Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dari Mobil hingga Gorden, Hibah Pemkot Bandung untuk Kejari Diuji Kepatutan

Dari Mobil hingga Gorden, Hibah Pemkot Bandung untuk Kejari Diuji Kepatutan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kota Bandung memberikan hibah barang senilai sekitar Rp3,12 miliar kepada Kejaksaan Negeri Kota Bandung. Hibah itu mencakup kendaraan operasional, perangkat elektronik, perlengkapan ruang kerja, hingga gorden.

Data yang dimiliki redaksi menunjukkan nilai terbesar terdapat pada kendaraan roda empat dengan anggaran sekitar Rp1,276 miliar. Hibah meubelair mencapai Rp890,88 juta, sedangkan pengadaan pendingin ruangan, videotron, dan papan interaktif sekitar Rp590,36 juta.

Selain itu, terdapat kendaraan roda dua senilai Rp156,91 juta serta komputer, televisi, telepon pintar, dan sound system sekitar Rp207,97 juta.

Barang yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan mobilitas atau teknologi pendukung kerja. Di dalamnya juga terdapat sofa, meja, kursi tunggu, lemari arsip, pendingin ruangan, serta gorden untuk melengkapi fasilitas kantor Kejari Bandung.

Secara aturan, pemerintah daerah diperbolehkan memberikan hibah kepada instansi vertikal. Dukungan itu dapat diberikan sepanjang berkaitan dengan kepentingan daerah, memiliki manfaat yang jelas, dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Namun, diperbolehkan secara administratif tidak berarti keputusan tersebut berhenti untuk diuji. Publik tetap berhak mempertanyakan urgensi, kepatutan, dan pembagian tanggung jawab pembiayaannya.

Kejari Bandung merupakan instansi pemerintah pusat. Kegiatan dan operasional lembaga tersebut pada dasarnya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Dokumen anggaran yang dihimpun redaksi menunjukkan Kejari Bandung memiliki pagu sekitar Rp18,36 miliar. Dari jumlah tersebut, anggaran belanja barang dan belanja modal mencapai sekitar Rp3,16 miliar.

Angka itu hampir setara dengan nilai hibah yang diberikan Pemkot Bandung. Karena itu, perlu penjelasan apakah barang-barang yang dibeli melalui APBD memang berada di luar kebutuhan yang dapat dibiayai melalui anggaran Kejari sendiri.

Pengujian tersebut penting agar tidak terjadi tumpang tindih pembiayaan antara APBN dan APBD. Pemerintah daerah juga perlu menjelaskan mengapa fasilitas internal kantor instansi pusat, seperti mebel, pendingin ruangan, dan gorden, harus ditanggung menggunakan uang daerah.

Persoalan lainnya menyangkut jarak etik.

Kejaksaan memiliki kewenangan di bidang penegakan hukum. Dalam menjalankan tugasnya, lembaga tersebut dapat menangani perkara yang melibatkan pemerintah daerah, pejabat daerah, atau penggunaan APBD.

Hibah dari pemerintah daerah kepada lembaga penegak hukum memang tidak otomatis melahirkan konflik kepentingan. Tidak pula dapat langsung disimpulkan bahwa pemberian fasilitas tersebut akan memengaruhi independensi kejaksaan.

Namun, relasi seperti itu tetap memiliki risiko menimbulkan persepsi publik mengenai kedekatan antara pemberi hibah dan penerima hibah.

Dalam penegakan hukum, independensi tidak cukup hanya dijalankan. Independensi juga harus terlihat dan dirasakan oleh masyarakat.

Karena itu, setiap bantuan pemerintah daerah kepada lembaga penegak hukum harus disertai keterbukaan yang lebih tinggi. Pemkot Bandung perlu menjelaskan alasan pemberian hibah, kebutuhan setiap barang, dasar penentuan nilainya, serta manfaat langsung yang diperoleh masyarakat Kota Bandung.

Kejari Bandung juga perlu menjelaskan bagaimana barang-barang tersebut digunakan dan mengapa kebutuhannya tidak dipenuhi melalui anggaran pemerintah pusat.

Hibah kendaraan mungkin lebih mudah dihubungkan dengan kebutuhan mobilitas. Komputer dan perangkat presentasi juga dapat dikaitkan dengan dukungan pekerjaan. Namun, sofa, kursi tunggu, lemari, pendingin ruangan, hingga gorden memerlukan penjelasan yang lebih konkret.

Pertanyaan tentang kepatutan bukan tuduhan adanya pelanggaran. Pertanyaan itu merupakan bagian dari pengawasan terhadap penggunaan uang publik.

Nilai hibah Rp3,12 miliar bukan angka kecil. Karena itu, Pemkot Bandung dan Kejari perlu menunjukkan bahwa seluruh barang tersebut benar-benar dibutuhkan, tidak tumpang tindih dengan pembiayaan APBN, dan tidak menciptakan jarak etik yang terlalu dekat antara pemerintah daerah dengan lembaga yang mengawasi penegakan hukum. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kasus leptospirosis di Pangandaran

    Kasus Leptospirosis Meningkat di Pangandaran, Dinkes Intensifkan Sosialisasi dan Pengendalian Tikus

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Kasus leptospirosis di Pangandaran tembus 22 kasus per September 2025. Dinkes perketat pengendalian tikus dan sosialisasi APD untuk cegah lonjakan. Kasus Leptospirosis Terkini albadarpost.com, LENSA – Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran kembali mencatat kenaikan kasus leptospirosis. Hingga September 2025, terdapat 22 warga yang terinfeksi penyakit yang disebabkan bakteri leptospira ini. Penyakit tersebut biasanya menyebar melalui air […]

  • UMKM Jabar

    Kemenko PM Siapkan Program 1001 Pasar Malam untuk UMKM Jabar

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Kemenko PM rancang program 1001 Pasar Malam untuk memperkuat pemasaran UMKM Jabar berbasis aset publik. albadarpost.com, LENSA – Kondisi UMKM Jabar kembali menjadi perhatian pemerintah pusat karena hambatan struktural yang terus menggerus potensi pelaku usaha. Pemerintah menilai ketertinggalan literasi pemasaran digital dan keterbatasan akses pasar telah menahan ekspansi UMKM, meski Jawa Barat selama ini menjadi […]

  • Bupati Tasikmalaya menandatangani kesepakatan pinjaman daerah untuk perbaikan 32 ruas jalan rusak di Kabupaten Tasikmalaya.

    Pemkab Tasikmalaya Kucurkan Rp230 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rusak

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai mempercepat program perbaikan jalan Tasikmalaya setelah kesepakatan pinjaman daerah resmi diteken, Kamis (30/4/2026). Dana senilai Rp230,25 miliar disiapkan untuk membiayai pembangunan dan perbaikan 32 ruas jalan rusak yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Program jalan rusak Tasikmalaya itu menjadi salah satu langkah yang paling dinantikan masyarakat, […]

  • penyitaan kendaraan

    Korlantas Polri Tegaskan Penyitaan Kendaraan Hanya Langkah Terakhir, Prioritaskan Ketertiban dan Transparansi

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Korlantas Polri menegaskan penyitaan kendaraan hanya dilakukan pada kasus berisiko tinggi dan tidak sesuai aturan. Korlantas Polri Pastikan Penyitaan Kendaraan Bukan Langkah Utama albadarpost.com, HUMANIORA – Korlantas Polri menegaskan bahwa tindakan penyitaan kendaraan tidak akan dilakukan terhadap pelanggar lalu lintas biasa. Langkah tersebut, menurut Polri, merupakan upaya terakhir apabila kendaraan terbukti digunakan untuk aktivitas berisiko […]

  • nasi liwet solo dimasak dengan magic com gurih dan pulen

    Rahasia Nasi Liwet Rice Cooker ala Solo, Praktis tapi Nagih

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Nasi liwet magic com kini jadi solusi favorit bagi pecinta kuliner rumahan. Cara masak nasi liwet Solo di magic com menawarkan kepraktisan tanpa mengorbankan rasa tradisional. Bahkan, nasi liwet khas Solo yang terkenal gurih, wangi santan, dan kaya rempah bisa Anda buat sendiri di rumah dengan alat sederhana. Selain hemat waktu, metode […]

  • Lineup Belanda vs Jepang

    Prediksi Lineup Belanda vs Jepang dan Duel Kuncinya

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Lineup Belanda vs Jepang menjadi salah satu topik yang paling banyak dibicarakan menjelang pertandingan Grup F Piala Dunia 2026. Di balik persaingan dua tim berbeda benua ini, perhatian publik justru tertuju pada siapa saja pemain yang akan turun sejak menit pertama dan bagaimana mereka dapat memengaruhi jalannya laga. Pertandingan Belanda vs […]

expand_less