Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » 7 Rahasia Gorengan Renyah Tahan Lama, Nomor 3 Jarang Diketahui

7 Rahasia Gorengan Renyah Tahan Lama, Nomor 3 Jarang Diketahui

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 176
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang heran mengapa gorengan yang dibuat di rumah sering cepat lembek.

Padahal, gorengan yang dijual pedagang di pinggir jalan justru bisa tetap renyah berjam-jam.

Rahasia gorengan renyah tahan lama ternyata bukan sekadar resep. Pedagang biasanya memakai beberapa trik sederhana yang jarang diketahui banyak orang.

Jika Anda mengetahui cara ini, gorengan buatan rumah bisa terasa sama renyahnya.

Mengapa Gorengan Buatan Rumah Cepat Lembek?

Sebelum mengetahui rahasianya, penting memahami penyebab gorengan cepat melempem.

Biasanya masalah muncul karena adonan terlalu lembek atau minyak belum cukup panas.

Selain itu, banyak orang langsung menumpuk gorengan panas di satu wadah. Uap panas yang terperangkap akhirnya membuat tekstur gorengan berubah menjadi lembek.

Karena itu, cara membuat gorengan renyah sebenarnya sangat bergantung pada teknik kecil yang sering diabaikan.

7 Rahasia Gorengan Renyah Tahan Lama

Berikut beberapa trik yang sering dipakai pedagang gorengan agar dagangannya tetap garing.

1. Campur Tepung Beras dalam Adonan

Pedagang gorengan hampir selalu menambahkan tepung beras.

Tepung ini membuat tekstur gorengan lebih kering dan renyah dibandingkan hanya menggunakan tepung terigu.

Biasanya perbandingan yang digunakan adalah 3 bagian tepung terigu dan 1 bagian tepung beras.

2. Tambahkan Sedikit Tepung Maizena

Selain tepung beras, banyak pedagang juga menambahkan sedikit tepung maizena.

Maizena membantu menciptakan lapisan luar yang lebih garing dan ringan.

Dengan cara ini, gorengan renyah bisa bertahan lebih lama.

3. Gunakan Air Es untuk Adonan

Trik ini jarang diketahui oleh banyak orang.

Pedagang sering memakai air es ketika mencampur adonan. Air dingin membantu menciptakan tekstur gorengan yang lebih renyah saat digoreng.

Selain itu, adonan juga tidak mudah menyerap minyak.

4. Pastikan Minyak Benar-Benar Panas

Suhu minyak sangat menentukan hasil gorengan.

Jika minyak belum panas, adonan akan menyerap minyak dan membuat gorengan cepat lembek.

Karena itu, pedagang biasanya menunggu minyak benar-benar panas sebelum mulai menggoreng.

5. Jangan Terlalu Banyak Mengisi Wajan

Kesalahan yang sering terjadi adalah memasukkan terlalu banyak gorengan ke dalam minyak.

Akibatnya, suhu minyak turun dan gorengan tidak bisa matang dengan sempurna.

Pedagang biasanya menggoreng dalam jumlah sedikit agar hasilnya tetap garing.

6. Gunakan Api Sedang yang Stabil

Api terlalu besar membuat gorengan cepat gosong di luar tetapi belum matang di dalam.

Sebaliknya, api kecil membuat gorengan menyerap minyak.

Karena itu, api sedang menjadi pilihan terbaik agar gorengan renyah tahan lama.

7. Tiriskan Gorengan dengan Benar

Setelah diangkat dari minyak, gorengan harus langsung ditiriskan.

Pedagang biasanya menggunakan saringan atau rak kawat agar minyak cepat turun.

Cara ini juga mencegah uap panas membuat gorengan menjadi lembek.

Trik Sederhana yang Sering Diabaikan

Selain teknik di atas, ada satu kebiasaan kecil yang sering dilupakan banyak orang.

Jangan menutup wadah gorengan yang masih panas.

Jika wadah tertutup, uap panas akan terperangkap dan membuat gorengan kehilangan kerenyahannya.

Karena itu, pedagang biasanya menyimpan gorengan di tempat terbuka agar tetap kering.

Rahasia Gorengan Enak Ternyata Bukan Hanya Resep

Banyak orang berpikir bahwa resep adalah kunci utama gorengan yang enak.

Padahal, teknik menggoreng dan cara meniriskan jauh lebih menentukan hasil akhir.

Dengan memahami cara membuat gorengan renyah tahan lama, Anda bisa menghasilkan gorengan yang garing seperti buatan pedagang.

Selain lebih enak dimakan, tekstur renyah juga membuat gorengan terasa lebih menggugah selera. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cinta yang Bukan Asmara

    Tunduk yang Bukan Takut: Menjawab Tuduhan Feodalisme di Dunia Pesantren

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Cinta yang Bukan Asmara menggambarkan adab santri pada kiai atau ajengan sebagai wujud cinta ilmu, bukan feodalisme. Tunduk yang Lahir dari Cinta, Bukan dari Ketakutan albadarpost.com, CENDIKIA – Di tengah arus perdebatan publik tentang modernisasi lembaga pendidikan Islam, pesantren kembali menjadi sorotan. Sebagian kalangan luar menilai pesantren sebagai tempat yang masih memelihara sistem feodal, di […]

  • anggaran gapura

    DPRD Jabar Kritik Anggaran Gapura Gedung Sate Rp3,9 Miliar

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    DPRD Jabar kritik anggaran gapura Gedung Sate Rp3,9 miliar karena dianggap tidak sesuai prioritas publik. albadarpost.com, HUMANIORA – Keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat membangun gapura di kawasan Gedung Sate dengan biaya Rp3,9 miliar kembali menuai kritik. DPRD Jabar menilai alokasi tersebut tidak selaras dengan kondisi fiskal daerah dan kebutuhan publik yang lebih mendesak, terutama pemeliharaan […]

  • Ilustrasi ledakan besar di wilayah Gaza dengan kepulan asap tebal dan bangunan hancur akibat suhu ekstrem.

    Kontroversi Senjata dan Hilangnya Jasad Warga Gaza

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Hilangnya jasad warga Gaza menjadi sorotan tajam dalam konflik terbaru di Palestina. Fenomena ini kerap dikaitkan dengan dugaan penggunaan senjata termobarik di Gaza, yang menghasilkan suhu dan tekanan ekstrem. Selain itu, laporan lapangan menyebut banyak korban lenyap tanpa sisa tubuh utuh, sehingga memunculkan istilah korban “menguap”. Isu hilangnya jasad warga Gaza […]

  • 7 Tradisi Unik di Pondok Pesantren, Nomor 5 Bikin Kaget Orang Luar

    7 Tradisi Unik di Pondok Pesantren, Nomor 5 Bikin Kaget Orang Luar

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Tradisi unik di pondok pesantren sering membuat banyak orang penasaran. Kehidupan santri ternyata tidak hanya diisi dengan belajar agama, tetapi juga dipenuhi kebiasaan khas pesantren yang memiliki makna mendalam. Selain membentuk kedisiplinan, tradisi pesantren juga melatih kebersamaan, kesederhanaan, serta rasa hormat kepada guru. Karena itu, banyak kebiasaan santri tetap bertahan meskipun zaman […]

  • Struktur birokrasi daerah dengan Kominfo belum mandiri yang masih berada di bawah dinas lain dalam tata kelola digital.

    Kominfo Belum Mandiri, Digitalisasi Tasikmalaya Terhambat

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 183
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Kominfo Kabupaten Tasikmalaya belum mandiri menjadi persoalan mendasar dalam agenda transformasi digital daerah. Frasa Kominfo belum mandiri bahkan menggambarkan realitas yang lebih konkret dibanding slogan digitalisasi yang kerap digaungkan. Ketika urusan komunikasi dan informatika masih berstatus bidang di bawah dinas lain, maka arah kebijakan digital sulit berdiri tegak. Akibatnya, digitalisasi berisiko berubah […]

  • TNI di Pesantren

    TNI Panjat Kubah Masjid, Santri Terharu

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – TNI di pesantren menjadi pemandangan yang menarik perhatian warga Kota Tasikmalaya menjelang Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Namun kali ini, prajurit Yonif TP 939 Macan Putih tidak datang membawa perlengkapan tempur. Sebaliknya, mereka hadir dengan kuas, cat, sapu, dan semangat gotong royong untuk mempercantik lingkungan Pondok Pesantren Sulalatul Huda di Kecamatan Cihideung. […]

expand_less