Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Dunia » Tangis Idul Fitri di Palestina: Shalat Id Dilarang di Al-Aqsa

Tangis Idul Fitri di Palestina: Shalat Id Dilarang di Al-Aqsa

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DUNIALarangan shalat Id Al Aqsa menjadi sorotan dunia setelah otoritas Israel melarang warga Palestina melaksanakan salat Idul Fitri di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur. Kebijakan tersebut langsung memicu perhatian global karena menyangkut salah satu situs suci umat Islam.

Biasanya, ribuan jamaah memadati area masjid pada hari raya. Namun tahun ini suasana berubah drastis. Banyak warga Palestina terpaksa melaksanakan salat di jalanan dan area sekitar Kota Tua karena akses menuju masjid ditutup ketat.

Alasan Keamanan Jadi Dasar Kebijakan

Pihak Israel menyatakan pembatasan dilakukan karena alasan keamanan di tengah meningkatnya ketegangan regional dan konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Penutupan tersebut mencakup pembatasan besar terhadap akses masuk ke kompleks suci tersebut.

Selain itu, aparat keamanan dilaporkan memperketat penjagaan di gerbang Kota Tua Yerusalem. Banyak jamaah dihentikan sebelum mencapai area masjid, sementara sebagian lainnya tetap berkumpul di luar untuk menjalankan ibadah.

Situasi ini membuat kawasan yang biasanya ramai saat Idul Fitri justru terlihat sepi, bahkan digambarkan seperti “kota hantu” oleh sejumlah laporan media internasional.

Reaksi Palestina dan Dunia Internasional

Larangan tersebut segera memicu kecaman dari berbagai pihak internasional. Organisasi regional dan negara-negara Muslim menilai kebijakan itu berpotensi meningkatkan ketegangan keagamaan dan politik di kawasan.

Beberapa lembaga internasional menyebut pembatasan terhadap tempat ibadah suci dapat memperburuk konflik yang sudah berlangsung lama di Yerusalem.

Di sisi lain, tokoh agama Palestina bahkan menyerukan umat Islam untuk tetap melaksanakan salat sedekat mungkin dengan Masjid Al-Aqsa sebagai simbol keteguhan spiritual.

Mengapa Masjid Al-Aqsa Sangat Sensitif?

Masjid Al-Aqsa merupakan situs suci ketiga bagi umat Islam setelah Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Kompleks ini mampu menampung ratusan ribu jamaah dan memiliki nilai religius serta historis yang sangat tinggi.

Selain menjadi pusat ibadah, lokasi tersebut juga berada di wilayah yang memiliki makna penting bagi tiga agama besar dunia, sehingga setiap kebijakan terkait akses sering memicu perhatian internasional luas.

Karena itu, perubahan kecil dalam pengaturan akses saja dapat berdampak besar terhadap stabilitas kawasan.

Dampak Emosional bagi Warga Palestina

Bagi banyak warga Palestina, Idul Fitri tanpa salat di Al-Aqsa membawa kesedihan mendalam. Hari raya yang seharusnya menjadi momen kebersamaan berubah menjadi simbol pembatasan.

Beberapa jamaah memilih tetap berkumpul di luar tembok Kota Tua meski menghadapi pembatasan ketat aparat keamanan. Peristiwa ini memperlihatkan kuatnya ikatan spiritual masyarakat terhadap masjid tersebut.

Ketegangan yang Terus Berulang

Pembatasan akses ke Al-Aqsa bukan peristiwa pertama. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan tersebut kerap menjadi titik sensitif konflik Israel-Palestina, terutama saat momen keagamaan besar.

Pengamat menilai keputusan terbaru ini berpotensi memperpanjang ketegangan politik sekaligus meningkatkan sorotan internasional terhadap situasi di Yerusalem Timur.


Larangan shalat Id Al Aqsa tahun 2026 tidak hanya menjadi isu keagamaan, tetapi juga simbol kompleksitas konflik geopolitik yang belum menemukan titik damai. Di tengah perayaan Idul Fitri yang seharusnya penuh kebahagiaan, banyak warga Palestina justru menjalani hari raya dalam suasana pembatasan dan ketidakpastian.

Peristiwa ini kembali mengingatkan dunia bahwa Masjid Al-Aqsa bukan sekadar tempat ibadah, melainkan pusat sensitivitas sejarah, agama, dan politik global. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertandingan Liverpool vs Galatasaray di Anfield dengan pemain menyerang dan suasana stadion penuh tekanan

    Liverpool vs Galatasaray: Anfield Memanas, Misi Balas Dendam atau Tersingkir?

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pertandingan Liverpool vs Galatasaray menjadi sorotan utama pekan ini. Duel panas ini bukan sekadar laga biasa, tetapi penentu nasib kedua tim di fase gugur. Liverpool vs Galatasaray, laga Anfield, serta duel hidup-mati ini langsung menyedot perhatian pecinta sepak bola dunia karena tensi tinggi dan skenario dramatis yang mungkin terjadi. Misi Berat […]

  • UMKM bertahan saat ekonomi sulit

    6 Cara UMKM Bertahan Saat Ekonomi Lesu

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Perlambatan ekonomi global mulai berdampak pada sektor usaha kecil di berbagai daerah. Namun menariknya, data menunjukkan tidak semua bisnis mengalami penurunan drastis. Justru sebagian pelaku UMKM bertahan saat ekonomi sulit karena menerapkan strategi berbasis data, efisiensi usaha, dan perubahan perilaku konsumen. Sejumlah laporan ekonomi nasional memperlihatkan bahwa usaha mikro dan kecil […]

  • Nabi Ayub AS

    Kisah Keteladanan Nabi Ayub AS

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Kisah Nabi Ayub AS mengajarkan keteguhan iman saat kehilangan harta, keluarga, dan kesehatan. albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Nabi Ayub AS kembali relevan dibaca di tengah kehidupan modern yang rentan guncangan. Dalam sejarah kenabian, Nabi Ayub AS dikenal sebagai simbol keteguhan iman ketika kehilangan harta, keluarga, dan kesehatan secara berlapis. Cerita ini penting bukan sebagai romantisasi […]

  • Putusan Mahkamah Agung sengketa tindakan pemerintah

    Ketika Gugatan Warga Berhenti di Meja yang Salah

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Putusan Mahkamah Agung menegaskan Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili perbuatan melanggar hukum oleh pejabat pemerintah. Apa dampaknya bagi warga dan pelayanan publik? albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang menegaskan bahwa Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili perbuatan melanggar hukum oleh badan atau pejabat pemerintah bukan sekadar perkara teknis hukum. Ia menyentuh satu soal mendasar: ke […]

  • kasus perundungan Tangsel

    Dinas Pendidikan Tangsel Evaluasi Kasus Perundungan yang Berujung Kematian Siswa

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Siswa SMPN 19 Tangsel meninggal setelah dugaan perundungan. Dinas Pendidikan evaluasi dan polisi selidiki kasus. albadarpost.com, HUMANIORA – Dugaan kasus perundungan Tangsel kembali mencuat setelah MH, 13 tahun, siswa kelas I SMPN 19 Tangerang Selatan, meninggal di ruang ICU RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu pagi 16 November 2025. Ia wafat setelah hampir sebulan merawat luka […]

  • Strategi UMKM

    Dari Modal Kecil Jadi Omzet Besar, Ini Strategi UMKM Paling Efektif

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak pelaku usaha mencari strategi UMKM yang benar-benar bekerja untuk mengembangkan bisnis kecil menjadi besar. Di tengah persaingan digital yang semakin ketat, strategi bisnis UMKM, pengembangan usaha kecil, serta cara meningkatkan omzet kini menjadi topik paling dicari oleh pelaku usaha di Indonesia. Menariknya, sejumlah UMKM justru berhasil naik kelas bukan karena modal […]

expand_less