Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Kenapa Hari Polwan Diperingati 1 September? Ini Sejarahnya

Kenapa Hari Polwan Diperingati 1 September? Ini Sejarahnya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AlbadarPost.com, HUMANIORA — Hari Polwan atau Hari Polisi Wanita Indonesia diperingati setiap 1 September. Pada 2026, peringatan tersebut memasuki Hari Jadi Polwan ke-78, sekaligus menjadi momentum untuk mengingat kembali sejarah lahirnya polisi wanita di Indonesia.

Mengapa tanggal 1 September dipilih? Jawabannya bermula dari Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 1 September 1948, ketika enam perempuan mengikuti pendidikan kepolisian. Peristiwa tersebut menjadi tonggak penting dalam sejarah lahirnya Polwan Indonesia.

Namun, kisahnya tidak berhenti pada tanggal dan angka. Dari kebutuhan kepolisian pada masa awal kemerdekaan, peran polisi wanita kemudian berkembang hingga mencakup berbagai bidang tugas kepolisian.

Mengapa 1 September Diperingati sebagai Hari Polwan?

Menurut catatan sejarah yang dipublikasikan Polri, kebutuhan terhadap polisi wanita muncul karena kepolisian membutuhkan personel perempuan untuk menangani pemeriksaan terhadap perempuan dan anak.

Kondisi sosial pada masa itu membuat kehadiran polisi wanita memiliki fungsi khusus. Pemeriksaan terhadap perempuan, misalnya, membutuhkan petugas perempuan agar prosesnya dapat berlangsung sesuai kebutuhan dan norma yang berlaku ketika itu.

Dari kebutuhan tersebut, muncul kesempatan bagi perempuan untuk mengikuti pendidikan kepolisian.

Pada 1 September 1948, enam perempuan mulai mengikuti pendidikan Inspektur Polisi di Sekolah Polisi Negara Bukittinggi. Momentum inilah yang kemudian dikenang sebagai tonggak lahirnya Polisi Wanita di Indonesia.

Dengan demikian, tanggal 1 September bukan dipilih secara sembarangan. Tanggal tersebut berkaitan langsung dengan dimulainya pendidikan kepolisian bagi perempuan pada masa awal perjalanan Polri.

Enam Perempuan Menjadi Bagian Awal Sejarah Polwan

Enam perempuan yang mengikuti pendidikan kepolisian di Bukittinggi menjadi bagian penting dalam sejarah awal Polwan.

Catatan Polri menyebut mereka sebagai Mariana Saanin Mufti, Nelly Pauna Situmorang, Djasmaniar Husein, Rosmalina Pramono, Dahniar Sukoco, dan Rosnalia Taher.

Mereka mengikuti pendidikan pada masa ketika Republik Indonesia masih menghadapi situasi keamanan yang berat.

Perjalanan pendidikan tersebut juga tidak berlangsung mulus. Agresi Militer Belanda II membuat pendidikan mereka sempat terhenti. Setelah itu, pendidikan dilanjutkan di Sekolah Polisi Negara Sukabumi.

Mereka kemudian menyelesaikan pendidikan pada 1 Mei 1951.

Kisah tersebut menunjukkan bahwa lahirnya Polwan tidak berlangsung dalam kondisi yang serba mudah. Para pelopor tersebut menjalani proses pendidikan kepolisian di tengah situasi Indonesia yang masih mempertahankan kemerdekaannya.

Peran Polwan Terus Berkembang

Jika dahulu kebutuhan utama polisi wanita berkaitan dengan pemeriksaan perempuan dan anak, perkembangan zaman membuat ruang tugas Polwan semakin luas.

Saat ini, polisi wanita dapat menjalankan berbagai fungsi kepolisian sesuai tugas, kompetensi, dan penempatannya.

Mereka hadir dalam pelayanan masyarakat, penyidikan, lalu lintas, pembinaan masyarakat, intelijen, hingga berbagai fungsi lainnya.

Polwan juga memiliki peran penting dalam penanganan perkara yang melibatkan perempuan dan anak. Kehadiran petugas perempuan dapat mendukung pendekatan pelayanan yang lebih sesuai dengan kondisi korban maupun masyarakat yang membutuhkan pendampingan kepolisian.

Karena itu, perjalanan Polwan tidak hanya menunjukkan bertambahnya jumlah perempuan dalam institusi kepolisian. Perjalanan tersebut juga memperlihatkan semakin luasnya ruang perempuan dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan pelayanan publik.

Hari Jadi Polwan ke-78 pada 2026

Tahun 2026 menjadi momentum khusus karena Hari Jadi Polwan memasuki usia ke-78.

Selama hampir delapan dekade, tugas Polwan berkembang mengikuti perubahan masyarakat. Tantangan kepolisian juga berubah, mulai dari persoalan keamanan konvensional hingga kejahatan berbasis teknologi dan ruang digital.

Perubahan itu menuntut kemampuan yang semakin beragam.

Karena itu, peringatan Hari Polwan seharusnya tidak berhenti pada seremoni. Momentum tersebut dapat menjadi ruang untuk melihat kembali perjalanan, kontribusi, sekaligus tantangan polisi wanita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Di sisi lain, masyarakat juga memiliki harapan besar terhadap profesionalisme setiap anggota kepolisian, termasuk Polwan.

Integritas, kemampuan, disiplin, keberanian, dan kualitas pelayanan tetap menjadi bagian penting dari tugas tersebut.

1 September Bukan Sekadar Tanggal

Sejarah Hari Polwan memperlihatkan bagaimana sebuah kebutuhan dalam pelayanan kepolisian pada masa awal Republik berkembang menjadi institusi dan peran yang jauh lebih luas.

Enam perempuan yang memulai pendidikan kepolisian di Bukittinggi pada 1948 menjadi bagian dari perjalanan panjang tersebut.

Kini, 78 tahun kemudian, Polwan telah menjadi bagian dari wajah kepolisian Indonesia.

Karena itu, Hari Polwan 1 September bukan sekadar tanggal peringatan. Di baliknya terdapat sejarah, perjuangan, pendidikan, dan perjalanan panjang perempuan dalam menjalankan tugas kepolisian.

Sebab sejarah tidak hanya berbicara tentang siapa yang datang lebih dulu, tetapi tentang siapa yang terus melanjutkan pengabdian setelahnya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • lowongan kerja Singapura 2026

    Peluang Kerja Singapura 2026 Naik Tajam, Ini Profesi Paling Dicari

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 280
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Lowongan kerja Singapura 2026 menunjukkan tren meningkat signifikan dan menjadi perhatian banyak pencari kerja di kawasan Asia. Data terbaru memperlihatkan peluang kerja di Singapura tidak hanya bertambah jumlahnya, tetapi juga didominasi oleh posisi baru yang sebelumnya belum pernah ada. Kondisi ini menandakan perubahan besar dalam pasar tenaga kerja sekaligus membuka kesempatan […]

  • Staff Den Legal sedang memeriksa kode KBLI 2025 melalui sistem OSS di laptop

    KBLI 2025 Resmi Jalan, Pelaku UMKM Mulai Bingung Cari Kode Usaha Baru

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 190
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perubahan aturan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia atau KBLI 2025 mulai ramai dibicarakan pelaku usaha sejak pemerintah resmi mengundangkan regulasi baru pada akhir tahun lalu. Banyak pelaku UMKM kini mulai membuka kembali sistem Online Single Submission (OSS) untuk memastikan kode usaha mereka masih sesuai dengan kegiatan bisnis yang dijalankan. Aturan terbaru […]

  • Muktamar NU ke-35 menjadi titik balik kepemimpinan PBNU dengan sorotan pada Kiai Said Aqil Siroj dan Gus Salam

    Muktamar NU ke-35 Jadi Titik Balik Kepemimpinan Baru

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Nahdlatul Ulama sedang berada di persimpangan penting sejarahnya. Menjelang Muktamar NU ke-35, satu pertanyaan terus bergema di kalangan warga nahdliyin: apakah NU membutuhkan kepemimpinan baru? Pertanyaan itu tidak muncul tiba-tiba. Dinamika internal yang menguat, perbedaan arah pandang, hingga kegelisahan warga terhadap soliditas organisasi membuat Muktamar kali ini terasa berbeda. NU tidak sekadar […]

  • Petugas Dishub Ciamis memasang dan memperbaiki lampu PJU di jalur menuju Astana Gede Kawali menjelang Hari Jadi Ciamis.

    Jalur Astana Gede Kini Lebih Terang, Dishub Ciamis Kebut Perbaikan PJU

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – PJU Ciamis mulai menjadi perhatian serius menjelang Hari Jadi Kabupaten Ciamis 2026. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis bergerak cepat mempercepat pemasangan dan perawatan Penerangan Jalan Umum di sejumlah jalur strategis menuju kawasan Astana Gede Kawali dan Islamic Center Ciamis. Langkah itu dilakukan untuk memastikan akses masyarakat dan rombongan tamu daerah lebih […]

  • Situasi keamanan WNI di Meksiko meningkat pascakerusuhan kartel, Kemlu imbau waspada dan jaga komunikasi KBRI.

    WNI di Meksiko Diminta Siaga, Kerusuhan Kartel Meluas

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 193
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Situasi keamanan WNI di Meksiko kembali menjadi sorotan setelah kerusuhan kartel meningkat di sejumlah wilayah. Pemerintah memastikan warga negara Indonesia atau diaspora Indonesia di Meksiko dalam kondisi aman. Meski demikian, Kemlu meminta seluruh WNI di Meksiko meningkatkan kewaspadaan dan menjaga komunikasi intensif dengan KBRI Mexico City. Sejak eskalasi keamanan terjadi, pemerintah […]

  • PPIH Kesehatan 2027

    PPIH Kesehatan 2027 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – PPIH Kesehatan 2027 resmi membuka pendaftaran bagi tenaga kesehatan yang ingin mengikuti seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kesehatan Kloter serta PPIH Kesehatan Arab Saudi. Seleksi untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M ini mulai membuka pendaftaran pada 20 Agustus 2026, dengan batas akhir unggah dokumen pada 26 Agustus 2026. Informasi […]

expand_less