Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Operasi SAR Berakhir Duka, Pemancing Tenggelam Ditemukan di Sungai Indramayu

Operasi SAR Berakhir Duka, Pemancing Tenggelam Ditemukan di Sungai Indramayu

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 149
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus pemancing tenggelam Indramayu kembali memicu perhatian publik. Insiden pemancing tenggelam di Indramayu ini berujung duka setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan, Senin (4/5/2026).

Korban diketahui bernama Agus Gunawan (24), warga yang dilaporkan hilang saat memancing di aliran sungai kawasan Sungai Blok Bong, tepatnya di Desa Cemara, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu.

Peristiwa tragis itu bermula pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 13.20 WIB, saat korban tengah memancing bersama dua rekannya.

Kronologi: Joran Jatuh, Nyawa Melayang

Menurut keterangan saksi, saat itu Agus bersama dua rekannya menggunakan dua perahu untuk memancing di sungai.

Namun di tengah aktivitas, joran milik korban terjatuh ke air. Tanpa berpikir panjang, Agus langsung menceburkan diri dari perahu untuk mengambilnya.

Situasi berubah dramatis dalam hitungan detik.

Korban diduga tidak memiliki kemampuan berenang yang memadai, sehingga langsung tenggelam dan terseret arus sungai.

Dua rekannya sempat berusaha memberikan pertolongan. Mereka mencoba mencari dan menjangkau korban di lokasi kejadian. Namun derasnya arus dan keterbatasan kemampuan membuat upaya penyelamatan gagal.

Korban pun hilang dari permukaan.

Saksi kemudian bergegas meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian awal.

Tim SAR Turun, Harapan Muncul di Hari Kedua

Informasi kejadian diterima oleh Basarnas melalui Kantor SAR Bandung pada Minggu (3/5/2026).

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, membenarkan laporan tersebut. Ia menyatakan bahwa tim langsung dikerahkan begitu informasi masuk dari Pos SAR Cirebon.

Tim SAR gabungan kemudian bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Mereka bergabung dengan unsur lain serta masyarakat setempat untuk melakukan pencarian intensif.

Operasi pencarian berlangsung dalam kondisi yang tidak mudah. Arus sungai yang cukup deras serta visibilitas air menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.

Meski demikian, upaya pencarian terus dilakukan tanpa henti.

Ditemukan di Sekitar Lokasi Kejadian

Titik terang akhirnya muncul pada hari kedua pencarian.

Pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 07.20 WIB, tim menerima informasi dari warga terkait penemuan korban di sekitar lokasi kejadian.

Korban ditemukan pada koordinat 6°18’57.45″S 108°10’51.65″E.

Tim SAR segera bergerak ke titik tersebut untuk melakukan proses evakuasi.

Selang beberapa menit, tepatnya pukul 07.37 WIB, jenazah Agus berhasil diangkat dari aliran sungai.

Tim kemudian mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi diusulkan untuk ditutup.

Operasi SAR Resmi Ditutup

Sekitar pukul 08.00 WIB, Tim SAR gabungan menggelar debriefing di lokasi kejadian.

Seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian sepakat menghentikan operasi setelah korban ditemukan.

Dalam insiden ini, total korban tercatat satu orang dengan status meninggal dunia.

Tim SAR kemudian kembali ke satuan masing-masing setelah memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur.

Imbauan Keselamatan Jadi Sorotan

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan saat beraktivitas di perairan.

Basarnas mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan aspek keamanan, terutama saat berada di sungai, laut, maupun perairan lainnya.

Kemampuan berenang, penggunaan alat keselamatan, serta kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan menjadi faktor krusial untuk mencegah kejadian serupa.

Aktivitas yang terlihat sederhana seperti memancing tetap memiliki risiko tinggi jika tidak disertai kesiapan dan kehati-hatian.

Satu joran yang terjatuh mungkin terlihat sepele. Namun di sungai yang tak bisa diprediksi, satu keputusan spontan bisa mengubah segalanya—dari hobi menjadi tragedi yang tak kembali. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi bumbu dasar putih, merah, dan kuning dalam wadah kaca untuk stok 10 masakan di kulkas.

    Satu Bumbu Dasar untuk 10 Masakan, Wajib Stok!

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 205
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bumbu dasar menjadi kunci rahasia banyak masakan rumahan. Dengan satu bumbu dasar yang tepat, Anda bisa mengolah aneka menu tanpa harus mengulek ulang setiap hari. Bahkan, racikan bumbu inti ini dapat diolah menjadi bumbu putih, merah, dan kuning yang tahan simpan di kulkas. Karena itu, banyak orang kini memilih menyiapkan stok bumbu […]

  • pelayanan publik

    Bupati Tasikmalaya Lantik 215 Pejabat Baru

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Pelantikan 215 pejabat Tasikmalaya menegaskan komitmen integritas dan penguatan pelayanan publik. albadarpost.com, LENSA – Pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali menyoroti kebutuhan mendesak akan penguatan pelayanan publik. Dalam acara yang digelar di Aula Pendopo Baru, Selasa, 9 Desember 2025, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar kepercayaan struktural, melainkan amanah […]

  • resep nasi tutug oncom

    Menu Kampung Rasa Sultan: Nasi Tutug Oncom Tasik Viral Lagi

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep nasi tutug oncom khas Tasikmalaya semakin populer karena rasanya yang gurih dan autentik. Menu tradisional Sunda ini dikenal sebagai olahan nasi campur oncom, yang sederhana namun kaya cita rasa. Selain itu, banyak orang menyebutnya sebagai hidangan rumahan yang justru membuat ketagihan sejak suapan pertama. Kenapa Nasi Tutug Oncom Selalu Bikin Rindu? […]

  • Pantai Pasir Putih Pangandaran

    Status Pantai Pasir Putih Pangandaran Diusulkan Jadi Kawasan Wisata Alam

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Usulan perubahan status Pantai Pasir Putih Pangandaran dari cagar alam jadi kawasan wisata alam berkelanjutan. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah daerah bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pangandaran tengah mengkaji perubahan status Pantai Pasir Putih Pangandaran dari kawasan cagar alam menjadi kawasan wisata alam. Langkah ini diambil sebagai upaya menyesuaikan antara aturan konservasi dan realitas […]

  • pencurian ART

    Pencurian ART Rugikan Lansia Singapura Rp 1,3 Miliar

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kasus pencurian ART di Singapura yang merugikan seorang lansia hingga Rp 1,3 miliar membuka persoalan yang lebih luas dari sekadar kejahatan individual. Peristiwa ini menyoroti lemahnya sistem perlindungan lansia dalam relasi kerja domestik, sekaligus menunjukkan bagaimana kebijakan pengawasan, literasi keuangan, dan penanganan adiksi belum sepenuhnya menjangkau ruang privat rumah tangga. Fakta […]

  • simbol aspirasi

    Jalan Berlubang Jadi Kolam, Warga Tebar Lele sebagai Simbol Aspirasi

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Aksi tak biasa dilakukan warga Lampung Selatan. Puluhan warga Dusun Banjarjo, Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, memprotes kondisi jalan rusak dengan cara menebar ribuan ikan lele ke aspal berlubang. Aksi ini menjadi simbol aspirasi warga atas lambatnya perhatian pemerintah terhadap perbaikan infrastruktur jalan daerah. Jalan yang diprotes warga dipenuhi lubang besar […]

expand_less