Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » UMKM Tasikmalaya yang Aktif di Medsos Berpeluang Ikut Program Naik Kelas

UMKM Tasikmalaya yang Aktif di Medsos Berpeluang Ikut Program Naik Kelas

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • visibility 164
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peluang bagi pelaku UMKM Kota Tasikmalaya untuk berkembang semakin terbuka. Program UMKM Naik Kelas resmi hadir sebagai upaya mendorong usaha kecil agar lebih kompetitif, adaptif, dan mampu bersaing di tengah perubahan pasar yang semakin cepat.

Program pendampingan usaha tersebut digelar Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Tasikmalaya.

Tidak hanya fokus pada pelatihan biasa, program ini juga menawarkan pendampingan menyeluruh mulai dari penguatan kapasitas usaha, pengembangan pemasaran, akses pembiayaan, hingga legalitas dan perizinan.

Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, langkah seperti ini menjadi angin segar bagi banyak pelaku UMKM lokal yang ingin naik level.

UMKM Kota Tasikmalaya Didorong Lebih Adaptif

Belakangan ini, pelaku UMKM menghadapi tantangan yang tidak ringan. Perubahan pola belanja masyarakat, persaingan digital, hingga tuntutan pemasaran online membuat banyak usaha kecil harus cepat beradaptasi.

Karena itu, program UMKM Naik Kelas hadir tidak hanya untuk memperkuat usaha dari sisi produk, tetapi juga dari sisi manajemen dan daya saing.

Menariknya, peserta yang ingin mengikuti program ini harus aktif di media sosial. Syarat tersebut menunjukkan bahwa digitalisasi kini menjadi bagian penting dalam perkembangan usaha kecil.

Selain itu, peserta juga wajib memiliki usaha minimal dua tahun dan berdomisili di Kota Tasikmalaya yang dibuktikan melalui KTP.

Pemerintah menilai UMKM yang sudah berjalan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang jika mendapat pendampingan yang tepat.

Fokus pada Pemasaran, Legalitas, dan Pembiayaan

Salah satu persoalan yang sering dihadapi UMKM adalah keterbatasan akses pasar dan pembiayaan.

Tidak sedikit pelaku UMKM yang sebenarnya punya produk bagus, tetapi masih bingung memasarkan barangnya di luar lingkungan sekitar.

Karena itu, program pendampingan ini menempatkan beberapa aspek penting sebagai fokus utama.

Peserta nantinya akan mendapat penguatan kapasitas usaha agar mampu mengelola bisnis secara lebih profesional. Selain itu, mereka juga akan dibimbing dalam pengembangan pemasaran agar produk lebih dikenal luas.

Tidak hanya itu, akses pembiayaan dan legalitas usaha juga menjadi bagian penting dalam pendampingan.

Langkah tersebut dinilai penting karena UMKM yang memiliki legalitas dan strategi pemasaran yang baik biasanya lebih mudah berkembang dan dipercaya pasar.

Digitalisasi Jadi Kunci UMKM Bertahan

Hari ini, banyak pembeli justru pertama kali mengenal produk lewat layar ponsel, bukan etalase toko.

Karena itu, kemampuan membangun branding dan komunikasi digital mulai menjadi kebutuhan penting bagi UMKM.

Program UMKM Naik Kelas di Kota Tasikmalaya juga melihat perubahan itu.

Pelaku usaha yang aktif di media sosial dianggap memiliki peluang lebih besar menjangkau pasar baru, terutama generasi muda yang kini lebih banyak berbelanja secara online.

Selain itu, digitalisasi membantu UMKM bertahan di tengah perubahan perilaku konsumen.

Bahkan, banyak usaha kecil yang awalnya hanya dikenal di lingkungan sekitar kini mampu menjual produknya ke luar daerah berkat pemasaran digital.

Karena itu, pendampingan usaha berbasis adaptasi digital mulai menjadi fokus di berbagai daerah.

Pemerintah Dorong UMKM Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

UMKM selama ini menjadi salah satu penopang utama ekonomi masyarakat.

Di banyak daerah, usaha kecil mampu menyerap tenaga kerja sekaligus menjaga perputaran ekonomi lokal tetap hidup.

Tasikmalaya sendiri dikenal memiliki banyak pelaku usaha kreatif di sektor kuliner, kerajinan, fesyen, hingga perdagangan.

Karena itu, penguatan UMKM dinilai penting untuk memperbesar daya saing ekonomi daerah.

Melalui program seperti UMKM Naik Kelas, pemerintah berharap usaha kecil tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang lebih profesional dan berkelanjutan.

Selain pendampingan, program ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan dan memperkuat kualitas produk.

Pendaftaran program dilakukan secara online melalui tautan yang telah disediakan panitia di sini.

Sementara itu, informasi lebih lanjut juga dapat diakses melalui layanan WhatsApp resmi: 085222371101.

Harapan Baru bagi Pelaku Usaha Lokal

Banyak pelaku UMKM berharap program seperti ini tidak berhenti sebatas pelatihan singkat.

Mereka membutuhkan pendampingan yang benar-benar membantu usaha berkembang di tengah persaingan pasar modern.

Karena itu, keberlanjutan program dan dukungan nyata menjadi hal yang paling dinantikan pelaku usaha kecil.

Apalagi, UMKM lokal kini memiliki peluang besar berkembang jika mampu memanfaatkan teknologi dan pemasaran digital secara maksimal.

Di tengah kerasnya persaingan usaha hari ini, UMKM yang mampu bertahan bukan hanya yang punya produk bagus.

Tetapi yang siap belajar, beradaptasi, dan berani naik kelas. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantuan Rutilahu Ciamis

    Bupati Herdiat Datangi Rumah Nyaris Ambruk, Reaksi Warga Ini Bikin Haru

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH – Bantuan Rutilahu Ciamis kembali menyentuh hati masyarakat. Program perbaikan rumah tidak layak huni itu kali ini hadir untuk Raswan (73), warga Desa Warnasigra, Kecamatan Sindangkasih, dan Yaya, warga Desa Petirhilir, Kecamatan Baregbeg. Keduanya hidup dalam kondisi rumah yang memprihatinkan hingga akhirnya mendapat perhatian langsung dari Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. Pagi itu […]

  • Perbedaan Permen dan Kepmen

    Permen, Kepmen, Surat Edaran, Jangan Sampai Tertukar

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Perbedaan Permen dan Kepmen masih kerap membingungkan masyarakat. Tidak sedikit yang menganggap Peraturan Menteri (Permen), Keputusan Menteri (Kepmen), dan Surat Edaran Menteri (SE Menteri) memiliki kekuatan hukum yang sama. Padahal, ketiga produk hukum tersebut memiliki fungsi, sifat, sasaran, hingga daya ikat yang berbeda. Memahami perbedaan ini penting agar masyarakat dapat membaca setiap […]

  • 10 Hari Dzulhijjah

    Rahasia 10 Hari Pertama Dzulhijjah, Lebih Istimewa dari Hari Lain?

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Tidak semua hari memiliki nilai yang sama dalam Islam. Ada waktu-waktu tertentu yang Allah muliakan dengan cara yang sangat istimewa. Salah satunya adalah 10 Hari Dzulhijjah, atau 10 hari pertama bulan Dzulhijjah yang sering disebut sebagai hari terbaik untuk memperbanyak amal saleh. Menariknya, banyak umat Islam justru lebih familiar dengan Ramadan dibanding […]

  • Amerika vs Paraguay

    Amerika vs Paraguay, Tuan Rumah Tak Aman

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Los Angeles mungkin akan bergemuruh ketika Amerika Serikat melangkah ke lapangan SoFi Stadium untuk memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Namun di balik sorak-sorai puluhan ribu suporter, tersimpan satu kenyataan yang tak selalu nyaman bagi tuan rumah: harapan sering kali lebih berat daripada tekanan lawan. Pertandingan Amerika Serikat vs Paraguay […]

  • IPP DPRD Tasikmalaya

    Skor IPP 0,98, DPRD Tasikmalaya Gagal Layani Publik

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 172
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Skor Indeks Pelayanan Publik (IPP) DPRD Kabupaten Tasikmalaya berhenti di angka 0,98. Bukan rendah—melainkan gagal. Angka ini menempatkan DPRD sebagai salah satu lembaga publik dengan kualitas layanan terburuk, sekaligus membuka ironi besar dalam tata kelola pemerintahan daerah. DPRD selama ini berdiri sebagai pengawas pelayanan publik. Namun hasil evaluasi justru menunjukkan lembaga […]

  • Tabrakan Leuwipanjang

    Leuwipanjang Lumpuh, Tabrakan Beruntun Memakan Korban

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    albadarpost.com,BERITA DAERAH – Aktivitas lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta, kawasan Leuwipanjang, Kota Bandung, mendadak tersendat pada Rabu (29/7/2026) setelah terjadi tabrakan Leuwipanjang yang melibatkan sebuah truk, dua mobil minibus, sejumlah sepeda motor, dan sebuah gerobak pedagang. Kecelakaan beruntun itu menyebabkan satu orang meninggal dunia, sementara petugas kepolisian bergerak cepat mengevakuasi kendaraan serta mengurai kemacetan yang […]

expand_less