Ular Kobra Gegerkan Permukiman Tasikmalaya, Damkar Evakuasi dalam 6 Menit
- account_circle redaktur
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi ular kobra.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Seekor ular kobra berbisa membuat panik warga di salah satu permukiman Kota Tasikmalaya, Sabtu (2/5/2026) siang. Reptil mematikan itu ditemukan bersembunyi di area luar rumah warga saat aktivitas harian sedang berlangsung.
Kemunculan ular kobra Tasikmalaya tersebut pertama kali diketahui Anwar Yusuf ketika sedang menjemur pakaian di halaman rumahnya. Awalnya ia mengira hanya ada gerakan tikus di balik tumpukan barang. Namun, suasana mendadak berubah tegang setelah seekor ular kobra terlihat mengangkat kepala dan membuka lehernya dalam posisi menyerang.
“Saya langsung mundur. Takut masuk rumah karena di dalam ada anak dan istri,” ujar Anwar saat ditemui di lokasi.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu ikut menjauh. Beberapa anak kecil bahkan sempat diminta masuk rumah karena khawatir ular bergerak ke permukiman padat penduduk.
Damkar Kota Tasikmalaya Bergerak Setelah Warga Lapor
Merasa situasi berbahaya, Anwar segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tasikmalaya. Laporan tersebut langsung direspons Tim Rescue Regu 2 yang bergerak menuju lokasi.
Sekitar pukul 14.13 WIB, petugas tiba dengan membawa perlengkapan evakuasi khusus seperti grab stick dan hook rescue. Tim kemudian melakukan penyisiran di sekitar rumah warga untuk memastikan posisi ular.
Petugas menemukan ular bersembunyi di balik tumpukan kardus dan barang bekas di area samping rumah. Lokasi sempit membuat proses evakuasi berlangsung hati-hati karena ular beberapa kali menunjukkan gerakan agresif.
Meski demikian, tim rescue berhasil mengendalikan situasi tanpa menimbulkan kepanikan tambahan di lingkungan sekitar.
Evakuasi Berlangsung Cepat, Kobra Berhasil Diamankan
Dalam waktu sekitar enam menit, ular kobra sepanjang kurang lebih 60 sentimeter itu akhirnya berhasil diamankan petugas.
Anggota Regu 2 Unit Rescue Damkar Kota Tasikmalaya, Samsudin, mengatakan laporan cepat dari warga menjadi faktor penting dalam proses penyelamatan.
“Alhamdulillah penanganan berjalan lancar. Ular ini cukup agresif dan memiliki bisa berbahaya. Beruntung warga tidak mencoba menangkap sendiri,” katanya.
Setelah diamankan, ular kemudian dimasukkan ke wadah khusus untuk menghindari risiko serangan maupun gigitan.

Tim regu 2 Damkar Kota Tasikmalaya evakuasi ular kobra di rumah, Sabtu (2/5/2026).
Permukiman Padat Jadi Lokasi Rawan Kemunculan Ular
Petugas menyebut kemunculan ular di kawasan permukiman bukan kali pertama terjadi. Perubahan cuaca, lingkungan lembap, hingga banyaknya tumpukan barang di sekitar rumah sering memicu reptil keluar dari habitat asalnya.
Selain itu, area yang dipenuhi kardus, kayu, dan semak liar kerap menjadi tempat persembunyian ular karena dianggap aman dan minim gangguan.
Karena itu, Damkar Kota Tasikmalaya mengimbau masyarakat lebih rutin membersihkan lingkungan rumah. Warga juga diminta segera melapor jika menemukan hewan liar berbahaya agar proses penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan aman.
“Kalau menemukan ular berbisa, jangan panik dan jangan ditangani sendiri. Segera hubungi petugas,” ujar Samsudin.
Respons Cepat Petugas Tuai Apresiasi Warga
Keberhasilan evakuasi ular kobra itu mendapat apresiasi dari warga sekitar. Mereka mengaku lega setelah ancaman di lingkungan permukiman berhasil ditangani tanpa menimbulkan korban.
Bagi warga, kehadiran tim rescue bukan hanya membantu proses penyelamatan, tetapi juga memberi rasa aman ketika situasi darurat muncul secara tiba-tiba.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa ancaman hewan liar masih dapat muncul di lingkungan padat penduduk. Karena itu, kewaspadaan dan respons cepat menjadi kunci utama mencegah risiko yang lebih besar. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar