Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bukan Sekadar Hukuman, Lapas Tasikmalaya Siapkan Jalan Usaha

Bukan Sekadar Hukuman, Lapas Tasikmalaya Siapkan Jalan Usaha

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 126
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program kemandirian lapas di Tasikmalaya menghadirkan pemandangan yang tidak biasa. Program yang juga dikenal sebagai pembinaan warga binaan dan pelatihan usaha narapidana ini tidak hanya berbicara tentang teori perubahan, tetapi langsung memberi alat untuk memulai hidup baru.

Di Aula Lapas Klas IIB Tasikmalaya, Senin (27/4/2026), suasana tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 berlangsung tenang. Namun, perhatian justru tertuju pada sebuah gerobak sederhana—gerobak tahu bulat—yang didorong perlahan ke tengah ruangan.

Bagi sebagian orang, itu hanya alat jualan. Bagi warga binaan, itu bisa berarti masa depan.

Dari Simbol ke Strategi Pembinaan

Pelaksana Harian Kepala Lapas, Yadi Suryaman, menegaskan bahwa pemberian gerobak bukan sekadar simbol.

Ia menjelaskan bahwa program ini dirancang agar warga binaan memiliki bekal nyata saat kembali ke masyarakat.

“Kami ingin mereka siap. Setelah bebas, mereka bisa langsung bekerja dan tidak kembali ke kesalahan yang sama,” ujarnya.

Pendekatan ini memperlihatkan perubahan cara pandang terhadap pemasyarakatan. Lapas tidak lagi hanya menjadi tempat menjalani hukuman, tetapi juga ruang untuk membangun ulang kehidupan.

Dukungan Pemerintah: Kecil, Tapi Bermakna

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyerahkan santunan kepada sepuluh warga binaan.

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pemasyarakatan adalah proses pembinaan, bukan pembalasan.

“Hari ini bukan sekadar seremoni. Ini momentum untuk memastikan mereka bisa kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” katanya.

Ia juga mengapresiasi langkah lapas yang memberikan pelatihan keterampilan. Menurutnya, bantuan seperti gerobak tahu bulat menjadi tanda bahwa negara tidak lepas tangan.

program kemandirian lapas

Wakil Walikota Tasikmalaya berfoto bersama PLh Kalapas bersama keluarga warga binaan kelas IIB Tasikmalaya, Senin(27/4/2026).

Harapan yang Tidak Lagi Abstrak

Di sudut ruangan, seorang warga binaan memegang gerobak yang baru saja diterimanya. Suaranya pelan, tetapi jelas.

“Ini jadi modal saya nanti. Saya ingin berubah,” katanya.

Kalimat itu sederhana, tetapi terasa jujur. Tidak ada istilah besar, tidak ada janji muluk. Hanya keinginan untuk memulai ulang.

Di titik ini, program kemandirian lapas tidak lagi terlihat sebagai program pemerintah semata. Ia berubah menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan.

Lebih dari Sekadar Bantuan Fisik

Gerobak tahu bulat yang diberikan mungkin tampak sederhana. Namun, di balik itu ada konsep pembinaan yang lebih luas.

Warga binaan tidak hanya diberi alat, tetapi juga diarahkan untuk memiliki keterampilan dan kepercayaan diri. Kombinasi ini menjadi kunci agar mereka mampu bertahan setelah bebas.

Diky menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada lapas.

“Kita semua punya peran. Masyarakat harus bisa menerima mereka kembali,” ujarnya.

Pemasyarakatan dengan Wajah Baru

Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 di Tasikmalaya menunjukkan perubahan pendekatan yang lebih humanis. Pembinaan tidak lagi berhenti di dalam tembok lapas.

Sebaliknya, proses itu diperluas hingga ke tahap reintegrasi sosial. Warga binaan dipersiapkan untuk kembali, bukan sekadar dilepas.

Dengan cara ini, risiko mereka kembali ke lingkungan lama yang bermasalah dapat ditekan.

Dari Gerobak Kecil ke Harapan Besar

Pemberian gerobak tahu bulat mungkin terlihat sederhana. Namun, langkah kecil ini membawa pesan besar tentang perubahan.

Melalui program kemandirian lapas, warga binaan diberi kesempatan untuk menulis ulang hidup mereka. Tidak semua orang mendapat kesempatan kedua, tetapi di Tasikmalaya, peluang itu mulai dibuka.

Dari dalam aula lapas, harapan itu terlihat nyata. Tidak mewah, tidak besar, tetapi cukup untuk memulai. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bakti Kesehatan Polres Tasikmalaya

    Polres Tasikmalaya Hadirkan Khitanan dan Pengobatan Gratis

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Bakti Kesehatan Polres Tasikmalaya menjadi salah satu wajah lain peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Tasikmalaya. Selain menghadirkan donor darah dan pengobatan gratis, kegiatan sosial yang berlangsung di Ruang Dokkes Mapolres Tasikmalaya, Rabu (17/6/2026), itu juga menyisakan kisah-kisah kecil yang menghangatkan hati. Mulai dari senyum para lansia yang mendapatkan layanan kesehatan hingga […]

  • Jamaah muslim khusyuk membaca doa iftitah saat salat sebagai bentuk pengagungan dan pendekatan diri kepada Allah SWT.

    Doa Iftitah: Cara Mendekat kepada Allah Sebelum Meminta

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 226
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Ada satu kalimat yang hampir setiap hari keluar dari bibir jutaan muslim saat salat. Kalimat itu bukan permintaan rezeki. Bukan pula doa agar urusan hidup dipermudah. Justru sebaliknya. Kalimat itu adalah pernyataan arah hati. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ “Aku menghadapkan wajahku kepada Dzat yang […]

  • Truk Masuk Jurang Ciamis

    Truk Jagung Masuk Jurang di Kawali Ciamis

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Truk masuk jurang Ciamis terjadi di ruas Jalan Panawangan-Kawali, tepatnya di Desa Purwasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (8/7/2026). Insiden kecelakaan truk Ciamis yang melibatkan truk bermuatan jagung itu sempat mengundang perhatian warga karena kendaraan terjun ke jurang di sisi jalan. Beruntung, sopir berhasil selamat dalam kecelakaan tersebut. Meski […]

  • delik aduan

    Penghinaan Lembaga Negara Kini Delik Aduan, Ini Dampaknya

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    KUHP baru menetapkan penghinaan lembaga negara sebagai delik aduan, membatasi pelaporan dan mencegah penyalahgunaan hukum. KUHP Baru Batasi Pelaporan Kasus Penghinaan albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru mulai 2026 membawa perubahan penting dalam penanganan perkara penghinaan terhadap lembaga negara. Salah satu ketentuan krusial adalah pembatasan hak pelaporan pidana yang kini […]

  • child grooming

    Waspada Child Grooming di Ruang Digital

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Praktik child grooming di ruang digital menjadi ancaman nyata bagi keamanan anak dan remaja. Modusnya halus, sering tak terlihat, namun berdampak serius terhadap keselamatan dan kesehatan mental anak. Pemerintah dan masyarakat kini didorong untuk memperkuat pencegahan melalui edukasi, pendampingan, dan lingkungan digital yang lebih aman. Child grooming bukan peristiwa tunggal, melainkan proses. […]

  • biaya admin toko online

    Regulasi Biaya Admin Toko Online untuk UMKM

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah tengah menyiapkan regulasi khusus terkait biaya admin toko online yang selama ini dinilai membebani pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat proteksi ekonomi digital dan menciptakan ekosistem e-commerce yang lebih adil bagi pelaku usaha kecil. Langkah tersebut muncul setelah pemerintah menerima banyak masukan dari UMKM […]

expand_less