Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Dunia » Siapa Mojtaba Khamenei? Tokoh yang Dijaga Pasukan NOPO Iran

Siapa Mojtaba Khamenei? Tokoh yang Dijaga Pasukan NOPO Iran

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DUNIA – Perubahan kepemimpinan di Iran membuat nama Mojtaba Khamenei mendadak menjadi sorotan dunia. Sosok ini kini dikenal sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru sekaligus tokoh yang dijaga ketat oleh pasukan NOPO Iran, unit keamanan elite yang bertugas melindungi pemimpin negara.

Mojtaba Khamenei merupakan putra dari Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran sebelumnya yang wafat dalam serangan udara pada 2026. Setelah peristiwa tersebut, Majelis Ahli Iran memilih Mojtaba sebagai penerus untuk memimpin Republik Islam Iran. 

Keputusan itu langsung menarik perhatian dunia karena Mojtaba dikenal sebagai figur yang berpengaruh di balik layar politik Iran selama bertahun-tahun.

Lahir dari Keluarga Elite Politik Iran

Mojtaba Khamenei lahir pada 8 September 1969 di Mashhad, kota besar di timur laut Iran. Ia merupakan salah satu dari enam anak dalam keluarga Khamenei. 

Sejak muda, ia tumbuh di lingkungan yang sangat dekat dengan pusat kekuasaan negara. Ayahnya memimpin Iran selama lebih dari tiga dekade setelah Revolusi Islam.

Karena itu, Mojtaba sudah mengenal dinamika politik dan keamanan nasional sejak usia dini. Pengaruh keluarga membuatnya memiliki jaringan luas di kalangan elite agama dan militer Iran.

Pernah Bertugas dalam Perang Iran–Irak

Menariknya, Mojtaba tidak hanya dikenal sebagai ulama. Ia juga memiliki pengalaman militer.

Pada usia remaja, ia pernah ikut bertugas dalam konflik Perang Iran–Irak yang berlangsung pada 1980–1988. Pengalaman tersebut memperkuat reputasinya di kalangan militer Iran. 

Setelah itu, Mojtaba melanjutkan pendidikan agama di kota Qom, pusat studi teologi Syiah di Iran.

Di kota inilah ia memperdalam ilmu agama sekaligus membangun hubungan dengan para ulama dan tokoh politik.

Figur Misterius yang Jarang Tampil di Publik

Berbeda dengan banyak pemimpin politik lain, Mojtaba dikenal sebagai sosok yang jarang muncul di depan publik.

Ia lebih sering bekerja di balik layar dalam lingkaran kekuasaan Iran. Karena itulah banyak analis menyebutnya sebagai figur strategis yang mempengaruhi kebijakan negara tanpa banyak sorotan media.

Pengaruh Mojtaba mulai mendapat perhatian luas sejak pemilihan presiden Iran pada 2005, ketika ia disebut memiliki peran penting dalam dinamika politik internal negara.

Dijaga Ketat Pasukan NOPO Iran

Sebagai pemimpin tertinggi Iran, keamanan Mojtaba menjadi prioritas utama negara.

Untuk itu, pemerintah Iran menugaskan pasukan NOPO Iran, unit elite yang memiliki kemampuan kontra-terorisme dan pengamanan tokoh penting.

Pasukan ini terkenal dengan pelatihan intensif, kemampuan taktis tinggi, serta operasi yang sangat tertutup.

Keberadaan mereka sering disebut sebagai “pasukan siluman” karena sebagian besar operasi dilakukan tanpa sorotan publik.

Dengan perlindungan ketat tersebut, Mojtaba Khamenei kini memimpin Iran di tengah situasi geopolitik yang sangat tegang di kawasan Timur Tengah. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana MBG Raib

    Program Makan Bergizi Gratis Jadi Investasi Gizi Anak, Ahli Gizi Dorong Evaluasi Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Ahli gizi nilai program makan bergizi gratis penting untuk masa depan anak, namun perlu evaluasi agar manfaatnya maksimal. Program Makan Bergizi Gratis Dorong Generasi Sehat Indonesia albadarpost.com, HUMANIORA – Program makan bergizi gratis (MBG) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu kebijakan unggulan di bidang kesehatan masyarakat. Tujuannya sederhana namun krusial: memperbaiki status gizi […]

  • Ilustrasi simbolik tentang kewajiban nahi munkar, menggambarkan keberanian menegur kemungkaran sesuai hadis Nabi.

    Nahi Munkar: Iman atau Sekadar Status?

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Nahi Munkar bukan sekadar istilah khutbah Jumat. Nahi munkar, atau kewajiban mencegah kemungkaran, adalah perintah langsung dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang tegas, sistematis, dan tidak memberi ruang untuk pura-pura lupa. Namun, di zaman serba viral ini, kita lebih sibuk mengutuk daripada bertindak. Rasulullah bersabda: “مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، […]

  • Curanmor Cipatujah

    Persahabatan Berujung Penjara, Tiga Pemuda Cipatujah Diduga Curanmor

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus curanmor Tasikmalaya kembali menjadi sorotan setelah polisi mengungkap dugaan aksi pencurian kendaraan bermotor yang melibatkan tiga pemuda asal Kecamatan Cipatujah. Perkara pencurian motor di Tasikmalaya Selatan ini menarik perhatian karena ketiga terduga pelaku diketahui berteman sejak kecil dan disebut beraksi bersama di sejumlah wilayah selama beberapa bulan terakhir. Pengungkapan kasus […]

  • libur Isra Mikraj

    Hari Ini, Sanksi Ganjil Genap Jakarta Dihentikan

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghentikan penerapan kebijakan ganjil genap beserta seluruh sanksinya pada libur Isra Mikraj. Keputusan ini memastikan tidak ada penindakan hukum terhadap pengendara kendaraan pribadi yang melintas di ruas jalan terdampak pembatasan lalu lintas. Peniadaan ganjil genap berlaku pada Jumat, 16 Januari 2026, seiring peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad […]

  • Santri pesantren sedang mengkaji Kitab Safinatun Najah tentang hukum batal wudhu dan larangan menyentuh mushaf Al-Qur’an.

    Batal Wudhu Tapi Masih Pegang Al-Qur’an? Ini Penjelasan Safinah

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Safinatun Najah menjelaskan bahwa hadas kecil atau batal wudhu tidak hanya berkaitan dengan salat. Dalam fikih mazhab Syafi’i, ada beberapa aktivitas yang langsung menjadi terlarang ketika seseorang kehilangan wudhunya. Sebagian masyarakat memang hanya memahami bahwa batal wudhu membuat salat tidak sah. Padahal, kitab-kitab fikih klasik juga membahas hukum menyentuh mushaf, membawa Al-Qur’an, […]

  • kesombongan tauhid

    Mengapa Kesombongan Bisa Merusak Tauhid Seseorang

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kesombongan tauhid sering kali muncul secara halus, bahkan tanpa disadari oleh seseorang. Sikap sombong dalam iman, keangkuhan spiritual, dan merasa lebih suci dibanding orang lain menjadi pintu yang merusak kemurnian tauhid. Padahal, tauhid menuntut ketundukan total kepada Allah, bukan pengagungan diri sendiri. Lebih dari itu, kesombongan bukan sekadar akhlak buruk. Ia adalah […]

expand_less