Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » 14 Desa Bersatu, Pamarican Sambut 1 Muharam

14 Desa Bersatu, Pamarican Sambut 1 Muharam

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • visibility 102
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pawai Tarhib Pamarican menjadi salah satu potret semangat hijrah yang terasa kuat di Kabupaten Ciamis. Ribuan warga dari 14 desa tumpah ruah mengikuti pawai menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026). Selain menjadi tradisi tahunan, pawai menyambut tahun baru Hijriah tersebut juga menjelma menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan masyarakat dalam semangat persatuan dan syiar Islam yang damai.

Sejak pagi, suasana di Alun-Alun Pamarican sudah tampak berbeda. Kendaraan roda dua dan roda empat yang dihiasi atribut bernuansa Islami mulai berjejer. Para pelajar, santri, tokoh masyarakat, hingga warga umum tampak berdatangan dengan wajah penuh semangat.

Di sisi jalan, anak-anak kecil berdiri bersama orang tua mereka. Sebagian mengabadikan momen dengan telepon genggam, sementara yang lain melambaikan tangan ketika iring-iringan peserta mulai bergerak.

Ribuan Warga dari 14 Desa Tumpah Ruah

Pawai Tarhib secara resmi dilepas Camat Pamarican, Asep S. Kodari, dari Alun-Alun Pamarican.

Selanjutnya, ribuan peserta bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan utama yang melintasi Desa Pamarican, Sukahurip, Bangunsari, Kertahayu, Sidaharja, Sukamukti, hingga Sukajadi.

Peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat. Mulai dari pelajar, santri, organisasi keagamaan, majelis taklim, hingga masyarakat umum.

Selain membawa bendera dan spanduk bernuansa Islami, para peserta juga menghias kendaraan mereka dengan berbagai ornamen religi yang menggambarkan semangat ukhuwah Islamiyah, persatuan, serta dakwah yang sejuk.

Karena itu, suasana sepanjang perjalanan berlangsung tertib dan penuh kegembiraan.

Tahun Baru Islam Bukan Sekadar Seremoni

Menurut Camat Pamarican, Asep S. Kodari, Tahun Baru Islam memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah.

Ia mengatakan momentum 1 Muharam menjadi saat yang tepat bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi serta memperkuat nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Tahun Baru Islam menjadi saat yang tepat untuk merenungkan perjalanan hidup dan memperbaiki diri. Islam bukan hanya mengatur hubungan manusia dengan Sang Khalik, tetapi juga mengajarkan bagaimana membangun hubungan yang harmonis dengan sesama manusia dan lingkungan sekitar. Keseimbangan serta kedamaian harus terus dijaga,” ujarnya.

Selain itu, Asep menegaskan bahwa semangat hijrah seharusnya tercermin dalam kehidupan sosial masyarakat.

Menurut dia, peringatan Tahun Baru Islam tidak boleh berhenti pada aspek seremonial semata.

“Kita diajak untuk meneladani perjuangan Rasulullah SAW, memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, dan menjadikan tahun baru ini sebagai titik balik menuju kehidupan yang lebih bermakna serta bermanfaat bagi sesama,” tambahnya.

Pawai Tarhib Menjadi Ruang Silaturahmi

Di tengah derasnya arus perubahan zaman, kegiatan seperti Pawai Tarhib ternyata masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.

Bukan hanya sebagai tradisi keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga.

Sepanjang perjalanan, masyarakat tampak memadati sisi jalan. Senyum, sapaan, dan doa-doa yang terucap dari para penonton menghadirkan suasana hangat yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

Karena itu, Pawai Tarhib bukan sekadar iring-iringan kendaraan.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi cermin bahwa nilai kebersamaan dan semangat gotong royong masih hidup di tengah masyarakat.

Semangat Hijrah untuk Kehidupan yang Lebih Baik

Lebih lanjut, Asep berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah membawa keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi seluruh masyarakat Kecamatan Pamarican.

“Semoga Allah SWT senantiasa meridai setiap langkah kita, memberikan keberkahan dalam kehidupan, serta membimbing kita semua di jalan yang lurus,” katanya.

Harapan tersebut sejalan dengan semangat yang diperlihatkan ribuan warga dari 14 desa.

Melalui Pawai Tarhib, masyarakat Pamarican menunjukkan bahwa tradisi keagamaan bukan hanya warisan yang dijaga, melainkan juga energi sosial yang mampu memperkuat persaudaraan serta menumbuhkan optimisme untuk menjalani hari-hari yang lebih baik.

Pada akhirnya, semangat hijrah tidak hanya diwujudkan dalam ucapan, tetapi juga dalam upaya memperbaiki diri, memperkuat persatuan, serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Ketika ribuan langkah bergerak dalam satu irama, Tahun Baru Islam bukan lagi sekadar pergantian waktu. Ia berubah menjadi pengingat bahwa hijrah terbaik adalah ketika hati, persaudaraan, dan kepedulian berjalan bersama. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pencurian ART

    Pencurian ART Rugikan Lansia Singapura Rp 1,3 Miliar

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kasus pencurian ART di Singapura yang merugikan seorang lansia hingga Rp 1,3 miliar membuka persoalan yang lebih luas dari sekadar kejahatan individual. Peristiwa ini menyoroti lemahnya sistem perlindungan lansia dalam relasi kerja domestik, sekaligus menunjukkan bagaimana kebijakan pengawasan, literasi keuangan, dan penanganan adiksi belum sepenuhnya menjangkau ruang privat rumah tangga. Fakta […]

  • pasokan BBM

    Kilang Balongan Jaga Pasokan BBM Jawa Barat Aman Hingga 2025

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Pasokan BBM Kilang Balongan dipastikan aman hingga 2025 dengan operasi optimal dan pengamanan ketat. albadarpost.com, LENSA – Energi yang stabil bukan sekadar angka di dashboard industri. Kilang Balongan di Indramayu menjadi salah satu garda depan yang menyuplai kebutuhan BBM untuk Jakarta, Banten, hingga Jawa Barat. Di penghujung 2025, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit […]

  • BSMSS 2026

    Dandim Tasikmalaya Resmikan BSMSS 2026, Desa Jahiang Dapat Jalan Baru

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Program BSMSS 2026 resmi dimulai di Desa Jahiang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. Melalui program pembangunan jalan desa sepanjang 1,5 kilometer tersebut, pemerintah daerah bersama TNI berharap akses ekonomi masyarakat semakin terbuka dan mobilitas warga menjadi lebih mudah. Pembangunan jalan desa melalui BSMSS 2026 menjadi salah satu upaya memperkuat konektivitas wilayah pedesaan. […]

  • Rezeki Sudah Dijamin

    Rezeki Sudah Dijamin, Kenapa Kita Masih Gelisah?

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Pukul sepuluh malam. Lampu ruang tamu masih menyala. Di atas meja, beberapa tagihan rumah tangga tergeletak tidak beraturan. Secangkir kopi yang tadi hangat mulai kehilangan uapnya. Seorang ayah membuka aplikasi perbankan di ponselnya sambil sesekali memandangi angka-angka yang belum sesuai harapan. Di kamar sebelah, anak-anaknya sudah terlelap. Mushaf Al-Qur’an yang sempat dibaca […]

  • siswi MTs Sukabumi

    Tragedi Siswi MTs Sukabumi: Dugaan Bullying di Balik Surat Wasiat Sebelum Gantung Diri

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Kasus siswi MTs di Sukabumi diduga tewas karena bullying, tinggalkan surat wasiat penuh luka dan penyesalan. albadarpost.com, LENSA – Warga Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dikejutkan oleh peristiwa tragis pada Selasa malam (28/10/2025). Seorang siswi madrasah tsanawiyah (MTs) berinisial AK (14) ditemukan tewas tergantung di pintu kamar rumahnya dengan sehelai kain sarung. […]

  • Nabi Ayub AS

    Refleksi Harian dari Kisah Nabi Ayub AS

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Kisah Nabi Ayub AS mengajarkan keteguhan iman saat kehilangan harta, keluarga, dan kesehatan. albadarpost.com, OPINI – Hidup modern bergerak cepat, tetapi rapuh. Krisis kesehatan, tekanan ekonomi, dan permasalahan sosial bisa datang tanpa aba-aba. Dalam situasi seperti ini, kisah Nabi Ayub AS tidak berhenti sebagai cerita masa lalu. Ia hadir sebagai cermin harian tentang bagaimana manusia […]

expand_less