Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh Setelah Tahan Malaysia 0-0

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh Setelah Tahan Malaysia 0-0

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Jadwal Timnas Indonesia berikutnya sudah menanti setelah Garuda bermain imbang 0-0 melawan Malaysia dalam lanjutan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9/2026). Laga selanjutnya mempertemukan Indonesia vs Bangladesh pada Kamis (1/10/2026) pukul 19.30 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Hasil imbang dalam Derby Nusantara membuat persaingan Grup A belum menemukan juara. Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi empat poin, sedangkan Singapura menguntit dengan tiga poin setelah mengalahkan Bangladesh 1-0.

Karena itu, pertandingan Indonesia melawan Bangladesh bukan sekadar laga penutup fase grup. Hasilnya akan ikut menentukan posisi akhir Garuda, sementara Malaysia dan Singapura juga bertarung pada waktu yang sama.

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh

FIFA menjadwalkan dua pertandingan terakhir Grup A secara bersamaan pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Berikut detail laga Garuda:

Detail Informasi
Pertandingan Indonesia vs Bangladesh
Hari/Tanggal Kamis, 1 Oktober 2026
Kick-off 19.30 WIB
Stadion Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta
Kompetisi FIFA ASEAN Cup 2026
Fase Grup A

Pada pertandingan lainnya, Malaysia menghadapi Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada pukul 19.30 WIB.

Penjadwalan bersamaan membuat posisi akhir Grup A baru dapat diketahui setelah kedua pertandingan selesai. Dengan demikian, perkembangan skor Malaysia-Singapura juga menjadi bagian dari konteks persaingan menuju fase berikutnya.

Klasemen Grup A Setelah Malaysia vs Indonesia 0-0

Indonesia mengawali turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Singapura. Malaysia juga meraih kemenangan pada laga pertama dengan skor 3-0 atas Bangladesh. Setelah itu, kedua tim bertemu dan berbagi satu poin.

Sementara itu, Singapura menjaga peluangnya tetap terbuka setelah menang tipis 1-0 atas Bangladesh.

Berikut klasemen sementara Grup A setelah matchday kedua:

Pos Tim Main M S K Gol SG Poin
1 🇲🇾 Malaysia 2 1 1 0 3-0 +3 4
2 🇮🇩 Indonesia 2 1 1 0 2-0 +2 4
3 🇸🇬 Singapura 2 1 0 1 1-2 -1 3
4 🇧🇩 Bangladesh 2 0 0 2 0-4 -4 0

Keterangan: M = menang, S = seri, K = kalah, SG = selisih gol.

Indonesia berada di posisi kedua karena memiliki empat poin, sama dengan Malaysia, tetapi tertinggal dalam selisih gol. Singapura hanya terpaut satu poin sehingga masih memiliki peluang mengubah komposisi papan atas pada pertandingan terakhir.

Garuda Bertahan dengan 10 Pemain

Hasil 0-0 melawan Malaysia memiliki cerita tersendiri. Indonesia harus bermain dengan 10 pemain setelah Thom Haye mendapat kartu merah pada babak pertama menyusul tinjauan VAR.

Meski kehilangan satu pemain, Garuda tetap mampu menjaga gawangnya tidak kebobolan hingga pertandingan berakhir. FIFA mencatat Maarten Paes melakukan penyelamatan penting, sedangkan Justin Hubner membuat clearance krusial di garis gawang.

Indonesia juga tidak sepenuhnya kehilangan ancaman. Dean James sempat memaksa kiper Malaysia melakukan penyelamatan, sedangkan Kevin Diks melepaskan tembakan dari sudut sempit yang berakhir di sisi gawang.

Malaysia kemudian terus mencari celah, tetapi tidak mampu mengubah peluang menjadi gol.

Peluit akhir memastikan kedua tim berbagi satu poin.

Bagi Indonesia, hasil tersebut menjaga posisi di dua besar Grup A menjelang pertandingan terakhir.

Bangladesh Menunggu di SUGBK

Kini perhatian Garuda beralih kepada Bangladesh.

FIFA mencatat Bangladesh belum mendapatkan poin setelah dua pertandingan. Mereka kalah 0-3 dari Malaysia pada laga pembuka, kemudian takluk 0-1 dari Singapura.

Namun, posisi tersebut tidak otomatis membuat laga Indonesia vs Bangladesh menjadi pertandingan yang mudah.

Indonesia tetap harus menyelesaikan pertandingan dengan hasil yang sesuai untuk menjaga posisi di klasemen. Pada saat bersamaan, Malaysia dan Singapura akan saling berhadapan dalam pertandingan yang juga menentukan.

Karena itu, laga terakhir Grup A memiliki dua pusat perhatian: permainan Indonesia di SUGBK dan perkembangan skor Malaysia-Singapura di Bandung.

Bagi Garuda, fokus pertama tetap Bangladesh.

Setelah Bangladesh, Ke Mana Garuda?

Format FIFA ASEAN Cup 2026 menempatkan juara Grup A melawan juara Grup B di final. Sementara itu, runner-up Grup A akan menghadapi runner-up Grup B dalam perebutan tempat ketiga.

Kedua pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5 Oktober 2026 di SUGBK.

Perebutan tempat ketiga dimulai pukul 16.00 WIB, sedangkan final berlangsung pukul 20.00 WIB.

Artinya, posisi akhir Grup A akan menentukan perjalanan Indonesia setelah fase grup.

Jika Garuda finis di posisi pertama, Indonesia melaju ke final menghadapi juara Grup B.

Jika finis sebagai runner-up, Indonesia akan tampil dalam perebutan tempat ketiga menghadapi runner-up Grup B.

Namun, semua skenario tersebut baru dapat ditentukan setelah pertandingan terakhir Grup A selesai.

Laga Terakhir Akan Menjawab Semuanya

Indonesia saat ini memiliki empat poin. Malaysia mengoleksi jumlah poin yang sama, sementara Singapura hanya berjarak satu angka.

Situasi itu membuat setiap hasil pada 1 Oktober menjadi penting.

Garuda datang ke pertandingan terakhir dengan modal pertahanan yang baru saja melewati ujian berat. Di sisi lain, absennya Thom Haye setelah kartu merah membuat komposisi tim menjadi salah satu hal yang patut diperhatikan menjelang laga kontra Bangladesh.

Satu hal sudah pasti: jadwal Timnas Indonesia berikutnya adalah menghadapi Bangladesh di SUGBK pada Kamis malam.

Setelah itu, klasemen Grup A akan menemukan jawabannya.

Malaysia sudah ditahan. Kini Bangladesh menunggu. Dari SUGBK, Garuda akan menentukan sendiri ke mana langkah berikutnya—mengejar panggung final atau bertarung untuk tempat ketiga. (Red)

  • Penulis: redaktur
expand_less