Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tanah Basah Tak Menghentikan Warga Tanam 1000 Pohon di Garut

Tanah Basah Tak Menghentikan Warga Tanam 1000 Pohon di Garut

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 123
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

penanaman pohon Garut

Selesai giat. Polisi, TNI dan unsur Pemerintahan berfoto bersama dilokasi, Rabu (22/4/2026)

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penanaman pohon Garut kali ini terasa berbeda. Pagi itu, tanah di sekitar Embung Padaawas, Pasirwangi, masih lembap setelah hujan semalam. Tanah basah mulai memenuhi sepatu dan sandal beberapa peserta. Namun mereka tetap bertahan. Cangkul terus diayunkan, lubang digali, lalu bibit pohon ditanam satu per satu.

Bukan seremoni. Ini kerja bersama.

Sekitar seribu orang berkumpul di Kampung Cihurang, Desa Padaawas, Rabu (22/4/2026). Mereka datang dari berbagai latar belakang, tetapi punya tujuan yang sama: menjaga lingkungan yang mulai rentan.

Seribu Orang, Satu Gerakan Nyata

Kegiatan penanaman pohon Garut ini melibatkan banyak pihak. Aparat TNI-Polri berdiri berdampingan dengan warga. Pegawai pemerintah ikut turun tangan. Perusahaan juga hadir, tidak sekadar memberi dukungan, tetapi ikut bekerja di lapangan.

Kapolsek Pasirwangi, Wahyono Aji, terlihat berada di tengah kegiatan. Ia tidak hanya memberi arahan, tetapi juga ikut menyatu dengan peserta.

“Kesadaran menjaga alam harus dibangun bersama,” ujarnya singkat.

Di sisi lain, PT Indonesia Power UBP Kamojang menggagas kegiatan ini. Kolaborasi terasa nyata. Tidak ada sekat. Semua bergerak.

Bukan Sekadar Tanam Pohon

Jika dilihat sekilas, kegiatan ini tampak sederhana. Menanam pohon, menyiram, lalu selesai. Namun di balik itu, ada tujuan yang jauh lebih besar.

Pasirwangi berada di kawasan perbukitan. Saat musim hujan datang, ancaman longsor dan banjir sering muncul. Warga sudah cukup akrab dengan kondisi itu.

Karena itu, penanaman pohon Garut di titik ini menjadi langkah penting.

 

Akar pohon akan menahan tanah. Air hujan tidak langsung menggerus lereng. Risiko bisa ditekan.

“Ini bukan kegiatan seremonial. Ini upaya menjaga keseimbangan alam,” kata Wahyono.

Bibit Dipilih, Dampak Dipikirkan

Bibit yang ditanam tidak dipilih sembarangan. Sebagian merupakan tanaman keras. Sebagian lagi pohon buah.

Pendekatannya sederhana, tetapi terukur.

Tanaman keras memperkuat struktur tanah. Pohon buah memberi manfaat ekonomi. Dalam beberapa tahun ke depan, warga bisa merasakan hasilnya.

Dengan cara ini, penanaman pohon Garut tidak berhenti pada aspek lingkungan saja. Kegiatan ini juga membangun nilai keberlanjutan.

Embung Kini Tidak Sendiri

Embung Padaawas selama ini menjadi sumber air bagi warga. Kini, kawasan itu mulai berubah. Di sekelilingnya, bibit-bibit pohon mulai berdiri.

Masih kecil. Masih rapuh. Tapi arah perubahannya jelas.

Beberapa warga terlihat menancapkan bambu kecil sebagai penyangga bibit. Ada juga yang bolak-balik membawa air menggunakan ember. Suasana terasa hidup, tanpa komando berlebihan.

Perlahan, embung ini tidak lagi berdiri sendiri. Ia mulai dikelilingi pelindung alami.

Benteng hijau.

Harapan yang Tidak Ingin Berhenti Hari Ini

Kegiatan ini berlangsung dalam momentum Hari Bumi 2026. Namun pesan yang muncul jauh lebih luas.

Wahyono berharap gerakan seperti ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan.

“Kalau hanya setahun sekali, tidak cukup,” katanya.

Kesadaran lingkungan harus tumbuh dari kebiasaan. Dari hal kecil. Dari tindakan yang diulang.

Dan hari itu, langkah kecil itu mulai terlihat.

Seribu pohon sudah ditanam. Tapi yang lebih penting, kesadaran mulai tumbuh.

Sisanya tinggal satu: kita menjaga, merawat, dan tidak melupakannya. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • lowongan kerja Singapura 2026

    Peluang Kerja Singapura 2026 Naik Tajam, Ini Profesi Paling Dicari

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 225
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Lowongan kerja Singapura 2026 menunjukkan tren meningkat signifikan dan menjadi perhatian banyak pencari kerja di kawasan Asia. Data terbaru memperlihatkan peluang kerja di Singapura tidak hanya bertambah jumlahnya, tetapi juga didominasi oleh posisi baru yang sebelumnya belum pernah ada. Kondisi ini menandakan perubahan besar dalam pasar tenaga kerja sekaligus membuka kesempatan […]

  • guru digantikan AI

    Apakah AI Akan Menggantikan Guru? Ini Fakta yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Isu guru digantikan AI semakin sering muncul dalam diskusi tentang masa depan pendidikan. Seiring berkembangnya artificial intelligence, banyak orang mulai bertanya apakah peran guru di era AI masih diperlukan. Namun di balik kekhawatiran tersebut, terdapat fakta penting tentang guru di era artificial intelligence yang justru jarang dibahas. Teknologi AI memang berkembang sangat […]

  • Evakuasi WNI dari Iran menuju Azerbaijan oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia di tengah situasi keamanan Timur Tengah.

    32 WNI Dievakuasi dari Iran, Pemerintah Bergerak Cepat

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah Indonesia memulai evakuasi WNI Iran setelah situasi keamanan di kawasan tersebut menunjukkan eskalasi. Langkah penyelamatan warga negara Indonesia dari Iran atau pemulangan WNI dari Iran menjadi prioritas diplomasi pemerintah. Melalui koordinasi intensif, evakuasi WNI Iran dilakukan secara bertahap demi memastikan keselamatan setiap warga. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bersama Kedutaan […]

  • Kebakaran Lahan Ciamis

    Leuwikeris Terbakar, BPBD Ciamis Ungkap Kronologi

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran lahan Ciamis kembali terjadi saat musim kemarau mulai meningkatkan risiko munculnya titik api di sejumlah wilayah. Kali ini, kebakaran lahan Handapherang terjadi di kawasan Bendungan Leuwikeris, Kecamatan Cijeungjing, pada Jumat (3/7/2026). Berdasarkan laporan awal, api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang ke tumpukan sampah, lalu merambat ke lahan kering di […]

  • aturan pinjol

    Perspektif: Penagihan Pinjol dan Keamanan Warga

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Aturan pinjol 2025 menata penagihan utang. Sejauh mana negara benar-benar melindungi warga dari intimidasi? albadarpost.com, PERSPEKTIF – Penagihan utang oleh pinjaman online (pinjol) bukan sekadar urusan kredit macet. Ia menyentuh wilayah paling sensitif dalam kehidupan warga: rasa aman, martabat, dan relasi kuasa antara negara, industri keuangan, serta masyarakat. Ketika Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperketat aturan […]

  • Amal Terbaik

    Jangan Bandingkan Ibadahmu, Ini Penjelasan Al-Hikam

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Mengapa ada orang yang begitu menikmati salat malam, sementara yang lain justru merasa paling dekat dengan Allah ketika bersedekah atau membaca Al-Qur’an? Pertanyaan ini sering muncul di tengah masyarakat. Tidak sedikit pula yang menganggap semua orang harus memiliki bentuk ibadah yang sama agar dinilai lebih saleh. Padahal, dalam pandangan ulama tasawuf, amal […]

expand_less