Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Proyek di Kabupaten Tasikmalaya Dikondisikan oleh Tim Bupati?

Proyek di Kabupaten Tasikmalaya Dikondisikan oleh Tim Bupati?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Laporan Khusus Albadarpost.

albadarpost.com, EDITORIAL – Pelaksanaan proyek di lingkungan pemerintah daerah pada prinsipnya diatur melalui mekanisme yang jelas dan berlapis. Regulasi seperti Perpres 16/2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (beserta aturan turunannya) menegaskan bahwa proses pengadaan harus dilakukan oleh struktur resmi: mulai dari perencanaan oleh SKPD, pemilihan penyedia oleh pejabat atau unit pengadaan, hingga pelaksanaan sesuai kewenangan pengguna anggaran.

Namun di Kabupaten Tasikmalaya, mekanisme ini diduga sedang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Sejumlah informasi yang dihimpun albadarpost menunjukkan adanya pola baru yang membuat proses pengadaan menjadi tidak sepenuhnya berada di tangan struktur resmi SKPD. Di tahap awal penelusuran, satu nama dengan inisial D mulai muncul dari keterangan sejumlah narasumber, diduga memiliki kedekatan dengan lingkar pimpinan daerah dan dianggap punya pengaruh dalam pengaturan proyek.

Mekanisme Pengadaan yang Diduga “Tidak Normal”

Dugaan bermula dari cerita seorang pengusaha lokal yang empat tahun berturut-turut selalu mendapatkan pekerjaan dari Pemkab Tasikmalaya. Menjelang akhir tahun 2025, ketika mencoba mengajukan penawaran sebagaimana biasanya, ia menemukan perubahan signifikan. Kepala bidang yang dulu dapat ditemui dengan mudah di kantornya, kini sangat sulit dihubungi.

Baca juga: Wali Kota Tasikmalaya Membiarkan Rotasi Pejabat Memicu Krisis Kepercayaan Publik

Karena situasi terasa janggal, ia mencoba menelusuri melalui staf yang selama ini sering mengurus berkas-berkas teknis pengadaan. Dari staf tersebut, muncullah pernyataan yang mengejutkan dan memaksa kening untuk berkerut.

“Sekarang beda Pa, jangankan Pa Kabid, Pa Kadis aja bingung,” ujar staf tersebut. Ucapannya memberi kesan bahwa struktur resmi di SKPD tidak lagi sepenuhnya memiliki kewenangan dalam proses pengadaan, bahkan untuk paket dengan nilai di bawah Rp100 juta sekalipun sebagaimana yang sering didapatkan oleh si pengusaha tersebut di atas.

albadarpost kemudian menelusuri lebih lanjut informasi ini. Ternyata, jejaring sumber internal di Pemkab Tasikmalaya membenarkan adanya pola baru yang membuat SKPD tidak bisa leluasa menangani proses pengadaan. Sumber tersebut mengatakan bahwa hampir semua paket harus terlebih dahulu dikomunikasikan dengan tim khusus yang disebut-sebut dekat dengan pimpinan daerah.

“Gak akan ada sekarang SKPD membuka diri untuk pengadaan walaupun yang kecil, karena SKPD bukan penentu,” ujar seorang staf pada salah satu dinas. Ia bahkan menambahkan: “Buat apa memproses di SKPD jika nanti pihak luar yang menentukan siapa mendapat yang mana.”

Baca juga: Bukan Lagi Angkat Senjata: Gen Z Membangun ‘Indonesia Emas’ Lewat Perjuangan Ekonomi

Pernyataan ini menguatkan dugaan bahwa kewenangan pengambilan keputusan tidak lagi berada sepenuhnya pada pemegang jabatan struktural, melainkan dipengaruhi pihak eksternal yang muncul dalam cerita berbagai narasumber.

Penelusuran Albadarpost: Jejak Inisial yang Berulang

Untuk memverifikasi lebih jauh, redaksi albadarpost mewawancarai beberapa narasumber lain yang selama ini kerap berurusan dengan proyek di lingkungan Pemkab Tasikmalaya. Hasilnya, informasi yang muncul ternyata relatif sama. Meskipun nama-nama yang disebutkan oleh narasumber tidak selalu sama, sebagian besar menyinggung satu inisial yang terus berulang: “D”.

Menurut berbagai narasumber, sosok berinisial D ini disebut-sebut berperan mengurus pengkondisian proyek, terutama dalam menentukan pihak yang berpotensi mendapat paket pekerjaan. Beberapa narasumber menggambarkan bahwa sebelum SKPD mengusulkan pelaksanaan paket, koordinasi informal dengan D atau pihak-pihak yang dekat dengannya kerap dianggap “wajib” dilakukan.

Seorang narasumber yang mengetahui pola komunikasi pejabat di lingkungan Pemkab mengatakan, “Silahkan cek ke dinas-dinas. Bahkan setahu saya sudah mulai ada kepala dinas yang membangkang, tidak mau dikondisikan ‘Si D’ karena berbahaya secara hukum. Mereka lembih memilih siap berhenti dari jabatan daripada harus diatur-atur orang luar.”

Dari tiga narasumber yang ditemui di kesempatan berbeda, inisial D menjadi nama yang paling sering disebut, meskipun sebagian narasumber juga menyebut bahwa ada kemungkinan lebih dari satu orang dalam lingkaran tersebut. (Ds)


albadarpost masih berupaya mengkonfirmasi temuan ini kepada sejumlah pejabat Pemkab Tasikmalaya. Berita lanjutan akan dipublikasikan setelah redaksi memperoleh informasi baru yang valid.

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dokumen resmi pengumuman Seleksi Dewas BPR Sukapura 2026 beserta format surat lamaran dan persyaratan administrasi.

    Kesempatan Emas! BPR Sukapura Buka Seleksi Dewan Pengawas

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Seleksi Dewas BPR Sukapura Kabupaten Tasikmalaya resmi diumumkan kepada publik. Melalui pengumuman resmi panitia, proses Seleksi Dewan Pengawas BPR Sukapura 2026 mulai dibuka bagi calon yang memenuhi kriteria. Kesempatan ini memberi ruang bagi profesional terbaik untuk mengikuti tahapan seleksi dan berkontribusi dalam pengawasan Perumda BPR Sukapura. Panitia seleksi menegaskan bahwa seluruh […]

  • korupsi PMT

    KPK Percepat Penuntasan Kasus Korupsi PMT untuk Bayi dan Ibu Hamil

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    KPK percepat penyelidikan dugaan korupsi PMT. Sprindik umum segera terbit untuk mengungkap pelaku penyimpangan program makanan tambahan. albadarpost.com, LENSA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat mendekati tahap akhir penyelidikan dugaan korupsi PMT (Program Makanan Tambahan) untuk bayi dan ibu hamil di Kementerian Kesehatan periode 2016–2020. Lembaga antirasuah itu memastikan siap mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) […]

  • reformasi Polri

    Kapolri Pilih ‘Jadi Petani’, Apa Maknanya bagi Reformasi Polri

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI menyita perhatian publik. Di hadapan wakil rakyat, Kapolri menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian, termasuk gagasan pembentukan Menteri Kepolisian. Ia menyatakan lebih baik dicopot dari jabatannya dan menjadi petani daripada menerima skema tersebut. Sikap itu disampaikan […]

  • Ilustrasi seseorang membaca Al-Qur’an saat merasa sedih dan kehilangan harapan.

    Merasa Hidup Berantakan? Surat Ad-Dhuha Punya Jawaban yang Menenangkan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak semua luka terlihat dari wajah. Ada orang yang tetap tersenyum, tetap bekerja, tetap terlihat kuat, tetapi diam-diam merasa hancur di dalam dirinya. Di titik seperti itu, banyak orang mulai bertanya dalam hati: “Apakah Allah masih peduli?” Menariknya, pertanyaan semacam itu ternyata pernah muncul pada masa Rasulullah SAW. Karena itulah, Tafsir Ad-Dhuha […]

  • akses Banjar Pangandaran

    Jabar Siapkan Strategi Baru, Pangandaran Lebih Mudah Dijangkau

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 352
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Akses Banjar Pangandaran kini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Jalur ini selama ini menjadi pintu utama menuju destinasi wisata Pangandaran, namun masih menyisakan sejumlah kendala, terutama saat arus kunjungan meningkat. Karena itu, penguatan aksesibilitas Pangandaran dan integrasi transportasi mulai dipercepat melalui rapat koordinasi lintas sektor yang digelar pada Selasa, […]

  • Ka’bah

    Ini 3 Mekanisme Prioritas Keberangkatan Haji yang Resmi dan Legal

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Antrean haji reguler di Indonesia yang terus memanjang membuat informasi soal percepatan porsi haji semakin banyak dicari masyarakat. Tidak sedikit calon jemaah berharap bisa berangkat lebih cepat, terutama mereka yang ingin mendampingi orang tua lanjut usia atau berangkat bersama pasangan. Di sejumlah daerah, masa tunggu haji bahkan sudah mencapai lebih dari […]

expand_less