Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » 27–29 Mei 2026 Waktu Paling Akurat Cek Arah Kiblat, Ini Penjelasan BMKG

27–29 Mei 2026 Waktu Paling Akurat Cek Arah Kiblat, Ini Penjelasan BMKG

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 203
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Fenomena arah kiblat kembali menjadi perhatian umat Muslim setelah BMKG mengumumkan peristiwa Matahari tepat berada di atas Ka’bah akan terjadi pada 27–29 Mei 2026. Momen astronomi ini bukan hanya menarik dari sisi sains, tetapi juga menjadi waktu paling akurat untuk mengecek ulang posisi kiblat di rumah, mushola, hingga masjid.

Menariknya lagi, proses pengecekan arah kiblat kali ini bisa dilakukan dengan cara yang sangat sederhana. Tidak perlu alat mahal. Tidak perlu aplikasi rumit. Cukup tongkat lurus, jam yang presisi, dan sinar Matahari.

Kadang justru hal sederhana seperti bayangan di lantai rumah membuat orang kembali sadar bahwa ilmu pengetahuan dan ibadah ternyata bisa bertemu dengan sangat tenang.

Matahari Tepat di Atas Ka’bah Terjadi Dua Kali Setahun

Dilansir dari Direktorat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, fenomena Matahari tepat di atas Ka’bah terjadi dua kali setiap tahun. Saat peristiwa itu berlangsung, seluruh bayangan benda tegak yang terkena sinar Matahari akan otomatis mengarah lurus ke Ka’bah.

Karena itu, momen ini sering dimanfaatkan untuk mengkalibrasi arah kiblat dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi.

Untuk wilayah Indonesia bagian Barat dan sebagian Tengah bagian Barat, fenomena berlangsung pada:

  • 27–29 Mei 2026
  • Puncak fenomena: 28 Mei 2026
    Pukul 16.18 WIB

Sedangkan periode kedua terjadi pada:

  • 15–17 Juli 2026
  • Puncak fenomena: 16 Juli 2026
    Pukul 16.27 WIB

Sementara itu, wilayah Indonesia bagian Timur dan sebagian Tengah Timur menggunakan metode antipoda Ka’bah:

  • 14 Januari pukul 06.30 WIT
  • 29 November pukul 06.09 WIT

Fenomena ini sebenarnya sudah lama dikenal dalam dunia astronomi Islam. Namun setiap tahun, tetap saja banyak orang baru sadar arah sajadah di rumahnya ternyata sedikit melenceng.

Cara Mengecek Arah Kiblat Ternyata Sangat Mudah

BMKG menjelaskan bahwa pengukuran arah kiblat melalui bayangan Matahari termasuk metode paling praktis dan mudah dilakukan masyarakat umum.

Peralatan yang dibutuhkan pun sederhana:

  • Tongkat atau tiang lurus
  • Jam presisi
  • Kompas atau GPS sebagai bantuan tambahan

Namun ada satu hal yang sering dianggap sepele: ketepatan waktu.

Karena itu BMKG menyarankan masyarakat menyesuaikan jam dengan waktu resmi BMKG agar hasil pengukuran lebih akurat.

Ada juga yang baru sadar jam dinding rumah ternyata selisih hampir tiga menit dari waktu BMKG. Kelihatannya kecil. Tapi saat mengukur arah kiblat, selisih waktu beberapa menit saja bisa mengubah arah bayangan.

Di beberapa rumah, orang mulai keluar halaman beberapa menit sebelum pukul 16.18 WIB sambil membawa tongkat kayu, gagang sapu, atau bahkan tripod kamera.

Sederhana sekali.

Langkah Kalibrasi Menurut BMKG

Untuk wilayah Indonesia Barat dan Tengah bagian Barat, proses kalibrasi arah kiblat dapat dimulai sekitar lima menit sebelum waktu puncak.

Caranya:

  1. Pastikan permukaan tanah datar dan tidak tertutup bayangan benda lain.
  2. Gunakan benda tegak lurus seperti tongkat, bandul, atau tiang.
  3. Tepat saat waktu puncak, amati arah bayangan benda tersebut.
  4. Tarik garis dari ujung bayangan menuju posisi tongkat. Garis itulah arah kiblat.

Fenomena ini bekerja karena Matahari berada tepat di titik zenit Ka’bah.

Artinya, arah datang cahaya Matahari sejajar langsung dengan arah Ka’bah dari berbagai wilayah yang masih terkena sinar Matahari.

Kadang bayangan tongkat juga sempat hilang beberapa detik karena tertutup awan tipis. Beberapa orang bahkan memilih mengulang pengamatan keesokan harinya demi memastikan hasilnya benar-benar pas.

Fenomena Langit yang Membuat Banyak Orang Berhenti Sejenak

Bagi sebagian masyarakat, fenomena Matahari di atas Ka’bah bukan sekadar urusan teknis menentukan arah salat.

Ada rasa tenang yang sulit dijelaskan ketika melihat bayangan perlahan bergerak dan akhirnya menunjuk satu arah yang sama.

Di beberapa masjid, pengurus biasanya mulai bersiap sejak sore. Ada yang membawa meteran. Ada yang menandai lantai dengan selotip kecil. Anak-anak kadang ikut melihat sambil bertanya kenapa Matahari bisa “menunjuk” Ka’bah.

Di sudut halaman rumah, suara azan Asar kadang terdengar bersamaan dengan orang-orang yang sibuk memastikan posisi tongkat tetap tegak lurus.

Pendek. Hening. Tapi hangat.

Sebagian orang bahkan mencoba mengecek ulang arah sajadah yang sudah bertahun-tahun tidak pernah dipindahkan.

Bukan Sekadar Bayangan, Tapi Pengingat Tentang Arah

Fenomena ini menunjukkan bahwa ilmu astronomi sudah lama membantu praktik ibadah umat Muslim.

Di tengah era aplikasi digital dan GPS modern, metode sederhana menggunakan cahaya Matahari ternyata masih sangat relevan.

Dan mungkin di situlah letak menariknya.

Bahwa di tengah dunia yang semakin sibuk dengan layar dan notifikasi, manusia ternyata masih bisa menemukan arah hanya dengan melihat langit dan memperhatikan bayangan.

Karena kadang, manusia tidak kehilangan arah karena gelap—tetapi karena terlalu jarang berhenti sejenak untuk memperhatikan cahaya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timnas Indonesia

    Timnas Indonesia, 5 Fakta Terbaru yang Bikin Lawan Waspada

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 199
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Performa skuad Garuda menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa pertandingan terakhir. Oleh karena itu, antusiasme suporter meningkat, sementara lawan mulai memperhitungkan kekuatan baru yang dimiliki tim ini. Performa Terbaru Timnas Indonesia Makin Menjanjikan Dalam beberapa laga terakhir, tim Garuda tampil lebih solid. Lini pertahanan terlihat lebih […]

  • Trio Bayern vs PSG

    Kane Cs Gila Gol, Tapi PSG Lebih Mematikan di Momen Kritis

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Trio Bayern vs PSG menjadi pusat perhatian dalam semifinal leg kedua Liga Champions. Duel lini depan antara Bayern Munich dan Paris Saint-Germain ini bukan hanya soal jumlah gol, tetapi juga tentang efektivitas serangan. Trio Bayern, lini serang Bayern, dan kekuatan ofensif PSG kini bertemu dalam satu panggung besar yang menentukan arah […]

  • Macam-Macam Puasa Sunnah dan Keutamaannya: Jalan Menuju Kesucian dan Kedekatan dengan Allah SWT

    Macam-Macam Puasa Sunnah dan Keutamaannya: Jalan Menuju Kesucian dan Kedekatan dengan Allah SWT

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Pelajari macam-macam puasa sunnah dan keutamaannya yang menuntun umat Islam menuju kesucian dan ampunan. Puasa Sunnah dan Keutamaannya albadarpost.com, HIKMAH – Puasa tidak hanya diwajibkan di bulan Ramadhan. Dalam Islam, ada banyak jenis puasa sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW sepanjang tahun. Walau bersifat tidak wajib, puasa sunnah menawarkan limpahan pahala, ampunan, dan keberkahan bagi siapa […]

  • Keluhan Kesehatan Tasikmalaya

    Sepertiga Warga Tasikmalaya Mengalami Keluhan Kesehatan pada 2025

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Bagaimana jika satu dari tiga warga di kota Anda mengaku mengalami gangguan kesehatan dalam sebulan terakhir? Pertanyaan itu mungkin terdengar mengkhawatirkan. Namun, itulah gambaran yang muncul dari data terbaru mengenai keluhan kesehatan Tasikmalaya. Menariknya, kondisi tersebut terjadi ketika usia harapan hidup masyarakat juga terus meningkat. Dua fakta ini menghadirkan sebuah paradoks yang […]

  • peran ayah

    “Ayah Ambil Rapor”, Kebijakan Hangat yang Dangkal

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menilai kebijakan ayah ambil rapor bersifat simbolik dan belum menyentuh akar krisis pengasuhan. Kebijakan Ringan di Tengah Masalah Berat albadarpost.com, EDITORIAL – Negara kembali menghadirkan kebijakan yang terdengar hangat, mudah diterima, dan cepat viral: Gerakan Ayah Mengambil Rapor. Pesannya sederhana. Ayah diminta hadir ke sekolah saat pembagian rapor. Tujuannya mulia, mendorong keterlibatan ayah […]

  • putusan Mahkamah Agung

    Ketika Pinjam Nama Berujung Pidana: Menjaga Integritas Pengadaan Publik

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Putusan Mahkamah Agung menegaskan pinjam nama proyek pengadaan sebagai kejahatan yang merugikan publik. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang menghukum praktik “pinjam nama” dalam proyek pengadaan pemerintah bukan sekadar kisah pidana korupsi. Ia menyentuh sesuatu yang lebih dekat dengan kehidupan warga: kualitas pembangunan, kejujuran belanja negara, dan kepercayaan publik terhadap proses pengadaan. Di tengah […]

expand_less