Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Mengapa Kesombongan Bisa Merusak Tauhid Seseorang

Mengapa Kesombongan Bisa Merusak Tauhid Seseorang

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • visibility 205
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Kesombongan tauhid sering kali muncul secara halus, bahkan tanpa disadari oleh seseorang. Sikap sombong dalam iman, keangkuhan spiritual, dan merasa lebih suci dibanding orang lain menjadi pintu yang merusak kemurnian tauhid. Padahal, tauhid menuntut ketundukan total kepada Allah, bukan pengagungan diri sendiri.

Lebih dari itu, kesombongan bukan sekadar akhlak buruk. Ia adalah penyakit hati yang mampu menghancurkan fondasi keimanan jika tidak segera disadari dan diperbaiki.

Apa Itu Kesombongan dalam Perspektif Islam?

Kesombongan dalam Islam dikenal dengan istilah kibr. Rasulullah ﷺ menjelaskan dengan sangat tegas:

“Kesombongan adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia.” (HR. Muslim)

Dari hadits ini, terlihat jelas bahwa kesombongan tidak hanya soal sikap angkuh, tetapi juga penolakan terhadap kebenaran. Oleh karena itu, seseorang bisa saja terlihat taat, tetapi tetap terjerumus dalam kesombongan jika hatinya merasa paling benar.

Mengapa Kesombongan Bisa Merusak Tauhid?

1. Menggeser Ketergantungan dari Allah ke Diri Sendiri

Tauhid mengajarkan bahwa segala sesuatu berasal dari Allah. Namun, orang yang sombong sering merasa bahwa keberhasilan datang dari dirinya sendiri.

Allah berfirman:

“Sekali-kali tidak! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup.” (QS. Al-‘Alaq: 6-7)

Ayat ini menunjukkan bahwa rasa cukup dan bangga diri bisa membuat seseorang lupa kepada Allah. Akibatnya, tauhidnya menjadi rapuh.

2. Menolak Kebenaran Meski Jelas

Kesombongan membuat hati sulit menerima nasihat. Bahkan, kebenaran yang jelas pun sering ditolak.

Contoh paling nyata adalah kisah Iblis:

“Aku lebih baik darinya (Adam). Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah.” (QS. Al-A’raf: 12)

Iblis tidak kafir karena tidak mengenal Allah, tetapi karena kesombongannya. Ini menjadi pelajaran penting bahwa kesombongan tauhid dapat menjatuhkan seseorang, bahkan dari posisi yang tinggi.

3. Merusak Keikhlasan dalam Ibadah

Orang yang sombong cenderung ingin dipuji. Akibatnya, ibadah tidak lagi murni karena Allah.

Padahal, Allah menegaskan:

“Padahal mereka tidak diperintah kecuali untuk menyembah Allah dengan ikhlas…” (QS. Al-Bayyinah: 5)

Ketika kesombongan masuk, keikhlasan pun perlahan hilang. Inilah yang membuat tauhid menjadi tercemar.

Tanda-Tanda Kesombongan yang Sering Tidak Disadari

Agar lebih waspada, berikut beberapa tanda kesombongan dalam kehidupan sehari-hari:

  • Merasa diri paling benar dalam setiap pendapat
  • Sulit menerima kritik atau nasihat
  • Merendahkan orang lain, baik secara langsung maupun dalam hati
  • Bangga berlebihan terhadap amal ibadah
  • Ingin selalu dipuji atas kebaikan yang dilakukan

Jika tanda-tanda ini muncul, maka penting untuk segera melakukan introspeksi.

Cara Menghindari Kesombongan dan Menjaga Tauhid

1. Menyadari Hakikat Diri

Manusia berasal dari tanah dan akan kembali ke tanah. Kesadaran ini mampu melunakkan hati dan menghilangkan kesombongan.

2. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar

Dengan berdzikir, hati menjadi lebih dekat kepada Allah. Selain itu, istighfar membantu membersihkan penyakit hati, termasuk kesombongan.

3. Menerima Nasihat dengan Lapang Dada

Orang yang menjaga tauhid akan terbuka terhadap kebenaran, siapa pun yang menyampaikannya.

4. Mengingat Ancaman bagi Orang Sombong

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan walau sebesar biji sawi.” (HR. Muslim)

Hadits ini menjadi peringatan keras agar setiap Muslim menjaga hatinya dari sifat sombong.

Tauhid Butuh Hati yang Rendah, Bukan Tinggi

Kesombongan tauhid bukan sekadar masalah akhlak, tetapi ancaman serius bagi keimanan. Oleh sebab itu, setiap Muslim perlu menjaga hatinya agar tetap rendah di hadapan Allah dan sesama manusia.

Dengan demikian, tauhid akan tetap murni, ibadah menjadi lebih ikhlas, dan kehidupan terasa lebih tenang. Sebaliknya, jika kesombongan dibiarkan tumbuh, maka kerusakan iman hanya tinggal menunggu waktu. (Red)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantuan Bencana Pangandaran

    Korban Pohon Tumbang Pangandaran Terima Bantuan Bupati

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAEAH – Bantuan Bencana Pangandaran mulai diterima warga yang terdampak musibah pohon tumbang di Dusun Sucen, Desa Cibenda, Kecamatan Parigi. Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Bupati Pangandaran, Hj. Citra Pitriyami, S.H. kepada Umri, warga yang menjadi korban bencana alam, pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Penyaluran berlangsung dengan pengawalan Bhabinkamtibmas Desa Cibenda, […]

  • Poster rekrutmen Duta Literasi Keuangan OJK Jawa Barat 2026 bagi mahasiswa dan masyarakat umum.

    Kesempatan Emas! OJK Jabar Cari Duta Literasi Keuangan 2026

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 221
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat membuka rekrutmen Duta Literasi Keuangan OJK 2026 bagi masyarakat yang ingin berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman keuangan masyarakat. Program duta edukasi keuangan OJK ini bertujuan memperluas literasi keuangan di berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga komunitas masyarakat. Rekrutmen Duta Literasi Keuangan OJK Jawa Barat terbuka […]

  • Ibu muslimah menyiapkan menu sahur bergizi dengan sayur, protein, dan buah untuk nutrisi keluarga sehat saat Ramadan.

    Nutrisi Keluarga Sehat Saat Ramadan, Ibu 30+ Wajib Tahu

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 233
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Nutrisi keluarga sehat saat Ramadan menjadi kunci utama agar ibu usia 30+ tetap bertenaga sepanjang hari. Pola makan sehat Ramadan, menu sahur bergizi, serta gizi seimbang saat puasa membantu menjaga metabolisme tetap stabil. Tanpa strategi yang tepat, tubuh mudah lemas, konsentrasi menurun, dan risiko gangguan gula darah meningkat. Memasuki usia 30-an, metabolisme […]

  • Learning Loss

    Nilai TKA Rendah, Salah Siswa?

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Nilai TKA rendah mencerminkan learning loss dan kesenjangan struktural pendidikan yang belum tertangani secara sistemik. Ujian sebagai Alarm, Bukan Vonis albadarpost.com, PERSPEKTIF – Rendahnya nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) kembali memantik perdebatan publik. Namun, persoalan ini tidak sesederhana angka rapor nasional. Nilai ujian yang rendah bukan vonis atas kemampuan siswa, melainkan alarm atas masalah struktural […]

  • Program Lebaran Bersayap SWAKKA membagikan hadiah lebaran untuk anak yatim piatu tidak mampu melalui sistem Kupon Digital transparan.

    Lebaran Bersayap SWAKKA: Hadiah Lebaran untuk Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Lebaran Bersayap SWAKKA hadir sebagai gerakan sosial Ramadan yang menguatkan semangat berbagi untuk anak yatim piatu tidak mampu. Program donasi yatim ini menjadi wujud nyata kepedulian di bulan suci. Melalui sistem Kupon Digital SWAKKA, gerakan ini memastikan transparansi sekaligus menghadirkan hadiah lebaran yang benar-benar dibutuhkan setiap anak. Ramadan selalu menghadirkan dua rasa […]

  • Ilustrasi mahasiswa penerima beasiswa LPDP dengan latar bendera Indonesia dan dokumen kontrak kewajiban penerima beasiswa.

    Apa Itu Beasiswa LPDP dan Kewajibannya? Ini Penjelasan Lengkapnya

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Isu mengenai alumni penerima LPDP kembali menjadi perhatian publik. Banyak warganet mempertanyakan, APA itu beasiswa LPDP dan kewajibannya, serta apa saja tanggung jawab moral dan administratif yang melekat pada penerima dana pendidikan negara tersebut. Pertanyaan tentang apa itu LPDP, aturan beasiswa LPDP, serta kewajiban penerima LPDP langsung menjadi kata kunci yang ramai […]

expand_less