Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pesan Iduladha Bupati Garut Bikin Jamaah Tersentuh, Singgung Haji dan Kurban

Pesan Iduladha Bupati Garut Bikin Jamaah Tersentuh, Singgung Haji dan Kurban

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Lapangan Otto Iskandar Di Nata atau Alun-Alun Garut sejak pagi tampak lebih padat dibanding hari biasa, Rabu (27/5/2026). Takbir menggema dari pengeras suara. Beberapa jamaah datang membawa sajadah lipat dari rumah, sementara anak-anak terlihat berlarian kecil di sela barisan sebelum salat dimulai.

Di tengah momentum Iduladha Garut 2026, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengajak masyarakat memahami kembali makna kurban bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga pengorbanan sosial demi kemaslahatan bersama.

Pesan itu disampaikan Abdusy Syakur Amin saat melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan warga di Alun-Alun Garut. Pelaksanaan salat dipimpin KH. Muhammad Shufina sebagai imam, sedangkan khutbah disampaikan Ketua Penasihat PD Persis Garut, KH. Ena Sumpena.

Semangat Nabi Ibrahim Dinilai Relevan untuk Membangun Garut

Dalam sambutannya, Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS bukan hanya cerita pengorbanan dalam sejarah Islam. Menurutnya, nilai keikhlasan dan kepedulian sosial dalam kisah tersebut sangat relevan untuk kehidupan masyarakat hari ini, termasuk dalam pembangunan daerah.

“Membangun Garut tidak hanya cukup dengan program dan anggaran tetapi membutuhkan kepekaan sosial, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama,” katanya.

Pernyataan itu langsung disambut anggukan jamaah yang memenuhi area lapangan. Sebagian warga bahkan tetap bertahan duduk setelah khutbah selesai, meski matahari mulai terasa hangat dan sandal-sandal jamaah terlihat menumpuk tidak beraturan di sisi trotoar alun-alun.

Momentum Iduladha kali ini memang terasa lebih emosional. Selain membahas makna kurban, Bupati Garut juga menyinggung pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 yang mengalami penurunan jumlah jemaah dibanding tahun sebelumnya.

Jumlah Jemaah Haji Garut Turun, Pemkab Tetap Minta Warga Bersyukur

Pemerintah Kabupaten Garut sebelumnya telah melepas 174 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 22 Kertajati. Namun jumlah tersebut menurun cukup signifikan dibanding tahun lalu.

Abdusy Syakur Amin menyebut penurunan itu terjadi karena kebijakan pemerintah pusat yang bertujuan menjaga pemerataan kesempatan bagi umat Islam di seluruh Indonesia.

“Meskipun demikian, kita tetap bersyukur dan tetap berdoa semoga seluruh jemaah asal Garut diberikan kesehatan, kekuatan, kelancaran, dan keselamatan,” ujarnya.

Di beberapa sudut lapangan, obrolan kecil jamaah sempat terdengar membahas keluarga mereka yang berangkat haji tahun ini. Ada yang sibuk mengecek kabar lewat ponsel. Ada pula yang diam memandang layar videotron sambil sesekali mengusap wajah karena udara mulai terasa panas.

Hal-hal kecil seperti itu membuat suasana Iduladha terasa lebih dekat dan manusiawi.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan warga di Alun-Alun Garut, Rabu (27/5/2026).

Ribuan masyarakat melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah di Alun-Alun Garut, Rabu (27/5/2026).

KH. Ena Sumpena: Jika Belum Mampu Haji, Jangan Tinggalkan Amal Saleh

Sementara itu, dalam khutbah bertema Hakikat Ibadah Kurban dan Maqashidus Syariah, KH. Ena Sumpena mengingatkan pentingnya memanfaatkan usia untuk memperbanyak amal saleh dan memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT.

Ia menjelaskan bahwa ibadah kurban merupakan bagian dari upaya menjaga agama atau hifz ad-din. Karena itu, umat Islam perlu memaknai Iduladha tidak hanya sebagai seremoni tahunan, tetapi juga momentum memperbaiki diri.

KH. Ena juga menyampaikan bahwa bagi umat Islam yang belum memiliki kesempatan menunaikan ibadah haji, masih banyak pintu amal saleh yang bisa dilakukan pada bulan Dzulhijjah.

“Apabila tidak kita sempat untuk melaksanakan ibadah haji, maka amal saleh yang kedua adalah ibadah kurban,” ungkapnya.

Ia kemudian menjelaskan bahwa jika seseorang belum mampu berkurban, maka puasa Arafah menjadi salah satu ibadah yang sangat dianjurkan. Bahkan sekadar hadir dalam Salat Iduladha dengan penuh rasa syukur pun memiliki nilai spiritual yang besar.

Kalimat itu terdengar sederhana.

Namun sebagian jamaah tampak mengangguk pelan mendengarnya.

Mungkin karena tidak semua orang mampu berangkat haji. Tidak semua orang juga mampu membeli hewan kurban. Tetapi setiap orang tetap memiliki kesempatan mendekat kepada Allah dengan cara yang ia mampu.

Iduladha Bukan Sekadar Tentang Hewan Kurban

Perayaan Iduladha di Garut tahun ini terasa lebih dari sekadar agenda keagamaan tahunan. Ada pesan sosial yang cukup kuat muncul dari mimbar khutbah maupun sambutan pemerintah daerah.

Tentang kepedulian.

Tentang gotong royong.

Dan tentang pentingnya menjaga rasa kemanusiaan di tengah kehidupan yang makin sibuk.

Hari ini, banyak orang berlomba menunjukkan pencapaian hidup di media sosial. Namun Iduladha justru mengingatkan bahwa nilai manusia tidak selalu diukur dari apa yang dipamerkan, melainkan dari apa yang rela ia korbankan untuk orang lain.

Karena pada akhirnya, semangat kurban bukan hanya soal menyembelih hewan.

Tetapi tentang sejauh mana manusia masih punya hati untuk peduli, berbagi, dan tidak hidup hanya untuk dirinya sendiri. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana MBG Raib

    Skandal Phishing Bekukan Program: Dana MBG Raib Rp 1 Miliar, Ribuan Siswa Kehilangan Jatah Makan

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Geger! Dana MBG Raib Rp 1 miliar akibat phishing di Batujajar. Ribuan siswa SD/SMA kehilangan makan gratis, 53 pekerja dapur dirumahkan. Penipuan Digital Lumpuhkan Program Makan Bergizi Gratis di KBB albadarpost.com, LENSA – Aktivitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, yang merupakan motor penggerak Program […]

  • Sejarah BPK

    Sejarah BPK dan Arah Baru Pengawasan Keuangan Negara

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Perjalanan sejarah BPK dari 1947 hingga reformasi yang membentuk lembaga audit negara yang independen. albadarpost.com, PELITA – Kekuatan sebuah negara sering terlihat dari cara ia memperlakukan uang publik. Sejarah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjadi contoh bagaimana arsitektur pengawasan negara dibentuk, diubah, dan disesuaikan dengan arah politik Indonesia sejak 1947. Perjalanan lembaga ini memperlihatkan bagaimana pengawasan […]

  • gizi keluarga

    Spaghetti Jamur Creamy, Edukasi Gizi Seimbang

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Spaghetti jamur creamy bisa menjadi menu gizi keluarga seimbang jika diolah tepat dan berbasis kebutuhan nutrisi harian. albadarpost.com, LIFESTYLE – Menu berbasis pasta kini tidak lagi identik dengan makanan cepat saji rendah nilai gizi. Di tingkat keluarga, spaghetti justru dapat menjadi sarana edukasi gizi keluarga jika diolah dengan bahan yang tepat dan teknik memasak yang […]

  • Ilustrasi anak korban kekerasan seksual yang membutuhkan perlindungan hukum dan pendampingan psikologis

    Kekerasan Seksual Anak Meledak, DPR Desak Aksi Nyata Bukan Sekadar Hukum

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Lebih dari 11 ribu kasus kekerasan seksual anak terjadi dalam kurun kurang dari setahun. Angka ini bukan sekadar statistik—ini potret nyata ribuan anak korban pelecehan seksual yang banyak di antaranya memilih diam. Ketakutan, tekanan, dan relasi kuasa membuat kejahatan seksual terhadap anak terus berulang tanpa perlawanan berarti. Di tengah situasi itu, Ketua […]

  • Bupati Tasikmalaya Dr Cecep Nurul Yakin saat memberikan pernyataan tentang Sekolah Maung SMAN 1 Singaparna dan pendidikan unggulan.

    Bupati Tasikmalaya Soroti Sekolah Maung, Sebut Sejalan dengan Program Presiden

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bupati Tasikmalaya Dr. Cecep Nurul Yakin memberikan apresiasi terhadap keberadaan Sekolah Maung di SMAN 1 Singaparna. Program pendidikan unggulan tersebut dinilai memiliki arah yang sejalan dengan konsep sekolah berkualitas yang saat ini didorong pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurut Cecep, Sekolah Maung menjadi salah satu contoh pengembangan pendidikan yang […]

  • manajemen sekolah

    Strategi Manajemen Sekolah Efektif di Tengah Anggaran Terbatas

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Sekolah dengan keterbatasan anggaran tetap dapat menjaga mutu pendidikan jika menerapkan manajemen sekolah yang efektif dan terukur. Di tengah tekanan biaya operasional, tuntutan kualitas pembelajaran, serta ekspektasi publik, pengelolaan sekolah tidak lagi bisa bertumpu pada dana semata, melainkan pada ketepatan strategi dan disiplin tata kelola. Fakta ini terlihat dari praktik sejumlah sekolah […]

expand_less