Gunung Galunggung Akan Diselimuti 2681 Bendera Merah Putih
- account_circle redaktur
- calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
- visibility 17
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gunung Galunggung di Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH — 2681 Bendera Merah Putih akan membentang di jalur pendakian Gunung Galunggung pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di balik rencana besar tersebut, puluhan unsur dari TNI, Polri, pemerintah daerah, komunitas pecinta alam, hingga berbagai pemangku kepentingan kini bergerak bersama mematangkan setiap detail pelaksanaan agar berlangsung aman, tertib, dan sukses.
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pengibaran 2681 Bendera Merah Putih berpotensi menjadi salah satu aksi pengibaran bendera terbesar di kawasan pegunungan Jawa Barat. Bukan hanya menghadirkan panorama yang memukau, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme masyarakat.
Komitmen itu mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar Lanud Wiriadinata di VIP Room Baseops pada Senin (3/8/2026). Sekitar 30 peserta hadir mewakili TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, komunitas pecinta alam, serta berbagai instansi pendukung.
Lanud Wiriadinata Satukan Langkah Menuju Pengibaran Spektakuler
Komandan Lanud Wiriadinata, Kolonel Pnb A. Kholiq Yulianto, S.E., M.M., M.Han., memimpin langsung rapat tersebut.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pengibaran 2681 Bendera Merah Putih merupakan wujud nyata semangat gotong royong dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Kolonel Pnb A. Kholiq Yulianto.
Menurutnya, ribuan bendera akan dipasang mulai dari tangga pendakian hingga mendekati bibir Kawah Gunung Galunggung. Hamparan Merah Putih tersebut diharapkan menjadi simbol persatuan, kebanggaan nasional, sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Persiapan Teknis Dikebut, Keselamatan Menjadi Prioritas
Rapat tidak hanya membahas konsep kegiatan, tetapi juga mengulas berbagai kebutuhan teknis yang harus segera dituntaskan.
Panitia menyusun rencana pengadaan 2.681 bendera, kesiapan tiang penyangga, pola distribusi logistik, mekanisme pemasangan, hingga pelaksanaan uji coba sebelum hari H.
Selain itu, peserta rapat menyepakati pembagian personel, sistem registrasi peserta, keseragaman atribut, serta pola pengamanan di kawasan Gunung Galunggung yang memiliki karakter medan pegunungan.
Keselamatan menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, setiap tahapan dirancang melalui koordinasi lintas instansi agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan secara aman tanpa mengurangi kekhidmatan peringatan Hari Kemerdekaan.
Panitia juga menyesuaikan jadwal kegiatan dengan agenda upacara HUT RI yang berlangsung pada 17 Agustus di tingkat Kota maupun Kabupaten Tasikmalaya sehingga seluruh rangkaian dapat berjalan selaras.
Tradisi Nasionalisme yang Terus Dijaga Sejak Tahun 2000
Ketua Forum Komunikasi Pecinta Alam Tasikmalaya (FKPAT), Kang Miftah, menjelaskan bahwa pengibaran bendera di Gunung Galunggung bukan tradisi baru.
Komunitas pecinta alam telah menggagas kegiatan tersebut sejak tahun 2000 sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus kecintaan terhadap Indonesia.
Tahun ini, semangat itu kembali diperkuat melalui kolaborasi antara Lanud Wiriadinata, TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, komunitas pecinta alam, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Kolaborasi lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan mampu menjadi ruang kebersamaan yang menyatukan berbagai latar belakang dalam satu tujuan.
Hamparan Merah Putih Diproyeksikan Menjadi Daya Tarik Galunggung
Dari kaki gunung hingga mendekati bibir kawah, ribuan bendera nantinya direncanakan membentuk hamparan merah putih yang mengikuti jalur pendakian.
Pemandangan itu diperkirakan menjadi salah satu momen yang paling dinantikan masyarakat pada peringatan HUT ke-81 RI di Tasikmalaya.
Namun, di balik keindahan visual tersebut terdapat kerja sama panjang yang melibatkan banyak pihak. Penyelesaian pengadaan bendera, kesiapan sarana dan prasarana, pendataan peserta, sistem keamanan, hingga koordinasi lapangan menjadi pekerjaan yang terus dipercepat dalam beberapa hari ke depan.
Seluruh peserta rapat berkomitmen menjaga komunikasi agar setiap tahapan berjalan sesuai rencana dan mampu menghadirkan kegiatan yang aman sekaligus membanggakan.
Lebih dari Sekadar Pengibaran Bendera
Pengibaran 2681 Bendera Merah Putih bukan sekadar menghadirkan pemandangan yang menarik perhatian. Kegiatan ini membawa pesan bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Gunung Galunggung yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata alam pun diharapkan menjadi panggung persatuan, tempat ribuan orang berkumpul membawa semangat yang sama untuk menghormati perjuangan bangsa.
Apabila seluruh persiapan berjalan sesuai target, kegiatan tersebut berpotensi menjadi salah satu ikon peringatan Hari Kemerdekaan di Jawa Barat pada tahun ini.
Ketika ribuan Merah Putih berkibar di lereng Gunung Galunggung, yang terlihat bukan sekadar lautan bendera. Di sanalah semangat persatuan, gotong royong, dan cinta Indonesia berdiri tegak, mengingatkan bahwa kemerdekaan selalu hidup selama rakyat terus menjaganya. (Red)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar