Bhabinkamtibmas Cigunung Turun ke Kampung, Warga: Polisi Kini Lebih Dekat
- account_circle redaktur
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bhabinkamtibmas Desa Cigunung Polsek Parungponteng, Bripka Anggi Anugrah Pratama, turun langsung sambangi warga Kp. Nangorak RT 007 RW 002, Desa Cigunung, Kecamatan Parungponteng, Sabtu(2/5/2026)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bhabinkamtibmas Cigunung kembali menunjukkan pendekatan humanis Polri melalui kegiatan sambang warga di Kampung Nangorak, Desa Cigunung, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (2/5/2026). Langkah polisi desa atau pembinaan masyarakat ini menjadi strategi penting dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus memperkuat hubungan emosional antara polisi dan masyarakat.
Kegiatan yang dilakukan Bripka Anggi Anugrah Pratama itu bukan sekadar patroli rutin. Selain menyampaikan pesan kamtibmas, ia juga membuka ruang komunikasi langsung agar warga lebih aktif menjaga keamanan kampungnya sendiri.
Polisi Humanis Jadi Pendekatan Baru di Tengah Masyarakat
Bripka Anggi memilih mendatangi warga secara langsung di Kp. Nangorak RT 007 RW 002. Ia berbincang santai dengan masyarakat sambil mendengarkan berbagai persoalan yang mereka hadapi di lingkungan sekitar.
Menurutnya, pendekatan seperti ini jauh lebih efektif dibanding sekadar patroli formal. Warga cenderung lebih terbuka ketika suasana komunikasi berlangsung santai dan tidak kaku.
“Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan masyarakat. Kami ingin membangun komunikasi terbuka supaya setiap potensi gangguan keamanan bisa dicegah lebih awal,” ujar Anggi.
Selain itu, ia juga mengingatkan warga agar tidak mudah terpancing isu negatif yang beredar, terutama informasi yang belum jelas sumbernya. Di era digital saat ini, kata dia, provokasi dan hoaks bisa memicu konflik sosial jika masyarakat tidak bijak menyikapinya.
Warga Diminta Aktif Jaga Lingkungan
Dalam kegiatan sambang tersebut, Bripka Anggi mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keamanan lingkungan. Ia menilai keberhasilan menjaga kamtibmas tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian.
Karena itu, warga diminta berani melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka. Langkah cepat dari masyarakat dinilai mampu membantu deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
“Keamanan kampung adalah tanggung jawab bersama. Kalau ada persoalan, kita selesaikan bersama juga. Sinergi antara warga dan polisi menjadi kunci utama,” tegasnya.
Ajakan itu mendapat respons positif dari masyarakat. Warga mengaku merasa lebih nyaman ketika polisi rutin hadir dan mau berdialog langsung tanpa jarak.
Kehadiran Polisi Bikin Warga Lebih Percaya
Salah satu warga, H. Amur, mengungkapkan rasa senangnya atas kegiatan sambang yang rutin dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Cigunung. Menurutnya, pola komunikasi seperti ini membuat masyarakat merasa diperhatikan.
Ia mengatakan, kehadiran polisi di tengah warga bukan hanya menciptakan rasa aman, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Kami jadi lebih tenang karena polisi sering hadir. Kalau ada masalah, warga juga tidak sungkan menyampaikan langsung,” ujarnya.
Kedekatan emosional seperti ini dinilai penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif. Ketika masyarakat percaya kepada aparat, koordinasi penanganan masalah pun menjadi lebih mudah dan cepat.
Arahan Kapolres: Sambang Warga Harus Terus Digencarkan
Kegiatan sambang warga tersebut sejalan dengan arahan Kapolres Tasikmalaya AKBP Dr. Wahyu Pristha Utama, S.H., S.I.K., M.H., yang menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam menjaga keamanan wilayah.
Kapolsek Parungponteng Ipda Dodi Rahayu melalui Bripka Anggi menegaskan bahwa kegiatan pembinaan masyarakat akan terus dilakukan secara konsisten di berbagai wilayah Desa Cigunung.
Menurutnya, pola komunikasi dua arah terbukti efektif memperkuat sinergi antara polisi, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Dengan begitu, potensi konflik maupun gangguan kamtibmas dapat dicegah lebih cepat.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat sangat penting agar lingkungan tetap aman, nyaman, dan kondusif,” kata Anggi.
Pendekatan Humanis Dinilai Efektif Cegah Gangguan Kamtibmas
Di tengah tantangan keamanan yang semakin kompleks, pendekatan humanis menjadi strategi yang dinilai efektif membangun stabilitas sosial. Polisi bukan hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sahabat masyarakat yang siap mendengar dan membantu.
Karena itu, kegiatan sambang warga seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Cigunung mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Selain memperkuat hubungan sosial, langkah tersebut juga meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga lingkungan.
Jika pola komunikasi seperti ini terus diperkuat, keamanan wilayah bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan gerakan bersama seluruh elemen masyarakat. (Red)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar