Razia Miras Ciamis, Puluhan Botol Diamankan di Cihaurbeuti
- account_circle redaktur
- calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
- visibility 46
- comment 0 komentar
- print Cetak

Polisi mengamankan puluhan botol minuman beralkohol dalam razia miras di Cihaurbeuti, Ciamis, Senin (24/8/26).(Foto: Polres Ciamis).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Albadarpost.com, BERITA DAERAH — Razia miras Ciamis digelar jajaran Polsek Cihaurbeuti Polres Ciamis untuk menekan peredaran minuman beralkohol di wilayah hukum Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan puluhan botol minuman keras dari sejumlah lokasi yang diperiksa.
Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) itu berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026. Petugas melakukan pemeriksaan di sejumlah tempat yang dicurigai menjadi lokasi peredaran minuman beralkohol.
Dari pemeriksaan tersebut, polisi menemukan berbagai jenis minuman keras. Temuan itu mencakup minuman golongan anggur, bir, serta sejumlah jenis minuman beralkohol lainnya.
Yang menarik perhatian petugas bukan hanya botol yang masih berisi. Sejumlah botol kosong juga ditemukan di lokasi dan diduga sebelumnya berkaitan dengan aktivitas penjualan minuman keras.
Polisi Temukan Beragam Jenis Minuman Beralkohol
Dalam razia miras Cihaurbeuti, petugas mendatangi beberapa lokasi berbeda. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari kegiatan kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Hasil operasi menunjukkan adanya sejumlah minuman beralkohol dengan jenis yang beragam. Polisi kemudian mengamankan barang-barang tersebut untuk kepentingan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.
Selain minuman yang masih berisi, petugas juga menemukan botol kosong. Namun, informasi yang tersedia belum menjelaskan secara rinci siapa pemilik barang tersebut ataupun bagaimana status hukum pihak yang berkaitan dengan temuan itu.
Karena itu, keberadaan barang dalam operasi tidak serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyimpulkan seseorang telah melakukan tindak pidana. Penentuan status hukum tetap membutuhkan pemeriksaan dan pembuktian sesuai ketentuan yang berlaku.
Polisi Sebut Operasi Pekat Bersifat Preventif
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Cihaurbeuti IPTU Agus Predi Muharom, S.IP., M.Si., mengatakan Operasi Pekat merupakan langkah preventif untuk menjaga kondusivitas wilayah.
Menurutnya, pengawasan terhadap peredaran minuman keras menjadi bagian dari upaya mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Polisi menilai peredaran minuman keras berpotensi menjadi salah satu faktor yang dapat memicu gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas.
“Operasi Pekat ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mencegah berbagai bentuk penyakit masyarakat,” ujar IPTU Agus Predi Muharom.
Ia menegaskan, jajaran kepolisian akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat.
Miras Jadi Salah Satu Sasaran Pengawasan
Operasi Pekat merupakan salah satu bentuk kegiatan kepolisian dalam menjaga situasi keamanan di lingkungan masyarakat.
Dalam kegiatan di Cihaurbeuti, minuman beralkohol menjadi salah satu sasaran pemeriksaan. Polisi tidak hanya menemukan stok minuman yang masih tersedia, tetapi juga sejumlah botol kosong di lokasi yang diperiksa.
Temuan tersebut menjadi bagian dari hasil operasi. Meski demikian, berdasarkan informasi yang tersedia, belum terdapat keterangan mengenai jumlah pasti setiap jenis minuman yang diamankan, identitas pemilik barang, ataupun langkah hukum lanjutan terhadap pihak tertentu.
Keterangan tersebut penting agar pemberitaan tetap membedakan antara temuan barang dalam operasi dengan penetapan seseorang sebagai pelaku pelanggaran atau tindak pidana.
Dengan demikian, informasi mengenai Operasi Pekat Ciamis sebaiknya dipahami sebagai laporan kegiatan kepolisian dan hasil temuan sementara berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan.
Pengawasan Akan Terus Dilakukan
Polsek Cihaurbeuti menyatakan pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas akan terus dilakukan.
Bagi masyarakat, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk upaya kepolisian menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif.
Di sisi lain, peran warga juga tetap penting. Informasi dari masyarakat dapat membantu aparat mengetahui aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban di lingkungan sekitar.
Operasi kepolisian pada akhirnya bukan hanya soal berapa banyak botol yang diamankan. Lebih jauh, kegiatan tersebut berkaitan dengan upaya menjaga ruang publik agar tetap aman dan tertib.
Puluhan botol memang menjadi hasil yang terlihat dari razia ini. Namun, tujuan akhirnya jauh lebih besar: memastikan peredaran minuman beralkohol tidak berkembang menjadi persoalan keamanan di tengah masyarakat. (Red)
- Penulis: redaktur







Saat ini belum ada komentar