Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Komisi XI Dorong Desa Devisa untuk UMKM Ekspor

Komisi XI Dorong Desa Devisa untuk UMKM Ekspor

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Desa Devisa kembali menjadi perhatian sebagai salah satu program yang bertujuan memperluas jalan UMKM go global melalui pembiayaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas usaha. Dalam agenda Kunjungan Kerja Reses di Gianyar, Bali, Komisi XI DPR RI berdialog dengan pelaku UMKM ekspor binaan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Pertemuan tersebut membahas berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha sekaligus menggali masukan mengenai akses pembiayaan, hilirisasi, dan pengembangan program agar menjangkau lebih banyak daerah.

Informasi tersebut merujuk pada materi publikasi Komisi XI DPR RI mengenai kegiatan kunjungan kerja di Bali, termasuk keterangan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, yang menilai Program Desa Devisa memiliki peran penting dalam memperkuat daya saing UMKM menuju pasar internasional.

Komisi XI DPR RI Dengarkan Langsung Aspirasi Pelaku UMKM

Kunjungan kerja Komisi XI DPR RI di Gianyar tidak hanya berisi peninjauan program, tetapi juga menjadi ruang dialog antara pembuat kebijakan dan pelaku usaha.

Dalam pertemuan tersebut, para pelaku UMKM menyampaikan berbagai tantangan yang masih mereka hadapi. Mulai dari keterbatasan akses pembiayaan, kebutuhan penguatan hilirisasi produk, hingga perlunya pendampingan usaha yang lebih merata.

Selain itu, Komisi XI juga menyoroti efektivitas berbagai program pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh pelaku usaha di daerah.

Masukan tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan kebijakan yang mendukung pengembangan UMKM berbasis ekspor.

Apa Itu Program Desa Devisa?

Program Desa Devisa merupakan salah satu inisiatif yang dikembangkan oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) untuk memperkuat kapasitas UMKM yang memiliki potensi memasuki pasar internasional.

Melalui program ini, pelaku usaha memperoleh berbagai bentuk pendampingan. Tidak hanya terkait pembiayaan, tetapi juga peningkatan kualitas produk, penguatan manajemen usaha, pelatihan ekspor, hingga perluasan jaringan pemasaran.

Tujuannya bukan menjamin setiap UMKM langsung menembus pasar luar negeri. Sebaliknya, program ini dirancang untuk membantu pelaku usaha memenuhi berbagai persyaratan yang dibutuhkan agar memiliki peluang lebih besar memasuki pasar ekspor.

Pendekatan tersebut dinilai penting karena setiap produk harus memenuhi standar kualitas, legalitas, dan kebutuhan pasar di negara tujuan.

Mengapa Desa Devisa Dianggap Penting?

Dalam materi publikasi Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro menyampaikan bahwa Program Desa Devisa perlu terus diperkuat.

Menurutnya, semakin banyak UMKM yang berkembang hingga mampu bersaing di pasar internasional, semakin besar pula peluang terciptanya lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Desa Devisa harus terus diperkuat agar semakin banyak UMKM mampu bersaing di pasar global, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Fauzi Amro sebagaimana dikutip dalam materi publikasi Komisi XI DPR RI.

Pernyataan tersebut mencerminkan harapan agar penguatan UMKM tidak berhenti pada peningkatan produksi, melainkan juga mendorong ekspansi pasar secara berkelanjutan.

Tantangan UMKM Menuju Pasar Ekspor

Jalan menuju pasar global memang tidak mudah.

Dalam materi yang dipaparkan pada kegiatan tersebut disebutkan bahwa Indonesia memiliki sekitar 59 juta UMKM. Namun, hanya sebagian kecil yang telah berhasil memasuki pasar ekspor.

Beberapa tantangan yang masih dihadapi antara lain:

  • akses permodalan yang terbatas;
  • standar produk ekspor yang belum sepenuhnya terpenuhi;
  • pendampingan ekspor yang belum merata; serta
  • tata kelola usaha yang masih perlu diperkuat.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kualitas produk saja belum cukup. Pelaku usaha juga membutuhkan akses informasi, pembinaan, jaringan pemasaran, serta dukungan pembiayaan agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Harapan bagi UMKM Indonesia

Komisi XI DPR RI berharap Program Desa Devisa dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak daerah di Indonesia.

Semakin luas cakupan program, semakin besar pula kesempatan pelaku UMKM memperoleh pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan usahanya.

Di sisi lain, sinergi antara pemerintah, LPEI, pelaku usaha, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi faktor penting untuk memperkuat ekosistem ekspor nasional.

Bagi pelaku UMKM, pasar global memang menawarkan peluang yang besar. Namun, peluang tersebut akan lebih mudah diraih apabila didukung oleh pembiayaan yang memadai, pendampingan yang berkelanjutan, serta kemampuan memenuhi standar pasar internasional.

Karena itu, penguatan UMKM tidak hanya berbicara tentang peningkatan omzet. Lebih jauh lagi, upaya tersebut berkaitan dengan penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya saing produk Indonesia, dan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Produk lokal tidak kekurangan kualitas. Yang sering kali masih kurang adalah akses, pendampingan, dan kesempatan. Ketika Desa Devisa membuka pintunya, tantangan berikutnya adalah memastikan semakin banyak UMKM Indonesia berani melangkah, menembus pasar dunia, dan membawa nama bangsa ke panggung perdagangan global. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oleh-oleh luar negeri

    Bea Cukai Ingatkan Batas Oleh-Oleh Luar Negeri

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Koper sudah penuh. Cokelat, camilan khas, parfum, hingga kosmetik untuk keluarga dan teman telah tersusun rapi. Suasana seperti ini hampir selalu menjadi penutup perjalanan wisata ke luar negeri. Namun sebelum pesawat mendarat di Indonesia, ada satu hal yang sering luput dari perhatian, yakni memastikan oleh-oleh luar negeri yang dibawa masih sesuai ketentuan. […]

  • PP Tunas

    PP Tunas Berlaku! 13 Juta Santri dan Siswa Siap Hadapi Dunia Digital

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – PP Tunas resmi berlaku dan langsung mendorong penguatan literasi digital santri dan siswa di bawah naungan Kementerian Agama. Kebijakan perlindungan anak digital ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam menciptakan ruang digital aman, sekaligus membentuk generasi muda yang cakap teknologi dan beretika. Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik untuk Perlindungan Anak […]

  • Donor Darah Tasikmalaya

    Diky Chandra Apresiasi Para Pendonor Darah di Tasikmalaya

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Aula Bapelitbangda Kota Tasikmalaya, Selasa (23/6/2026), terasa berbeda dari biasanya. Sejumlah warga tampak saling menyapa, berbincang hangat, dan berbagi pengalaman tentang satu hal yang sama: donor darah. Di tengah pertemuan itu, tersimpan banyak kisah yang jarang terdengar. Ada yang sudah mendonorkan darah puluhan kali. Ada pula yang mengaku pertama kali […]

  • Tafakur

    Syekh Ibnu Athaillah: Sepi Bukan Lari, Tapi Menguatkan Hati

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Dunia belum pernah seramai sekarang. Setiap detik, jutaan orang berlomba mengunggah cerita, memburu perhatian, mengejar pengakuan, dan menghitung angka suka seolah-olah itulah ukuran kebahagiaan. Ironisnya, di tengah kebisingan itu, kegelisahan justru tumbuh subur. Tafakur, menyendiri dalam Islam, dan menjaga hati terdengar seperti nasihat kuno, padahal justru menjadi obat bagi penyakit zaman modern. […]

  • Panen Raya Ciamis

    Panen Raya Ciamis Tembus 7,5 Ton per Hektare

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Panen Raya Ciamis kembali menunjukkan potensi besar sektor pertanian di Kabupaten Ciamis. Produktivitas padi yang mencapai 7,5 ton per hektare menjadi sinyal positif bahwa pertanian berkelanjutan mampu meningkatkan hasil panen sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga beras. Momentum tersebut berlangsung dalam kegiatan Panen Raya dan Peresmian Kantor Sekretariat Klaster […]

  • pelantikan pejabat tasikmalaya

    262 ASN Dilantik Sekaligus, Langkah Berani Bupati Tasikmalaya

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sebanyak 262 pejabat berdiri, mengucap sumpah, lalu resmi dilantik dalam satu waktu. Sekilas terlihat megah. Terlihat serius. Bahkan terasa penuh harapan. Namun di balik itu semua, muncul pertanyaan yang tidak semua orang berani ucapkan:apakah pelantikan pejabat Tasikmalaya ini benar-benar membawa perubahan, atau hanya rutinitas birokrasi yang diulang kembali? Fenomena Besar yang […]

expand_less