Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Setelah 7 Tahun Gelap, Dishub Tasikmalaya Terangi Halaman Pesantren Sukahurip

Setelah 7 Tahun Gelap, Dishub Tasikmalaya Terangi Halaman Pesantren Sukahurip

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • visibility 134
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Suasana malam di Pondok Pesantren Almuniroh Sukahurip, Desa Sinagar, Kecamatan Sukaratu, kini berubah jauh lebih terang. Setelah sekitar tujuh tahun mengalami kondisi gelap akibat lampu Penerangan Jalan Umum atau PJU mati, area halaman masjid jami dan lapangan pesantren akhirnya kembali bercahaya usai pemasangan lampu PJU LED baru dari Dishub Kabupaten Tasikmalaya.

Penerangan baru tersebut menggunakan lampu PJU LED Cobana 90 watt yang dikenal memiliki tingkat pencahayaan setara lampu konvensional sekitar 250 watt. Teknologi LED itu dinilai lebih hemat listrik, lebih terang, dan cocok untuk area publik maupun lingkungan pesantren.

Pemasangan dilakukan pada Rabu (13/5/2026) oleh dua teknisi dari Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya di dua titik utama lingkungan pesantren.

Bukan hanya santri yang merasakan manfaatnya. Warga Kampung Sukahurip juga mulai menikmati suasana malam yang lebih nyaman dan aman untuk beraktivitas.

Area Masjid dan Lapangan Pesantren Kini Lebih Terang

Sebelumnya, kondisi gelap di sekitar halaman masjid jami dan lapangan pesantren cukup lama dikeluhkan warga maupun pihak pesantren.

Selain menjadi pusat kegiatan santri, area tersebut juga sering digunakan masyarakat sekitar untuk bermain dan berolahraga pada sore hingga malam hari.

Karena itu, pihak Pondok Pesantren Almuniroh kemudian mengajukan permohonan perbaikan PJU kepada pemerintah daerah.

Namun Dishub Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya melakukan perbaikan biasa. Instansi tersebut justru mengganti titik penerangan dengan lampu PJU LED Cobana terbaru berkapasitas 90 watt.

Lampu jenis ini dikenal lebih efisien dibanding lampu SON-T atau mercury konvensional karena mampu menghasilkan cahaya lebih fokus dan terang dengan konsumsi daya lebih rendah.

Selain itu, PJU LED Cobana juga memiliki ketahanan lebih baik untuk penggunaan luar ruangan dalam jangka panjang.

Warga Sukahurip Kini Lebih Nyaman Beraktivitas Malam

Begitu lampu menyala, halaman pesantren yang biasanya gelap langsung terlihat berbeda. Anak-anak mulai berkumpul lagi di sekitar lapangan.

Area yang sebelumnya gelap kini tampak lebih terang, terutama di sekitar lapangan pesantren dan halaman masjid.

Beberapa warga mulai kembali memanfaatkan area tersebut untuk aktivitas malam, termasuk olahraga ringan dan kegiatan sosial masyarakat.

Di sisi lain, para santri juga merasa lebih nyaman saat mengikuti kegiatan pesantren pada malam hari.

Lingkungan yang terang dinilai membantu meningkatkan rasa aman sekaligus memperkuat aktivitas ibadah di masjid.

Kepala MTs Almuniroh yang hadir di lokasi, Kikim Abdul Hakim, S.Ag., menyampaikan apresiasi kepada Dishub Kabupaten Tasikmalaya atas respons cepat terhadap kebutuhan penerangan di lingkungan pesantren.

“Atas nama pesantren dan warga Kampung Sukahurip, kami mengucapkan hatur nuhun kepada Dishub Kabupaten Tasikmalaya yang telah memperbaiki bahkan mengganti dengan lampu baru,” ujarnya.

Makna Kurban

Suasana terang halaman Masjid Jami Sukahurip, Rabu (13/5/2026).

PJU LED Dinilai Lebih Efisien dan Tahan Lama

Belakangan ini, penggunaan PJU LED mulai banyak diterapkan di berbagai daerah karena dinilai lebih hemat energi dan memiliki kualitas pencahayaan lebih baik.

Lampu LED 90 watt seperti yang dipasang di Pesantren Almuniroh bahkan mampu menghasilkan pencahayaan setara lampu konvensional sekitar 250 watt.

Selain lebih terang, teknologi LED juga memiliki umur pakai lebih panjang dan membutuhkan perawatan lebih minim.

Karena itu, banyak pemerintah daerah mulai beralih menggunakan sistem penerangan berbasis LED untuk jalan umum maupun fasilitas publik.

Untuk kebutuhan lingkungan desa, kawasan pesantren, hingga area publik masyarakat, lampu PJU LED 90 watt dianggap cukup ideal karena mampu menjangkau area luas dengan konsumsi listrik lebih efisien.

Harapan Baru untuk Aktivitas Santri dan Warga

Pihak pesantren berharap penerangan baru tersebut membawa dampak positif bagi aktivitas santri maupun masyarakat sekitar.

Selain membantu kegiatan belajar malam, lampu PJU juga diharapkan membuat suasana masjid lebih ramai dan hidup kembali.

Warga Kampung Sukahurip pun berharap fasilitas penerangan seperti ini dapat terus diperhatikan karena berpengaruh langsung terhadap kenyamanan lingkungan.

Di tengah aktivitas masyarakat yang semakin padat, penerangan jalan dan area publik kini tidak hanya menjadi kebutuhan teknis, tetapi juga bagian penting dari keamanan dan kehidupan sosial warga.

Kadang yang membuat sebuah tempat kembali hidup bukan sesuatu yang mewah.

Cukup cahaya yang menyala di waktu yang tepat, lalu perlahan menghidupkan lagi semangat belajar, ibadah, dan kebersamaan warga. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • tata kelola masjid

    Muhammad Jazir dan Warisan Tata Kelola Masjid

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Muhammad Jazir wafat, meninggalkan warisan tata kelola masjid terbuka yang berpihak pada pelayanan dan pemberdayaan umat. albadarpost.com, HUMANIORA – Tokoh pembaru tata kelola masjid, Muhammad Jazir, wafat di Yogyakarta pada Senin, 22 Desember 2025. Kepergiannya meninggalkan jejak penting dalam perubahan cara masjid berfungsi, dari ruang ibadah tertutup menjadi pusat layanan umat yang inklusif dan berorientasi […]

  • ASN angkutan umum

    Garut Berlakukan Wajib ASN Naik Angkutan Umum Dua Hari Sepekan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Pemkab Garut mewajibkan ASN naik angkutan umum setiap Senin dan Jumat untuk mengurangi kemacetan dan mendukung sektor transportasi. albadarpost.com, LENSA – Kepadatan kendaraan di pusat Kabupaten Garut beberapa bulan terakhir menuai keluhan warga. Pemerintah daerah menilai sumber masalahnya bukan hanya volume kendaraan warga, tetapi juga mobilitas aparatur sipil negara (ASN) yang menggunakan kendaraan pribadi. Mulai […]

  • KUHP Nasional

    Ketika Ruang Privat Warga Masuk Hukum Pidana

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    KUHP Nasional mulai berlaku, membawa perubahan besar pada ruang privat, kritik publik, dan kebebasan warga. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Sejak Jumat, 2 Januari 2026, Indonesia resmi memasuki babak baru hukum pidana. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional mulai berlaku penuh, menggantikan hukum pidana warisan kolonial Belanda. Perubahan ini bukan sekadar teknis hukum. Ia langsung menyentuh cara […]

  • Harmoni Sastra dan Resiliensi: Kisah Penyair Perempuan Palestina yang Tak Terungkap

    Harmoni Sastra dan Resiliensi: Kisah Penyair Perempuan Palestina yang Tak Terungkap (Fadwa Tuqan)

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Harmoni Sastra dan Resiliensi: Kisah Fadwa Tuqan, penyair perempuan Palestina yang dari keheningan bangkit dengan puisi, harapan, dan identitas. albadarpost.com, PELITA. Di tengah berita konflik dan penderitaan yang sering terdengar dari Palestina, muncul kisah seorang perempuan penyair yang suaranya lembut namun tidak pernah padam. Harmoni Sastra dan Resiliensi: Kisah Penyair Perempuan Palestina yang Tak Terungkap […]

  • berbagai tradisi Ramadhan unik di dunia seperti meriam sahur, lentera Ramadan, dan tradisi sahur keliling

    7 Tradisi Ramadhan Paling Unik di Dunia, Nomor 4 Bikin Kaget

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Ramadhan ternyata tidak dirayakan dengan cara yang sama di setiap negara. Beberapa tradisi Ramadhan di dunia bahkan terdengar sangat unik dan jarang diketahui banyak orang. Di berbagai belahan dunia, masyarakat memiliki tradisi Ramadan unik di berbagai negara yang membuat suasana bulan suci terasa lebih meriah. Dari meriam penanda berbuka hingga penjaga […]

  • doa Nabi Zakaria

    Kisah Nabi Zakaria Memohon Anak, Mukjizat yang Menggetarkan

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Doa Nabi Zakaria menjadi salah satu kisah paling menyentuh dalam Al-Qur’an. Kisah Nabi Zakaria memohon keturunan menggambarkan harapan besar seorang nabi yang telah memasuki usia sangat tua. Meski tubuh melemah dan istrinya dikenal tidak mampu melahirkan, Nabi Zakaria tetap memanjatkan doa memohon anak kepada Allah dengan penuh keyakinan. Kisah ini tidak hanya […]

expand_less