Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » KWT Tasikmalaya Didorong Jadi Penopang Program Makan Bergizi Gratis

KWT Tasikmalaya Didorong Jadi Penopang Program Makan Bergizi Gratis

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 138
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai memperkuat peran KWT Tasikmalaya atau Kelompok Wanita Tani dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Selain mendorong pemanfaatan lahan pekarangan produktif, pemerintah juga menyiapkan bantuan bibit hortikultura untuk masyarakat melalui kelompok tani perempuan di berbagai wilayah.

Program tersebut disampaikan Bupati Cecep Nurul Yakin saat menghadiri Temu Strategis bersama Forum Kelompok Wanita Tani AgriTaSIK Kabupaten Tasikmalaya di Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (30/4/2026).

Dalam kegiatan itu, pemerintah daerah juga melakukan pengukuhan Ambu KWT sebagai bagian dari penguatan organisasi kelompok wanita tani di Kabupaten Tasikmalaya.

Bupati menilai keberadaan Kelompok Wanita Tani Tasikmalaya memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan lahan kosong di sekitar rumah.

Pemkab Dorong Warga Manfaatkan Pekarangan Produktif

Dalam arahannya, Cecep Nurul Yakin mengajak masyarakat, terutama warga kategori desil 1 hingga desil 5, untuk mulai memanfaatkan lahan pekarangan dengan menanam komoditas pangan yang bernilai ekonomi.

Menurutnya, langkah sederhana seperti menanam cabai, pisang, tomat, buncis, terong, hingga petai dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus menambah penghasilan keluarga.

“Kalau ada lahan kosong, manfaatkan untuk bercocok tanam agar memberi manfaat ekonomi,” ujar Cecep.

Ajakan tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian pemerintah terhadap penguatan ketahanan pangan berbasis keluarga dan masyarakat.

Di sejumlah wilayah pedesaan, pemanfaatan lahan pekarangan dinilai masih belum optimal, padahal memiliki potensi besar untuk mendukung kebutuhan pangan harian.

Bibit Pisang Cavendish Disiapkan untuk Warga

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya juga menyiapkan bantuan bibit pisang cavendish yang akan dibagikan kepada keluarga kurang mampu melalui kelompok wanita tani.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi pengembangan pertanian skala rumah tangga yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Menurut Bupati, hasil produksi pisang dari warga nantinya diharapkan dapat mendukung kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai berjalan di berbagai daerah.

“Saya ingin kebutuhan pisang untuk program MBG berasal dari petani Tasikmalaya sendiri,” katanya.

Selain membantu memenuhi kebutuhan program MBG, pemerintah berharap perputaran ekonomi dari sektor pertanian lokal dapat dirasakan langsung masyarakat Tasikmalaya.

Langkah tersebut juga dinilai dapat membuka peluang tambahan pendapatan bagi keluarga penerima manfaat.

KWT Tasikmalaya

Bupati Tasikmalaya menghadiri Temu Strategis KWT dan mendorong pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan.

Dukungan Bibit Hortikultura Akan Diperluas

Selain pisang cavendish, pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan bibit buncis dan komoditas hortikultura lainnya untuk kelompok wanita tani.

Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya bersama sejumlah instansi terkait akan mendukung pelaksanaan program tersebut melalui pendampingan dan penyuluhan pertanian.

Kegiatan Temu Strategis KWT turut dihadiri unsur Bappelitbangda, Dinas PMD, Diskopukmindag, KTNA, koordinator BPP, hingga para penyuluh pertanian dari berbagai kecamatan.

Pemerintah daerah berharap keterlibatan lintas sektor dapat memperkuat pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis masyarakat.

Di sisi lain, kelompok wanita tani dinilai memiliki peran strategis karena selama ini aktif dalam pengembangan pertanian keluarga dan pemberdayaan ekonomi rumah tangga di pedesaan.

Ketahanan Pangan Jadi Fokus Pemerintah Daerah

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menilai penguatan ketahanan pangan tidak cukup hanya mengandalkan produksi pertanian skala besar.

Karena itu, keterlibatan masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan mulai menjadi perhatian dalam beberapa program daerah.

Selain menjaga ketersediaan pangan, program tersebut juga diharapkan membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.

Sejumlah kelompok wanita tani di Tasikmalaya sebelumnya juga sudah mengembangkan budidaya sayuran dan tanaman pangan di lingkungan rumah tangga.

Pemerintah berharap program bantuan bibit dan pendampingan pertanian dapat memperluas gerakan tersebut ke lebih banyak wilayah. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idul Adha

    Idul Fitri vs Idul Adha, Mana Lebih Agung? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    aaalbadarpost.com, HIKMAH – Malam takbiran di banyak kampung di Indonesia hampir selalu punya pola yang sama. Jalanan mendadak padat. Anak-anak berlarian membawa obor. Panci dipukul seadanya. Di teras rumah, sebagian ibu masih sibuk mengaduk opor sambil sesekali mengecek rendang yang belum benar-benar matang. Televisi tetap menyala meski tak ada yang benar-benar menonton. Sementara dari kejauhan, […]

  • Ilustrasi seseorang menenangkan diri dan berdoa saat menghadapi ujian hidup sesuai makna ayat kesabaran dalam Al-Qur’an

    Ujian Hidup Datang Terus? Ini Jawaban Al-Qur’an

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ayat kesabaran, makna ayat tentang kesabaran dalam ujian, serta pesan Al-Qur’an tentang sabar sering dicari saat hidup terasa tidak baik-baik saja. Banyak orang merasa lelah menghadapi masalah yang datang silih berganti. Namun di titik itu pula, Al-Qur’an justru menghadirkan jawaban yang menenangkan sekaligus menguatkan. Tidak sedikit yang mengira sabar berarti pasrah tanpa […]

  • Pemain Timnas Indonesia menghadapi jadwal padat 2026 usai FIFA Series dengan ekspresi fokus dan penuh tekanan

    Belum Bernapas, Timnas Indonesia Sudah Dihantam Jadwal Brutal 2026

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jadwal Timnas Indonesia 2026 langsung memicu perhatian publik setelah Garuda finis sebagai runner-up FIFA Series. Jadwal Timnas Indonesia, agenda Garuda, hingga kalender pertandingan Indonesia kini terlihat padat, bahkan cenderung ekstrem bagi sebuah tim yang sedang berkembang. Alih-alih mendapat waktu istirahat, Timnas Indonesia justru harus bersiap menghadapi rangkaian laga tanpa jeda panjang. […]

  • Syekh Athaillah

    Syekh Athaillah: Bahaya Mengejar Terkenal dalam Beramal

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Syekh Athaillah, melalui hikmah-hikmahnya dalam Al-Hikam, mengajarkan bahwa tawadhu, ikhlas, dan menjauhi riya merupakan fondasi setiap amal. Pesan itu justru terasa semakin relevan ketika banyak orang berlomba mengejar perhatian, pengakuan, dan popularitas. Di tengah budaya yang mengukur keberhasilan dari seberapa sering seseorang tampil, ajaran Syekh Athaillah mengajak manusia kembali memeriksa niat sebelum […]

  • Ilustrasi yang menarik tentang kisah kurban Habil dan Qabil.

    Kurban Habil dan Qabil: Dosa Hasad Jadi Awal Tragedi Manusia

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 209
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kisah Kurban Habil dan Qabil selama ini sering dikenang hanya sebagai cerita pembunuhan pertama di muka bumi. Padahal sebelum tragedi itu terjadi, ada lapisan cerita yang jauh lebih dalam: tentang iri hati, penerimaan Allah, dan perang sunyi di dalam hati manusia. Di balik kisah dua putra Nabi Adam AS itu, tersimpan pelajaran […]

  • Learning Loss

    Nilai TKA Rendah, Salah Siswa?

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Nilai TKA rendah mencerminkan learning loss dan kesenjangan struktural pendidikan yang belum tertangani secara sistemik. Ujian sebagai Alarm, Bukan Vonis albadarpost.com, PERSPEKTIF – Rendahnya nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) kembali memantik perdebatan publik. Namun, persoalan ini tidak sesederhana angka rapor nasional. Nilai ujian yang rendah bukan vonis atas kemampuan siswa, melainkan alarm atas masalah struktural […]

expand_less