Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Banyak Orang Menyesal, Inilah Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan

Banyak Orang Menyesal, Inilah Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak semua orang menyadari keutamaan 10 hari terakhir Ramadhan. Padahal, fase terakhir bulan suci ini menyimpan kesempatan besar yang bisa mengubah kehidupan seorang muslim. Pada malam-malam inilah terdapat Lailatul Qadar, malam penuh kemuliaan yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan.

Karena itu, banyak ulama menekankan pentingnya memaksimalkan 10 hari terakhir Ramadhan dengan ibadah, doa, dan amal kebaikan. Bahkan Rasulullah SAW menunjukkan kesungguhan luar biasa ketika memasuki fase akhir Ramadhan.

Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan.”
(QS. Al-Qadr: 1)

Ayat ini menegaskan bahwa malam istimewa tersebut hadir pada 10 hari terakhir Ramadhan, sehingga umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah.

1. Ada Lailatul Qadar, Malam Lebih Baik dari 1000 Bulan

Salah satu keutamaan 10 hari terakhir Ramadhan adalah hadirnya malam Lailatul Qadar. Nilai ibadah pada malam ini sangat luar biasa, bahkan melebihi ibadah selama ribuan bulan.

Allah SWT berfirman:

“Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.”
(QS. Al-Qadr: 3)

Jika dihitung, seribu bulan setara dengan lebih dari 83 tahun. Artinya, satu malam ibadah pada Lailatul Qadar dapat memberikan pahala yang sangat besar.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Karena itu, umat Islam sangat dianjurkan memperbanyak shalat malam, membaca Al-Qur’an, dan berdzikir pada malam-malam tersebut.

2. Rasulullah Meningkatkan Ibadah Secara Total

Keistimewaan 10 hari terakhir Ramadhan juga terlihat dari teladan Rasulullah SAW. Beliau tidak menjalani hari-hari ini seperti hari Ramadhan lainnya. Sebaliknya, beliau meningkatkan ibadah dengan sungguh-sungguh.

Aisyah RA berkata:

“Apabila memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan, Rasulullah menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, bersungguh-sungguh dalam ibadah, dan mengencangkan ikat pinggangnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa Rasulullah memanfaatkan waktu tersebut dengan maksimal. Beliau juga mengajak keluarga agar tidak melewatkan kesempatan besar ini.

Karena itu, umat Islam dianjurkan mengikuti teladan tersebut dengan meningkatkan kualitas ibadah.

3. Waktu Terbaik Melakukan I’tikaf

Selain memperbanyak ibadah, Rasulullah SAW juga melakukan i’tikaf pada 10 hari terakhir Ramadhan. I’tikaf berarti berdiam di masjid dengan tujuan fokus beribadah kepada Allah.

Aisyah RA menjelaskan:

“Rasulullah SAW beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadhan hingga beliau wafat.”
(HR. Bukhari)

Melalui i’tikaf, seseorang dapat mengurangi gangguan dunia dan lebih fokus beribadah. Selain itu, i’tikaf membantu seorang muslim lebih dekat dengan malam Lailatul Qadar.

Banyak ulama juga menyarankan umat Islam yang tidak mampu i’tikaf penuh untuk tetap memperbanyak ibadah di masjid pada malam hari.

4. Doa Mudah Dikabulkan

Keutamaan lain dari 10 hari terakhir Ramadhan adalah waktu yang sangat baik untuk berdoa. Pada masa ini, hati menjadi lebih lembut dan suasana ibadah terasa lebih khusyuk.

Rasulullah bahkan mengajarkan doa khusus ketika mencari Lailatul Qadar.

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
(HR. Tirmidzi)

Artinya:
“Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai memberi maaf, maka maafkanlah aku.”

Doa ini sangat dianjurkan dibaca pada malam-malam terakhir Ramadhan.

Kesempatan Terakhir Sebelum Ramadhan Berakhir

Pada akhirnya, keutamaan 10 hari terakhir Ramadhan menjadi kesempatan terakhir bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah sebelum bulan suci berakhir. Banyak orang baru menyadari pentingnya waktu ini setelah Ramadhan berlalu.

Karena itu, para ulama mengingatkan agar umat Islam memanfaatkan setiap malam dengan ibadah, dzikir, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak doa.

Siapa yang bersungguh-sungguh pada malam-malam tersebut berpeluang mendapatkan pahala besar dan ampunan dari Allah SWT. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal Timnas Indonesia

    Timnas Indonesia Main Lagi! Juni 2026 Dipenuhi Laga Panas

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pecinta sepak bola nasional akhirnya mulai ramai membicarakan jadwal Timnas Indonesia Juni 2026. Dari Myanmar, Vietnam, Oman sampai Mozambik, skuad Garuda akan menjalani rangkaian pertandingan yang membuat suasana sepak bola tanah air kembali hidup. Bukan cuma soal lawan. Jam pertandingan malam hari juga mulai bikin banyak orang sibuk mengatur waktu. Ada […]

  • Motor Terbakar SPBU

    Diduga Korslet, Tiga Motor Terbakar di Area SPBU Karangnunggal

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana SPBU di wilayah Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya mendadak panik ketika tiga sepeda motor tiba-tiba terbakar saat sedang antre mengisi bensin, Selasa (19/5/2026). Peristiwa motor terbakar SPBU itu memicu kepanikan pengunjung setelah api muncul cepat disertai asap hitam pekat yang langsung membumbung tinggi di area pengisian bahan bakar. Tiga motor yang terbakar […]

  • Sekolah baru dibangun Rp28 miliar

    Ironi SMPN 3 Depok: Bangunan Baru Rp28 Miliar, Meja Tak Cukup

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kondisi pendidikan di Kota Depok kembali menjadi sorotan. Kali ini datang dari SMP Negeri 3 Depok. Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan membawa meja lipat dari rumah, meski sekolah tersebut baru selesai dibangun dengan anggaran mencapai Rp28 miliar. Pemandangan itu memicu perhatian publik karena dianggap tidak sejalan dengan besarnya anggaran pembangunan […]

  • Ilustrasi cabai merah segar disimpan dalam wadah kedap udara dengan tisu kering agar tahan lama dan tidak cepat busuk.

    Jangan Taruh Sembarangan! Ini Rahasia Simpan Cabai yang Benar

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Simpan Cabai Agar Awet ternyata tidak bisa sembarangan. Banyak orang mengira cara menyimpan cabai agar tidak cepat busuk cukup dengan memasukkannya ke kulkas. Padahal, teknik yang kurang tepat justru membuat cabai cepat lembek, berair, lalu berjamur. Karena itu, memahami cara simpan cabai agar awet sekaligus menjaga kesegarannya menjadi kunci agar tidak sering […]

  • pemulihan hutan

    Pemprov Jabar Libatkan Warga dalam Pemulihan Hutan Berbayar

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Pemprov Jawa Barat libatkan warga dalam pemulihan hutan rusak, bayar Rp 50.000 per hari untuk perawatan pohon. Pemprov Jabar Libatkan Warga untuk Pemulihan Hutan albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memutuskan melibatkan masyarakat sebagai tenaga utama pemulihan hutan yang rusak. Mulai Desember 2025, setiap warga yang bekerja menanam dan merawat pohon akan menerima upah […]

  • Gedung pemerintahan Kota Tasikmalaya sebagai simbol transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah.

    Akuntabilitas Anggaran Dipertanyakan, Tasikmalaya Jadi Perhatian

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Isu transparansi anggaran daerah kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian masyarakat tertuju pada Kota Tasikmalaya setelah muncul kabar mengenai anggaran bernilai ratusan miliar rupiah yang belum disertai laporan pertanggungjawaban secara terbuka. Situasi ini bukan sekadar persoalan administratif, melainkan menyentuh inti kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan daerah. Dalam sistem demokrasi, […]

expand_less