini justru menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk melaksanakan Salat Idul Adha.

Di sisi lain, kondisi jamaah yang meluber hingga trotoar dapat menjadi bahan evaluasi bersama bagi panitia, DKM, pemerintah daerah, dan pihak terkait.

Apakah kapasitas area salat masih memadai?

Apakah pengaturan saf sudah optimal ketika jumlah jamaah meningkat drastis?

Dan apakah penggunaan badan jalan dapat diatur lebih terstruktur pada pelaksanaan berikutnya?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut layak dibahas secara terbuka agar pelaksanaan salat hari raya ke depan semakin tertib dan nyaman bagi seluruh jamaah.

Hingga artikel ini ditulis, AlbadarPost belum memperoleh keterangan resmi dari panitia pelaksana terkait pengaturan saf jamaah yang meluber hingga luar area masjid.

Media sosial mungkin bisa membuat sebuah video viral dalam hitungan jam.

Namun dalam urusan ibadah, kebenaran tidak selalu selesai dalam satu potongan video.

Karena fikih mengajarkan satu hal penting: sebelum memutuskan siapa yang salah, pastikan terlebih dahulu seluruh fakta sudah benar-benar terlihat. (Red)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • gelondongan kayu

    Gelondongan Kayu Pascabanjir: Regulasi Hutan Dipertanyakan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Pemerintah wajib transparan mengungkap gelondongan kayu banjir bandang demi keadilan ekologis. Risiko Publik yang Tak Boleh Dianggap Remeh albadarpost.com, EDITORIAL – Gelondongan kayu berukuran masif terbawa arus banjir bandang di Sumatera Utara. Video yang viral memicu pertanyaan sederhana namun berbahaya: dari mana kayu-kayu itu berasal? Publik menduga praktik ilegal logging sebagai biang utamanya. […]

  • Ilustrasi keluarga Muslim bersilaturahmi saling berjabat tangan dengan suasana hangat penuh kebahagiaan di ruang tamu rumah

    Jarang Disadari, Ini Manfaat Silaturahmi yang Menggetarkan Hati

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak semua perubahan besar dalam hidup datang dari keputusan besar. Terkadang, perubahan itu justru dimulai dari langkah kecil: menyapa keluarga, menghubungi kerabat lama, atau mempererat hubungan yang sempat renggang. Inilah keutamaan silaturahmi, sebuah ajaran Islam yang sering disebut tetapi jarang dipahami makna terdalamnya. Banyak orang memahami silaturahmi sekadar tradisi saat Lebaran. Padahal, […]

  • Petugas kepolisian menjelaskan proses hukum penetapan tersangka kasus penganiayaan Banser Tangerang

    Polisi Tegaskan Proses Penetapan Tersangka Penganiayaan Banser Tangerang

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Penegakan hukum kembali menjadi sorotan publik setelah polisi menetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan Banser Tangerang. Peristiwa ini menarik perhatian luas karena melibatkan tokoh publik serta organisasi kemasyarakatan. Namun di balik hiruk pikuk pemberitaan, satu hal penting patut dipahami bersama: bagaimana sebenarnya penyidik bekerja dalam menetapkan seseorang […]

  • Hadiah Rp167 miliar dari pemerintah AS untuk informasi penangkapan pemimpin Kartel Sinaloa dalam upaya penegakan hukum narkotika AS.

    AS Gelontorkan 5 Juta Dolar Buru Bos Kartel Sinaloa

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Langkah tegas dalam penegakan hukum narkotika AS tidak hanya menyasar kejahatan kriminal, tetapi juga menyentuh dimensi geopolitik kawasan Amerika Latin. Ketika Washington menawarkan hadiah jutaan dolar AS untuk memburu pemimpin Kartel Sinaloa, pesan yang dikirim bukan sekadar soal penangkapan, melainkan soal dominasi hukum dan stabilitas regional. Kartel Sinaloa selama ini bukan […]

  • tafsir bersyukur

    Tafsir Syukur dalam Al-Qur’an: Cara Sederhana Mengundang Rezeki

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tafsir bersyukur menjadi topik yang selalu relevan, terutama saat banyak orang mencari ketenangan hidup. Dalam Islam, makna bersyukur, tafsir syukur, dan keutamaan bersyukur tidak hanya sebatas ucapan, tetapi juga tindakan nyata. Karena itu, memahami tafsir ayat tentang bersyukur membantu seseorang meraih kebahagiaan yang lebih dalam sekaligus memperkuat hubungan dengan Allah. Mengapa Bersyukur […]

  • Hukum Arisan Online

    Sering Ikut Arisan Online? Begini Hukumnya dalam Islam

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Hukum arisan online sering menjadi pertanyaan masyarakat di era digital. Banyak orang mengikuti arisan melalui grup WhatsApp, Telegram, atau media sosial. Karena itu, diskusi tentang hukum arisan online dalam Islam, arisan online halal atau haram, serta hukum arisan digital menurut syariat semakin penting dipahami. Selain menawarkan kemudahan, sistem ini juga memunculkan potensi […]

expand_less