Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Sila Ke-4 Pancasila Ajarkan Dialog Bukan Diam

Sila Ke-4 Pancasila Ajarkan Dialog Bukan Diam

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Sila Ke-4 Pancasila kembali menjadi sorotan setelah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengangkat relevansinya dalam menghadapi fenomena silent treatment yang kerap muncul di tengah kehidupan sehari-hari. Melalui konten edukatif yang diunggah di akun resminya, BPIP mengajak masyarakat mengedepankan musyawarah, dialog, dan saling mendengar sebagai cara menyelesaikan persoalan, bukan membiarkan konflik berlarut dalam diam.

Pesan tersebut muncul di tengah semakin intensnya interaksi masyarakat, baik secara langsung maupun melalui ruang digital. Dalam berbagai situasi, perbedaan pendapat sering tidak terhindarkan. Karena itu, BPIP menilai nilai-nilai Pancasila tetap relevan sebagai pedoman membangun komunikasi yang sehat sekaligus menjaga hubungan antarsesama.

BPIP Ingatkan Pentingnya Musyawarah dalam Kehidupan Sehari-hari

Melalui unggahan edukatifnya, BPIP mengajak masyarakat memahami kembali makna Sila Ke-4, yakni “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.”

Dalam materi tersebut, BPIP menegaskan bahwa setiap orang memiliki hak menyampaikan pendapat. Namun, pada saat yang sama, setiap orang juga perlu membuka ruang untuk mendengarkan pandangan orang lain.

Menurut BPIP, keputusan yang baik tidak lahir dari suara yang paling keras, melainkan dari proses dialog yang mengedepankan kebijaksanaan, penghormatan, dan kesediaan mencari titik temu.

Pesan itu menjadi pengingat bahwa musyawarah bukan sekadar tradisi, tetapi juga keterampilan sosial yang tetap relevan dalam kehidupan modern.

Fenomena Silent Treatment Dinilai Tidak Menyelesaikan Akar Persoalan

Dalam unggahan tersebut, BPIP juga menyinggung fenomena silent treatment, yaitu sikap memilih diam ketika menghadapi konflik.

BPIP mengingatkan bahwa memberi jeda untuk menenangkan diri memang dapat menjadi pilihan. Namun, persoalan tidak akan selesai apabila komunikasi terus tertutup.

Karena itu, BPIP mengajak masyarakat kembali membuka ruang percakapan setelah emosi mereda. Duduk bersama, saling mendengar, kemudian mencari jalan tengah dinilai lebih sejalan dengan semangat Sila Ke-4 dibanding membiarkan kesalahpahaman terus berkembang.

Pendekatan tersebut tidak bertujuan mencari siapa yang benar atau siapa yang menang. Sebaliknya, musyawarah mengarahkan semua pihak untuk menemukan solusi yang dapat diterima bersama.

Pendapat Berbeda Bukan Penghalang Mencapai Kesepahaman

BPIP juga menekankan bahwa perbedaan pandangan merupakan bagian yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat.

Oleh sebab itu, keberanian menyampaikan pendapat perlu berjalan seiring dengan kesiapan mendengar pendapat orang lain. Kedua hal tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun keputusan yang bijaksana.

Ketika setiap pihak bersedia berdialog, peluang menemukan solusi bersama akan semakin terbuka. Sebaliknya, komunikasi yang terputus justru berpotensi melahirkan prasangka dan memperpanjang konflik.

Nilai inilah yang menurut BPIP menjadi esensi musyawarah dalam Sila Ke-4 Pancasila.

Nilai Pancasila Tetap Relevan di Era Komunikasi Digital

Di tengah perkembangan media sosial dan komunikasi digital yang berlangsung sangat cepat, BPIP menilai semangat musyawarah tetap memiliki arti penting.

Perbedaan pendapat kini dapat muncul kapan saja dan di berbagai ruang interaksi. Karena itu, kemampuan berdialog secara santun, menghargai pandangan orang lain, serta mengutamakan kepentingan bersama menjadi bekal yang semakin diperlukan.

Melalui pesan edukatif tersebut, BPIP mengajak masyarakat menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam membangun komunikasi yang sehat, baik di lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, maupun kehidupan bermasyarakat.

Konten edukatif ini dilansir dari akun resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Perbedaan tidak harus berakhir dengan diam. Ketika dialog dibuka dan setiap suara diberi ruang untuk didengar, semangat Sila Ke-4 Pancasila hadir sebagai jembatan menuju solusi yang lebih bijaksana, adil, dan mempersatukan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi jurnalis Indonesia memanfaatkan kecerdasan buatan AI dalam proses produksi berita digital.

    Jurnalis dan AI: Antara Peluang dan Tantangan di Era Digital

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai mengubah wajah industri media di Indonesia. Jurnalis dan AI kini menjadi dua entitas yang semakin sering bersinggungan, baik dalam proses riset, penulisan, hingga distribusi berita. Di satu sisi, teknologi ini menawarkan efisiensi kerja. Namun di sisi lain, tantangan etika dan perlindungan konten […]

  • Doa Kebangsaan Monas

    Monas Bergema Doa, Harmoni Lintas Iman Menguat

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA NASIONAL — Lebih dari 100 ribu jemaah memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026) malam, untuk mengikuti Doa Kebangsaan Monas atau Zikir Kebangsaan sebagai pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Bukan hanya dihadiri tokoh agama dan pejabat, kegiatan tersebut juga mempertemukan lansia, anak-anak, santri, mahasiswa, hingga mahasiswa asing […]

  • mutu pendidikan

    KCD XII Tasikmalaya dan SMA Islam Tarbiyatul Ummah Bersinergi Tingkatkan Mutu Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 189
    • 0Komentar

    KCD XII Tasikmalaya dan SMA Islam Tarbiyatul Ummah bersinergi membangun mutu pendidikan yang unggul dan berkelanjutan. albadarpost.com, WARTA MITRA. Dalam upaya memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah, SMA Islam Tarbiyatul Ummah Sindangwangi menggelar rapat silaturahmi sekaligus koordinasi bersama Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah XII Tasikmalaya, Sabtu (4/10/2025). Pertemuan yang berlangsung di aula sekolah itu […]

  • Salat Idul Adha Sah

    Viral! Salat Idul Adha Terpisah Jalan, Sahkah?

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Sebuah video yang diunggah akun TikTok Aquariusgirl pada 27 Mei 2026 memantik perdebatan di media sosial. Video tersebut memperlihatkan pelaksanaan Salat Idul Adha di kawasan Masjid Agung Kota Tasikmalaya yang dipadati ribuan jamaah hingga meluber ke luar area utama masjid. Hingga artikel ini ditulis, video tersebut telah ditonton puluhan ribu kali, memperoleh […]

  • kultur ngopi

    Indonesia Jadi Negara dengan Tempat Kopi Terbanyak Dunia

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Kultur ngopi menjadikan Indonesia negara dengan tempat kopi terbanyak dunia dan mendorong perubahan sosial ekonomi lokal. albadarpost.com, LIFESTYLE – Indonesia kini tidak hanya dikenal sebagai salah satu produsen kopi terbesar dunia, tetapi juga sebagai negara dengan jumlah tempat ngopi terbanyak secara global. Fenomena ini menandai perubahan besar dalam kultur ngopi nasional—dari sekadar kebiasaan minum kopi […]

  • Guru membimbing siswa yang kehilangan motivasi belajar di kelas dengan pendekatan personal dan interaktif

    Motivasi Belajar Siswa Turun? Ini 5 Cara Guru Mengatasinya dengan Cepat!

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 183
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Motivasi belajar siswa menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pendidikan. Namun, tidak sedikit murid yang mengalami penurunan semangat belajar, bahkan kehilangan arah. Kondisi ini sering disebut sebagai krisis motivasi belajar siswa, penurunan semangat belajar, hingga hilangnya minat akademik. Oleh karena itu, guru perlu memahami strategi efektif untuk mengatasi masalah ini agar proses pembelajaran […]

expand_less