Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Latihan Damkar TNI Tasikmalaya: Prajurit Kodim 0612 Belajar Lawan Api

Latihan Damkar TNI Tasikmalaya: Prajurit Kodim 0612 Belajar Lawan Api

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 81
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Latihan Damkar TNI Tasikmalaya menjadi sorotan setelah puluhan prajurit Kodim 0612 terjun langsung mengikuti simulasi penanggulangan kebakaran bersama tim Damkar Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan rutin, melainkan bagian dari peningkatan kesiapsiagaan prajurit teritorial dalam menghadapi ancaman nyata di tengah masyarakat.

Dalam latihan ini, simulasi kebakaran, teknik pemadaman api, dan kerja tim menjadi fokus utama. Dengan demikian, kemampuan prajurit tidak hanya terasah di bidang militer, tetapi juga dalam penanganan bencana.

Dari Teori ke Praktik: Prajurit Langsung Hadapi Simulasi

Sejak awal kegiatan, suasana langsung terasa intens. Instruktur Damkar memperkenalkan berbagai peralatan pemadam kebakaran, mulai dari selang, nozel, hingga kendaraan operasional.

Namun pelatihan tidak berhenti pada teori. Prajurit langsung mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Helm, baju tahan panas, dan sepatu khusus menjadi perlengkapan wajib sebelum memasuki sesi praktik.

Setelah itu, simulasi dimulai.

Sirene berbunyi.
Tekanan meningkat.
Setiap detik terasa penting.

Prajurit dituntut bergerak cepat, menggulung selang, mengatur aliran air, hingga melakukan koordinasi di tengah situasi yang dibuat menyerupai kondisi darurat.

Kerja Tim Jadi Kunci Utama

Dalam latihan ini, setiap anggota memiliki peran berbeda. Namun semuanya terhubung dalam satu sistem kerja yang solid.

Komandan regu mengambil keputusan cepat. Operator memastikan mesin dan tekanan air tetap stabil. Sementara itu, anggota lain menjaga jalur selang agar tetap aman dan terkendali.

Koordinasi menjadi faktor penentu.

Instruktur Damkar menegaskan bahwa pemadaman kebakaran tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Dibutuhkan strategi, komunikasi, dan ketenangan dalam mengambil keputusan.

Karena itu, latihan ini tidak hanya menguji fisik, tetapi juga mental.

Dandim Tekankan Respons Cepat di Lapangan

Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M Imvan Ibrahim, turun langsung memantau jalannya latihan. Ia menegaskan bahwa kemampuan ini sangat penting bagi prajurit teritorial.

Menurutnya, ancaman kebakaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh sebab itu, prajurit yang berada di tengah masyarakat harus siap menjadi garda terdepan.

“Beberapa detik bisa jadi penentu antara selamat atau bencana,” ujarnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa kecepatan respons menjadi faktor krusial dalam situasi darurat.

Simulasi Dibuat Mendekati Kondisi Nyata

Latihan dirancang menyerupai kejadian sebenarnya. Mulai dari menerima laporan, mobilisasi tim, penggunaan APD, hingga proses pemadaman dilakukan secara berurutan.

Selain itu, komunikasi di lapangan juga menjadi bagian penting. Prajurit dilatih untuk tetap fokus meskipun berada dalam tekanan.

Dengan pendekatan ini, setiap peserta diharapkan mampu memahami alur penanganan kebakaran secara utuh.

Peran TNI Teritorial Semakin Luas

Kegiatan ini menunjukkan bahwa peran TNI tidak terbatas pada aspek pertahanan. Di lapangan, prajurit juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membantu masyarakat menghadapi bencana.

Latihan damkar menjadi salah satu bentuk kesiapan tersebut.

Dengan kemampuan tambahan ini, prajurit diharapkan dapat merespons situasi darurat secara cepat dan tepat.

Realita Baru: Prajurit Siap Hadapi Lebih dari Sekadar Konflik

Perubahan ini menegaskan satu hal penting.

Prajurit masa kini tidak hanya dituntut siap menghadapi ancaman keamanan, tetapi juga bencana non-militer seperti kebakaran.

Kemampuan adaptasi menjadi kunci.

Karena di lapangan, situasi tidak selalu bisa diprediksi.

Latihan Damkar TNI Tasikmalaya membuktikan satu hal: di balik seragam loreng, ada kesiapan menghadapi api, menyelamatkan nyawa, dan bertindak saat detik paling genting. (Reg)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ketahanan pangan Subang

    Ketahanan Pangan Subang Tetap Kuat di Tengah Alih Fungsi Lahan

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Subang tetap tangguh menjaga ketahanan pangan nasional meski lahan pertanian berkurang akibat industrialisasi. Subang Hadapi Alih Fungsi Lahan dengan Strategi Pertanian Intensif albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang, Jawa Barat, terus memperkuat ketahanan pangan Subang di tengah derasnya arus pembangunan industri. Meskipun sebagian besar lahan pertanian beralih fungsi menjadi kawasan industri dan infrastruktur, Subang […]

  • gempa megathrust Jawa Sumatra

    Megathrust Mengintai Jawa–Sumatra

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    BMKG mengingatkan ancaman gempa megathrust di Jawa dan Sumatra. Potensi besar dan dampaknya perlu diwaspadai. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan potensi gempa megathrust di wilayah Indonesia, khususnya di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa dan Pulau Sumatra. Zona tersebut dinilai menyimpan akumulasi energi tektonik besar yang sewaktu-waktu dapat dilepaskan […]

  • pengawasan APBN

    Persekongkolan Tender dan Rapuhnya Pengawasan APBN

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Putusan MA soal persekongkolan tender menyingkap lemahnya pengawasan APBN dan risiko belanja publik yang dikondisikan. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang menguatkan temuan persekongkolan tender pada proyek APBN di Sumatera Utara bukan sekadar soal pelanggaran hukum persaingan usaha. Ia membuka kembali satu persoalan mendasar yang terus berulang: lemahnya pengawasan negara atas belanja publik. Ketika […]

  • Botol jamu modern berisi kunyit asam dan jahe lemon dalam kemasan estetik dengan latar minimalis kekinian.

    Jamu Modern: Herbal Tradisional yang Bertransformasi

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Jamu modern kini hadir sebagai wajah baru dari minuman herbal tradisional. Jika dulu jamu identik dengan rasa pahit dan botol sederhana, sekarang jamu modern—atau minuman herbal kekinian—tampil estetik, segar, dan digemari generasi muda. Transformasi ini bukan sekadar perubahan kemasan; ia mencerminkan pergeseran gaya hidup sehat yang semakin populer. Saat tren wellness global […]

  • Ribuan atlet Taekwondo bertanding di Tasik Open 9 di GOR Sukapura Kota Tasikmalaya dengan tribun penuh penonton

    Tasik Open 9 Taekwondo Pecahkan Rekor Peserta, Fasilitas Jadi Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tasik Open 9 Taekwondo kembali menjadi sorotan nasional setelah Kejuaraan Taekwondo Nasional Tasik Open 9 Taekwondo atau ajang Kyorugi dan Poomsae resmi digelar di GOR Sukapura, Kota Tasikmalaya. Event besar ini langsung menarik perhatian publik karena melibatkan ribuan atlet dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus menguji kesiapan infrastruktur olahraga di daerah […]

  • pelayanan publik desa

    Fenomena Kades Mundur, Pemerintahan Desa Kuningan Hadapi Ujian

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Fenomena pengunduran diri sejumlah kepala desa di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, memunculkan tantangan serius bagi keberlangsungan pemerintahan desa. Hingga awal 2026, tercatat puluhan desa tidak memiliki kepala desa definitif setelah para pejabatnya memilih mundur sebelum masa jabatan berakhir. Kondisi ini langsung berdampak pada stabilitas administrasi dan pelayanan publik desa. Dinas Pemberdayaan […]

expand_less