Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Kurban Bukan Sekadar Menyembelih, Ini Aturan ASUH yang Wajib Diketahui

Kurban Bukan Sekadar Menyembelih, Ini Aturan ASUH yang Wajib Diketahui

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 195
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Menjelang Idul Adha, suasana di banyak kampung mulai berubah pelan-pelan. Kandang sementara berdiri di halaman masjid. Tali tambang digantung di pagar. Rumput hijau menumpuk di sudut teras musala. Sementara anak-anak kecil biasanya mulai sibuk menebak-nebak sapi mana yang paling besar.

Pagi hari terasa berbeda.

Suara kambing terdengar lebih sering dari biasanya. Kadang bercampur dengan bunyi ember plastik yang diseret di lantai semen basah selepas Subuh.

Namun di tengah suasana itu, masih banyak masyarakat yang belum memahami konsep Kurban ASUH. Padahal panduan kurban ini sangat penting agar penyembelihan tetap halal, higienis, aman, dan tidak menyiksa hewan.

Kurban ASUH sendiri merupakan prinsip penyembelihan hewan yang memperhatikan aspek Aman, Sehat, Utuh, dan Halal. Selain sesuai syariat Islam, konsep ini juga menjaga kualitas daging serta kesehatan masyarakat.

Dan sebenarnya, Islam sudah mengajarkan hal itu jauh sebelum istilah ASUH dikenal luas.

Islam Mengajarkan Menyembelih dengan Cara yang Baik

Banyak orang mengira kurban hanya soal menyembelih lalu membagikan daging. Padahal Islam sangat memperhatikan prosesnya.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat ihsan dalam segala hal. Jika kalian menyembelih, maka sembelihlah dengan cara yang baik.”
(HR Muslim)

Karena itu, hewan tidak boleh dipukul, ditakut-takuti, atau diperlakukan kasar sebelum disembelih.

Di beberapa lokasi kurban, sapi kadang terlihat gelisah ketika terlalu banyak orang mengerubungi area penyembelihan. Ada juga hewan yang terus menarik tali karena mendengar suara besi jatuh atau teriakan warga yang terlalu ramai.

Kelihatannya sepele.

Tapi kondisi stres pada hewan bisa memengaruhi kualitas daging.

Karena itu konsep kesejahteraan hewan menjadi bagian penting dalam Kurban ASUH.

Hewan Kurban Perlu Diistirahatkan Sebelum Disembelih

Salah satu poin penting dalam panduan Kurban ASUH adalah puasa makan sebelum penyembelihan.

Hewan dianjurkan beristirahat sekitar 12 jam sebelum disembelih. Namun air minum tetap harus tersedia.

Tujuannya bukan menyiksa hewan. Justru agar kondisinya lebih tenang saat proses penyembelihan berlangsung.

Di beberapa kampung, sapi biasanya sudah diikat sejak malam di area yang lebih teduh. Sebagian warga bahkan sengaja menutup bagian samping kandang dengan terpal agar hewan tidak terlalu stres melihat keramaian sekitar.

Sementara itu, anak-anak kecil sering datang sambil membawa rumput sisa dari sawah atau kebun dekat rumah. Ada yang memotret sapi kurban dengan ponsel ayahnya. Ada juga yang diam-diam mundur ketika hewan mulai bergerak mendadak.

Suasananya ramai. Tapi hangat.

Kadang menjelang pagi, aroma rumput basah bercampur tanah lembap mulai terasa kuat di sekitar halaman masjid. Di sudut lain, beberapa panitia tampak mengasah pisau pelan-pelan sambil menyeruput kopi hitam yang mulai dingin.

Mungkin justru di situ letak kurban yang sering luput diperhatikan orang.

Ada gotong royong. Ada empati. Dan ada adab terhadap makhluk hidup.

Pisau Tajam dan Sekali Ayun Sangat Penting

Islam juga menekankan penggunaan pisau yang sangat tajam agar hewan tidak tersiksa.

Rasulullah SAW bersabda:

“Tajamkanlah pisaumu dan tenangkan hewan sembelihanmu.”
(HR Muslim)

Karena itu proses penyembelihan idealnya dilakukan dengan sekali ayun dan memotong saluran utama:

  • trakhea,
  • esofagus,
  • vena jugularis,
  • dan arteri karotis.

Pisau yang tumpul justru membuat proses lebih lama dan menambah rasa sakit pada hewan.

Sayangnya, hal ini masih sering dianggap sepele.

Masih ada panitia yang memakai alat seadanya tanpa benar-benar mengecek ketajamannya terlebih dahulu. Padahal inti kurban bukan sekadar menyembelih hewan.

Ada tanggung jawab moral di dalamnya.

Area Penyembelihan Harus Bersih dan Tidak Membuat Hewan Panik

Selain teknik penyembelihan, kondisi lokasi kurban juga perlu diperhatikan.

Area bongkar muat sebaiknya dipisahkan dari tempat penyembelihan. Hewan yang belum disembelih juga jangan dipaksa melihat proses penyembelihan hewan lain.

Karena hewan bisa mengalami tekanan.

Di beberapa tempat, panitia mulai menggunakan terpal khusus agar darah tidak mengalir sampai jalan warga. Sebagian pemuda juga rutin menyiram lantai supaya area tidak licin dan bau menyengat tidak terlalu kuat menjelang siang.

Meski sederhana, hal-hal kecil seperti itu menunjukkan bahwa masyarakat mulai memahami makna kurban secara lebih utuh.

Bukan hanya ritual tahunan.

Tetapi juga tentang kepedulian, kebersihan, dan cara manusia memperlakukan kehidupan.

Dan entah kenapa, setiap Idul Adha selalu ada momen kecil yang sulit dijelaskan. Ketika takbir masih terdengar dari pengeras suara masjid, sementara seekor sapi berdiri tenang beberapa meter di depannya. Ada rasa haru yang datang sebentar. Lalu hilang lagi.

Kurban Bukan Hanya Tentang Daging

Pada akhirnya, kurban bukan sekadar soal berapa banyak sapi atau kambing yang disembelih.

Lebih dari itu, kurban mengajarkan manusia tentang empati, tanggung jawab, dan keikhlasan.

Islam tidak mengajarkan ibadah dengan cara kasar. Bahkan kepada hewan pun, manusia tetap diperintahkan berlaku baik.

Karena itu, semakin tinggi ketakwaan seseorang, seharusnya semakin lembut pula cara ia memperlakukan makhluk hidup.

Sebab dalam kurban, yang diuji sebenarnya bukan hanya ketajaman pisau manusia. Tetapi juga kelembutan hati manusianya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesantren Tasikmalaya

    Diky Chandra Perkuat Sinergi dengan Pesantren

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com | BERITA DAERAH — Di tengah tantangan pembangunan sumber daya manusia yang semakin kompleks, Pesantren Tasikmalaya dinilai memiliki posisi yang tidak tergantikan. Lembaga pendidikan Islam ini tidak hanya mencetak generasi berilmu, tetapi juga membentuk karakter, memperkuat nilai keagamaan, serta menjadi pusat pembinaan masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan pondok pesantren menjadi salah satu […]

  • Polisi Pangandaran membantu wisatawan memperbaiki kunci motor rusak saat Operasi Ketupat Lodaya 2026 di kawasan Pantai Pangandaran.

    Motor Wisatawan Terkunci di Pantai Pangandaran, Aksi Cepat Polisi Ini Bikin Haru

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Aksi polisi bantu wisatawan Pangandaran kembali menjadi perhatian publik. Kejadian ini memperlihatkan bagaimana aparat kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pertolongan langsung kepada masyarakat. Dalam momen Operasi Ketupat Lodaya 2026, seorang anggota polisi terlihat membantu wisatawan yang mengalami masalah pada sepeda motor di kawasan wisata Pantai Pangandaran, Rabu (25/3/2026). Peristiwa […]

  • NasDem demo Tempo

    NasDem Geruduk Tempo: Batas Kebebasan Pers Dipertanyakan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Aksi NasDem demo Tempo ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ada emosi, ada kekecewaan—dan mungkin juga ada luka yang belum reda. Di di depan Kantor Redaksi Tempo, di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/4/2026) ini, sebagian kader menyampaikan bahwa pemberitaan terbaru Tempo sudah melewati batas. Awalnya dari Sampul, Berujung Gelombang […]

  • tempe crispy fine dining

    Tempe Goreng Naik Level: Dari Makanan Biasa Jadi Fine Dining Viral

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 214
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tempe crispy fine dining kini menjadi tren kuliner yang menarik perhatian pecinta makanan modern. Hidangan tempe goreng premium ini menghadirkan tekstur renyah yang konsisten dengan sentuhan teknik memasak ala restoran mewah. Bahkan, tempe goreng modern ini tampil elegan dengan saus pendamping unik yang memperkaya rasa. Perubahan ini bukan sekadar gaya. Sebaliknya, inovasi […]

  • Kontingen Ciamis

    314 Atlet Berangkat! Ciamis Pasang Target di POPWILDA dan PORSENITAS 2026

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kontingen Ciamis resmi memulai perjuangan menuju dua ajang olahraga bergengsi tingkat regional. Sebanyak 314 atlet, pelatih, official, dan tim pendukung siap membawa nama daerah dalam Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (POPWILDA) Jawa Barat 2026 serta Pekan Olahraga dan Seni Antar Daerah Perbatasan (PORSENITAS) XIII Se-Kunci Bersama 2026. Pelepasan kontingen berlangsung di […]

  • Kebakaran Sodonghilir

    Kebakaran Sodonghilir, Tujuh Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dalam hitungan waktu, tujuh keluarga di Kampung Satron, Desa Parumasan, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, kehilangan tempat yang selama ini mereka sebut rumah. Kebakaran Sodonghilir yang terjadi pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB tidak merenggut korban jiwa, tetapi meninggalkan 25 warga dari tujuh kepala keluarga dalam kondisi terdampak. Berdasarkan laporan lapangan, […]

expand_less