Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Kurban Bukan Sekadar Menyembelih, Ini Aturan ASUH yang Wajib Diketahui

Kurban Bukan Sekadar Menyembelih, Ini Aturan ASUH yang Wajib Diketahui

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Menjelang Idul Adha, suasana di banyak kampung mulai berubah pelan-pelan. Kandang sementara berdiri di halaman masjid. Tali tambang digantung di pagar. Rumput hijau menumpuk di sudut teras musala. Sementara anak-anak kecil biasanya mulai sibuk menebak-nebak sapi mana yang paling besar.

Pagi hari terasa berbeda.

Suara kambing terdengar lebih sering dari biasanya. Kadang bercampur dengan bunyi ember plastik yang diseret di lantai semen basah selepas Subuh.

Namun di tengah suasana itu, masih banyak masyarakat yang belum memahami konsep Kurban ASUH. Padahal panduan kurban ini sangat penting agar penyembelihan tetap halal, higienis, aman, dan tidak menyiksa hewan.

Kurban ASUH sendiri merupakan prinsip penyembelihan hewan yang memperhatikan aspek Aman, Sehat, Utuh, dan Halal. Selain sesuai syariat Islam, konsep ini juga menjaga kualitas daging serta kesehatan masyarakat.

Dan sebenarnya, Islam sudah mengajarkan hal itu jauh sebelum istilah ASUH dikenal luas.

Islam Mengajarkan Menyembelih dengan Cara yang Baik

Banyak orang mengira kurban hanya soal menyembelih lalu membagikan daging. Padahal Islam sangat memperhatikan prosesnya.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat ihsan dalam segala hal. Jika kalian menyembelih, maka sembelihlah dengan cara yang baik.”
(HR Muslim)

Karena itu, hewan tidak boleh dipukul, ditakut-takuti, atau diperlakukan kasar sebelum disembelih.

Di beberapa lokasi kurban, sapi kadang terlihat gelisah ketika terlalu banyak orang mengerubungi area penyembelihan. Ada juga hewan yang terus menarik tali karena mendengar suara besi jatuh atau teriakan warga yang terlalu ramai.

Kelihatannya sepele.

Tapi kondisi stres pada hewan bisa memengaruhi kualitas daging.

Karena itu konsep kesejahteraan hewan menjadi bagian penting dalam Kurban ASUH.

Hewan Kurban Perlu Diistirahatkan Sebelum Disembelih

Salah satu poin penting dalam panduan Kurban ASUH adalah puasa makan sebelum penyembelihan.

Hewan dianjurkan beristirahat sekitar 12 jam sebelum disembelih. Namun air minum tetap harus tersedia.

Tujuannya bukan menyiksa hewan. Justru agar kondisinya lebih tenang saat proses penyembelihan berlangsung.

Di beberapa kampung, sapi biasanya sudah diikat sejak malam di area yang lebih teduh. Sebagian warga bahkan sengaja menutup bagian samping kandang dengan terpal agar hewan tidak terlalu stres melihat keramaian sekitar.

Sementara itu, anak-anak kecil sering datang sambil membawa rumput sisa dari sawah atau kebun dekat rumah. Ada yang memotret sapi kurban dengan ponsel ayahnya. Ada juga yang diam-diam mundur ketika hewan mulai bergerak mendadak.

Suasananya ramai. Tapi hangat.

Kadang menjelang pagi, aroma rumput basah bercampur tanah lembap mulai terasa kuat di sekitar halaman masjid. Di sudut lain, beberapa panitia tampak mengasah pisau pelan-pelan sambil menyeruput kopi hitam yang mulai dingin.

Mungkin justru di situ letak kurban yang sering luput diperhatikan orang.

Ada gotong royong. Ada empati. Dan ada adab terhadap makhluk hidup.

Pisau Tajam dan Sekali Ayun Sangat Penting

Islam juga menekankan penggunaan pisau yang sangat tajam agar hewan tidak tersiksa.

Rasulullah SAW bersabda:

“Tajamkanlah pisaumu dan tenangkan hewan sembelihanmu.”
(HR Muslim)

Karena itu proses penyembelihan idealnya dilakukan dengan sekali ayun dan memotong saluran utama:

  • trakhea,
  • esofagus,
  • vena jugularis,
  • dan arteri karotis.

Pisau yang tumpul justru membuat proses lebih lama dan menambah rasa sakit pada hewan.

Sayangnya, hal ini masih sering dianggap sepele.

Masih ada panitia yang memakai alat seadanya tanpa benar-benar mengecek ketajamannya terlebih dahulu. Padahal inti kurban bukan sekadar menyembelih hewan.

Ada tanggung jawab moral di dalamnya.

Area Penyembelihan Harus Bersih dan Tidak Membuat Hewan Panik

Selain teknik penyembelihan, kondisi lokasi kurban juga perlu diperhatikan.

Area bongkar muat sebaiknya dipisahkan dari tempat penyembelihan. Hewan yang belum disembelih juga jangan dipaksa melihat proses penyembelihan hewan lain.

Karena hewan bisa mengalami tekanan.

Di beberapa tempat, panitia mulai menggunakan terpal khusus agar darah tidak mengalir sampai jalan warga. Sebagian pemuda juga rutin menyiram lantai supaya area tidak licin dan bau menyengat tidak terlalu kuat menjelang siang.

Meski sederhana, hal-hal kecil seperti itu menunjukkan bahwa masyarakat mulai memahami makna kurban secara lebih utuh.

Bukan hanya ritual tahunan.

Tetapi juga tentang kepedulian, kebersihan, dan cara manusia memperlakukan kehidupan.

Dan entah kenapa, setiap Idul Adha selalu ada momen kecil yang sulit dijelaskan. Ketika takbir masih terdengar dari pengeras suara masjid, sementara seekor sapi berdiri tenang beberapa meter di depannya. Ada rasa haru yang datang sebentar. Lalu hilang lagi.

Kurban Bukan Hanya Tentang Daging

Pada akhirnya, kurban bukan sekadar soal berapa banyak sapi atau kambing yang disembelih.

Lebih dari itu, kurban mengajarkan manusia tentang empati, tanggung jawab, dan keikhlasan.

Islam tidak mengajarkan ibadah dengan cara kasar. Bahkan kepada hewan pun, manusia tetap diperintahkan berlaku baik.

Karena itu, semakin tinggi ketakwaan seseorang, seharusnya semakin lembut pula cara ia memperlakukan makhluk hidup.

Sebab dalam kurban, yang diuji sebenarnya bukan hanya ketajaman pisau manusia. Tetapi juga kelembutan hati manusianya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • peradaban Islam Andalusia

    Fakta Tersembunyi Andalusia: Peradaban Islam yang Lebih Maju dari Eropa

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Peradaban Islam Andalusia, kejayaan Islam di Andalusia, hingga warisan Islam Spanyol sering hanya dikenal dari sisi kemegahan arsitektur. Namun, di balik itu, terdapat lapisan sejarah yang jauh lebih kompleks, dinamis, dan jarang dibahas. Justru dari sisi inilah peradaban Islam Andalusia memberi dampak besar pada dunia modern—baik dalam ilmu pengetahuan, toleransi sosial, maupun […]

  • apbd-tasikmalaya-2026

    APBD Tasikmalaya 2026 Ditutup Defisit, Program Publik Jadi Penentu

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: APBD Tasikmalaya 2026 menguji keberanian pemda menjaga layanan dasar di tengah defisit. albadarpost.com, EDITORIAL – Pengesahan APBD Tasikmalaya 2026 bukan sekadar ritual tahunan. Di balik angka-angka yang disetujui DPRD, ada arah kebijakan yang menentukan siapa yang dilindungi dan siapa yang dibiarkan menghadapi risiko sosial. APBD senilai Rp1,523 triliun disahkan dalam rapat paripurna, menempatkan […]

  • Muscab HIPMI

    Wakil Bupati Dorong Penguatan Ekonomi Lewat Muscab HIPMI Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Muscab HIPMI Tasikmalaya dorong kolaborasi pengusaha muda dan pemerintah untuk memperkuat ekonomi daerah. albadarpost.com, PELITA – Kabupaten Tasikmalaya menggelar Musyawarah Cabang VI Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Muscab HIPMI) sebagai ajang konsolidasi organisasi dan regenerasi kepengurusan. Acara yang berlangsung di Hotel Horison Tasikmalaya, Kamis, 4 Desember 2025, ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran pengusaha muda […]

  • Kebingungan arah usaha

    Kebingungan Arah Usaha Bayangi Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Survei ungkap kebingungan arah usaha Koperasi Merah Putih akibat lemahnya tata kelola dan kesiapan pengurus. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kebingungan arah usaha masih membayangi perjalanan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program nasional yang digadang-gadang menjadi penggerak ekonomi desa ini menghadapi persoalan mendasar pada level kelembagaan. Sejumlah pengurus koperasi belum mampu menerjemahkan rencana usaha ke dalam aktivitas […]

  • UMKM modal kecil

    7 Ide UMKM Modal Kecil 2026, Cocok Dimulai dari Rumah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – UMKM modal kecil kini menjadi pilihan banyak orang yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus menyewa tempat usaha. Bahkan, usaha rumahan modal kecil semakin diminati karena fleksibel, mudah dijalankan, dan memiliki peluang keuntungan yang menjanjikan. Di tengah perkembangan ekonomi digital, ide UMKM modal kecil dari rumah bisa berkembang cepat jika dikelola […]

  • OSS RBA

    OSS RBA Diperketat, Pelaporan LKPM Jadi Kunci

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Perubahan aturan OSS RBA 2025 memperketat izin usaha dan kewajiban LKPM bagi pelaku usaha. albadarpost.com, FOKUS – Perubahan regulasi OSS RBA dan kewajiban pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) pada 2025 mengubah lanskap perizinan usaha di Indonesia. Pemerintah memperketat mekanisme pengawasan, mulai dari tahap perizinan berbasis risiko hingga kewajiban pelaporan investasi yang lebih disiplin. Kebijakan […]

expand_less