Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Operasi SAR Berakhir Duka, Pemancing Tenggelam Ditemukan di Sungai Indramayu

Operasi SAR Berakhir Duka, Pemancing Tenggelam Ditemukan di Sungai Indramayu

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus pemancing tenggelam Indramayu kembali memicu perhatian publik. Insiden pemancing tenggelam di Indramayu ini berujung duka setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan, Senin (4/5/2026).

Korban diketahui bernama Agus Gunawan (24), warga yang dilaporkan hilang saat memancing di aliran sungai kawasan Sungai Blok Bong, tepatnya di Desa Cemara, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu.

Peristiwa tragis itu bermula pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 13.20 WIB, saat korban tengah memancing bersama dua rekannya.

Kronologi: Joran Jatuh, Nyawa Melayang

Menurut keterangan saksi, saat itu Agus bersama dua rekannya menggunakan dua perahu untuk memancing di sungai.

Namun di tengah aktivitas, joran milik korban terjatuh ke air. Tanpa berpikir panjang, Agus langsung menceburkan diri dari perahu untuk mengambilnya.

Situasi berubah dramatis dalam hitungan detik.

Korban diduga tidak memiliki kemampuan berenang yang memadai, sehingga langsung tenggelam dan terseret arus sungai.

Dua rekannya sempat berusaha memberikan pertolongan. Mereka mencoba mencari dan menjangkau korban di lokasi kejadian. Namun derasnya arus dan keterbatasan kemampuan membuat upaya penyelamatan gagal.

Korban pun hilang dari permukaan.

Saksi kemudian bergegas meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian awal.

Tim SAR Turun, Harapan Muncul di Hari Kedua

Informasi kejadian diterima oleh Basarnas melalui Kantor SAR Bandung pada Minggu (3/5/2026).

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, membenarkan laporan tersebut. Ia menyatakan bahwa tim langsung dikerahkan begitu informasi masuk dari Pos SAR Cirebon.

Tim SAR gabungan kemudian bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Mereka bergabung dengan unsur lain serta masyarakat setempat untuk melakukan pencarian intensif.

Operasi pencarian berlangsung dalam kondisi yang tidak mudah. Arus sungai yang cukup deras serta visibilitas air menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.

Meski demikian, upaya pencarian terus dilakukan tanpa henti.

Ditemukan di Sekitar Lokasi Kejadian

Titik terang akhirnya muncul pada hari kedua pencarian.

Pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 07.20 WIB, tim menerima informasi dari warga terkait penemuan korban di sekitar lokasi kejadian.

Korban ditemukan pada koordinat 6°18’57.45″S 108°10’51.65″E.

Tim SAR segera bergerak ke titik tersebut untuk melakukan proses evakuasi.

Selang beberapa menit, tepatnya pukul 07.37 WIB, jenazah Agus berhasil diangkat dari aliran sungai.

Tim kemudian mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi diusulkan untuk ditutup.

Operasi SAR Resmi Ditutup

Sekitar pukul 08.00 WIB, Tim SAR gabungan menggelar debriefing di lokasi kejadian.

Seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian sepakat menghentikan operasi setelah korban ditemukan.

Dalam insiden ini, total korban tercatat satu orang dengan status meninggal dunia.

Tim SAR kemudian kembali ke satuan masing-masing setelah memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur.

Imbauan Keselamatan Jadi Sorotan

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan saat beraktivitas di perairan.

Basarnas mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan aspek keamanan, terutama saat berada di sungai, laut, maupun perairan lainnya.

Kemampuan berenang, penggunaan alat keselamatan, serta kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan menjadi faktor krusial untuk mencegah kejadian serupa.

Aktivitas yang terlihat sederhana seperti memancing tetap memiliki risiko tinggi jika tidak disertai kesiapan dan kehati-hatian.

Satu joran yang terjatuh mungkin terlihat sepele. Namun di sungai yang tak bisa diprediksi, satu keputusan spontan bisa mengubah segalanya—dari hobi menjadi tragedi yang tak kembali. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan pelajar SMA sederajat mengikuti seleksi Rekrutmen Paskibraka 2026 Kota Tasikmalaya di Kantor Kesbangpol.

    Rekrutmen Paskibraka 2026 Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Rekrutmen Paskibraka 2026 Kota Tasikmalaya resmi dimulai. Program seleksi Calon Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) ini terbuka bagi pelajar kelas X SMA/MA/SMK sederajat yang berusia 16–18 tahun pada 17 Agustus 2026. Seleksi Paskibraka 2026 ini dilaksanakan secara daring melalui Aplikasi Transparansi Paskibraka BPIP di laman resmi https://paskibraka.bpip.go.id. Sejak pagi, Rabu, 25 Februari 2026, […]

  • SOP barang hilang

    KAI Evaluasi SOP Barang Hilang Usai Kasus Tumbler Penumpang

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    KAI menelusuri dugaan pelanggaran SOP barang hilang setelah kasus tumbler penumpang viral di media sosial. albadarpost.com, LENSA – Seorang penumpang KRL kehilangan tumbler yang tertinggal di Commuter Line rute Tanah Abang–Rangkasbitung, dan kejadian ini berbuntut evaluasi prosedur operasional standar (SOP barang hilang) oleh PT KAI. Peristiwa tersebut memicu diskusi publik mengenai akuntabilitas layanan transportasi massal […]

  • aturan pinjol

    Perspektif: Penagihan Pinjol dan Keamanan Warga

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Aturan pinjol 2025 menata penagihan utang. Sejauh mana negara benar-benar melindungi warga dari intimidasi? albadarpost.com, PERSPEKTIF – Penagihan utang oleh pinjaman online (pinjol) bukan sekadar urusan kredit macet. Ia menyentuh wilayah paling sensitif dalam kehidupan warga: rasa aman, martabat, dan relasi kuasa antara negara, industri keuangan, serta masyarakat. Ketika Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperketat aturan […]

  • Santriwati Hilang Garut

    Berangkat ke Pesantren, Dua Santriwati asal Garut Tak Kunjung Tiba

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kabar mengenai dua santriwati hilang asal Garut menjadi perhatian warga media sosial sejak Sabtu (23/5/2026). Informasi tentang santriwati hilang Garut tersebut menyebar luas melalui Facebook dan grup percakapan warga setelah keluarga membuat laporan resmi ke Polsek Bayongbong. Redaksi albadarpost.com telah melakukan klarifikasi langsung kepada pihak keluarga terkait kebenaran informasi tersebut. Selain […]

  • Jadwal Haji 2026

    Jadwal Haji 2026 Resmi, Wukuf Arafah Jadi Puncak Ibadah

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jadwal Haji 2026 resmi menjadi perhatian jutaan calon jemaah di Indonesia. Pemerintah telah merilis rangkaian lengkap perjalanan ibadah haji 1447 H/2026 M, mulai dari keberangkatan di Tanah Air, puncak ibadah di Arafah, hingga kepulangan kembali ke Indonesia. Jadwal Haji 2026 atau rangkaian ibadah haji 1447 H ini bukan sekadar agenda tahunan. […]

  • Ilustrasi suasana Idul Adha di masjid kampung dengan jamaah dan panitia kurban menjelang penyembelihan hewan.

    Bukan Hanya Kurban, Ini 9 Fakta Idul Adha yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Suara takbir biasanya mulai menggema sejak malam Idul Adha. Di beberapa kampung, bunyi beduk masih terdengar pelan bercampur dengan suara pisau panitia yang mulai diasah di halaman masjid. Sebagian warga sibuk menyiapkan plastik kresek merah untuk membungkus daging kurban. Sementara anak-anak kecil mulai berlarian membawa bambu penyangga tempat penyembelihan. Namun di balik […]

expand_less