Air Bersih Banjar: Polres Salurkan 5.000 Liter ke Balokang
- account_circle redaktur
- calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi penyaluran bantuan air bersih oleh Polres Banjar kepada warga yang membutuhkan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kesulitan memperoleh air bersih mendorong warga Dusun Karang Pucung, Desa Balokang, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, meminta bantuan melalui layanan darurat Polri 110. Menindaklanjuti laporan tersebut, Polres Banjar menyalurkan 5.000 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan sekitar 60 kepala keluarga (KK) pada Rabu (14/10/2026).
Bantuan itu menjangkau wilayah RT 31 RW 10, Dusun Karang Pucung. Berdasarkan keterangan Polres Banjar, jumlah penerima manfaat mencapai sekitar 200 jiwa.
Penyaluran tersebut berlangsung di tengah musim kemarau berkepanjangan yang menurut keterangan sumber turut menyulitkan warga memperoleh pasokan air. Bantuan diarahkan untuk mendukung kebutuhan rumah tangga, termasuk memasak dan minum.
Laporan melalui 110 Mengawali Penyaluran Air
Bantuan bermula dari laporan seorang warga yang menghubungi layanan 110 untuk menyampaikan kesulitan mendapatkan air bersih. Laporan itu kemudian menjadi dasar bagi Polres Banjar untuk menindaklanjuti kebutuhan masyarakat di lokasi.
Melalui kegiatan tersebut, kepolisian mengirimkan 5.000 liter air bersih bagi warga yang membutuhkan. Namun, informasi yang tersedia belum menjelaskan berapa lama pasokan itu dapat memenuhi kebutuhan penerima manfaat.
Angka 60 KK dan sekitar 200 jiwa menunjukkan skala warga yang menerima bantuan. Meski demikian, data tersebut belum menggambarkan keseluruhan kebutuhan air di Dusun Karang Pucung selama musim kemarau.
Polres Banjar Sebut Layanan 110 Bisa Dimanfaatkan Warga
Kasubsi Penmas Si Humas Polres Banjar, Bripka Apep Maulana Sidik, mewakili Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, menyampaikan bahwa penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.
“Ketika masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, kami berupaya hadir untuk membantu sesuai kebutuhan di lapangan. Layanan 110 dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun meminta bantuan, sehingga kebutuhan yang mendesak dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Apep dalam keterangan yang disampaikan Polres Banjar.
Layanan 110 menjadi salah satu saluran bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan kepada kepolisian. Warga yang menghubungi layanan tersebut sebaiknya menjelaskan lokasi dan persoalan secara terperinci agar petugas dapat memahami kebutuhan yang dilaporkan.
Pasokan Air Jangka Panjang Masih Perlu Diperjelas
Penyaluran 5.000 liter air memberikan bantuan langsung bagi warga penerima. Akan tetapi, informasi yang tersedia belum menjelaskan penyebab utama kesulitan air, kondisi sumber air setempat, ataupun rencana distribusi lanjutan.
Keterangan mengenai faktor-faktor tersebut penting untuk memahami apakah warga menghadapi gangguan pasokan sementara atau persoalan yang memerlukan penanganan lebih panjang. Konfirmasi dari pemerintah desa dan instansi terkait juga dapat memperjelas kondisi layanan air di wilayah tersebut.
Hingga berita ini disusun berdasarkan bahan yang diterima, belum tersedia keterangan mengenai jadwal bantuan berikutnya atau langkah permanen untuk mengatasi kesulitan air di lokasi. Karena itu, perkembangan penanganan oleh pihak terkait masih perlu dipantau.
Air Bersih Menjadi Kebutuhan yang Tak Bisa Ditunda
Bagi warga, air bersih diperlukan setiap hari untuk minum, memasak, dan menjaga kebersihan. Ketika akses terhadap air terganggu, kegiatan rumah tangga pun dapat terdampak.
Penyaluran bantuan oleh Polres Banjar menunjukkan tindak lanjut terhadap laporan warga melalui layanan 110. Namun, kepastian pasokan setelah bantuan menjadi informasi penting berikutnya, terutama jika kesulitan air terus berlangsung. (Red)
- Penulis: redaktur






