Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Dunia » Perebutan Kursi Tertinggi Iran Dimulai, Siapa Pengganti Khamenei?

Perebutan Kursi Tertinggi Iran Dimulai, Siapa Pengganti Khamenei?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • visibility 143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DUNIA — Proses penentuan pengganti Khamenei mulai menjadi fokus utama elite Iran setelah kematian pemimpin tertinggi negara tersebut. Sejumlah nama kuat muncul sebagai kandidat pemimpin tertinggi Iran baru, termasuk tokoh dari keluarga Khamenei, keturunan pendiri revolusi, dan figur politik berpengaruh. Selain itu, kalangan militer dan ulama konservatif disebut memainkan peran penting dalam menentukan arah suksesi.

Sesuai konstitusi Iran, pemimpin tertinggi baru akan dipilih oleh Assembly of Experts, lembaga ulama yang beranggotakan 88 orang yang memiliki kewenangan penuh dalam menentukan Supreme Leader. Namun demikian, proses ini tidak hanya bersifat religius, tetapi juga sangat politis.

Dewan kepemimpinan sementara saat ini menjalankan fungsi negara untuk menjaga stabilitas. Sementara itu, berbagai faksi mulai memperkuat posisi masing-masing kandidat.

Mojtaba Khamenei Jadi Kandidat Terkuat

Nama yang paling sering disebut sebagai pengganti Khamenei adalah Mojtaba Khamenei, putra dari pemimpin tertinggi yang wafat. Ia dikenal memiliki pengaruh besar di lingkaran kekuasaan meskipun tidak memegang jabatan publik resmi.

Selain itu, ia memiliki hubungan dekat dengan Korps Garda Revolusi Iran, kekuatan militer paling berpengaruh di negara tersebut. Dukungan militer menjadi faktor penting dalam proses suksesi.

Pengamat menilai Mojtaba dapat menjamin kesinambungan kebijakan yang sudah berjalan selama puluhan tahun. Namun demikian, kemungkinan suksesi keluarga juga berpotensi memicu perdebatan politik di dalam negeri.

Hassan Khomeini Punya Legitimasi Kuat

Kandidat lain yang mendapat perhatian besar adalah Hassan Khomeini, cucu pendiri Republik Islam Iran. Nama keluarga Khomeini memiliki pengaruh historis yang sangat kuat di kalangan ulama dan masyarakat.

Selain itu, ia dipandang sebagai figur yang dapat diterima berbagai kelompok. Beberapa analis menilai kehadirannya dapat membantu meredakan tekanan politik domestik.

Namun demikian, dukungan dari kelompok garis keras masih menjadi faktor penentu bagi peluangnya. Tanpa dukungan penuh dari elite keamanan, peluangnya dapat melemah.

Ali Larijani Muncul sebagai Figur Kompromi

Selain dua nama tersebut, Ali Larijani muncul sebagai kandidat kompromi yang kuat. Ia merupakan mantan ketua parlemen dan tokoh berpengalaman dalam politik Iran.

Larijani memiliki hubungan dengan berbagai faksi, termasuk militer, ulama, dan elite politik. Selain itu, perannya dalam masa transisi meningkatkan pengaruhnya di lingkaran kekuasaan.

Beberapa analis menilai Larijani dapat menjadi pilihan kompromi jika elite Iran menginginkan stabilitas tanpa konflik internal.

Faktor Militer dan Ulama Jadi Penentu

Proses pemilihan pemimpin tertinggi Iran tidak hanya bergantung pada faktor religius. Dukungan militer, terutama Garda Revolusi Iran, memiliki pengaruh besar dalam menentukan hasil akhir.

Selain itu, stabilitas nasional menjadi pertimbangan utama. Elite Iran berupaya memastikan transisi berjalan tanpa memicu krisis internal.

Assembly of Experts diperkirakan akan melakukan konsultasi intensif sebelum menentukan keputusan final. Proses ini dapat berlangsung cepat atau memakan waktu, tergantung dinamika politik.

Dampak Besar bagi Masa Depan Iran

Pemilihan pengganti Khamenei akan menentukan arah kebijakan Iran di masa depan. Pemimpin baru akan memegang kendali atas militer, keamanan, dan kebijakan luar negeri.

Selain itu, keputusan ini akan memengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah. Banyak negara memantau perkembangan situasi dengan cermat.

Untuk saat ini, tiga nama utama masih mendominasi bursa calon pemimpin tertinggi Iran. Namun demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan Assembly of Experts.

Transisi kepemimpinan ini menjadi salah satu momen paling penting dalam sejarah modern Iran. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Garut Abdusy Syakur Amin membuka Invitasi Bola Voli ke-8 SMKN 10 Garut yang diikuti puluhan tim SMP.

    Bupati Garut Buka Turnamen Voli Pelajar, Mimpi Besar Dimulai

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Tidak semua atlet hebat lahir dari arena olahraga megah. Sebagian memulai langkahnya dari lapangan sekolah, dari sorakan teman-teman sebaya, dan dari pertandingan sederhana yang penuh semangat. Suasana itulah yang terlihat dalam Invitasi Bola Voli ke-8 SMKN 10 Garut yang berlangsung di Kecamatan Cilawu, Selasa (2/6/2026). Turnamen yang diikuti 40 tim tingkat […]

  • Tiga Kloter Perdana Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, 22/4/2026. (Foto: Kemenhaj)

    Jemaah Haji Tasikmalaya 2026 Berangkat, Suasana Penuh Haru

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana pelepasan jemaah haji Tasikmalaya 2026 terasa berbeda sejak pagi. Udara di sekitar Gedung Dakwah Islam (GDI) seperti dipenuhi campuran rasa haru, bangga, dan cemas. Keluarga dari 445 Jemaah Haji Kota Tasikmalaya Kloter 04 KJT datang lebih awal, sebagian memilih duduk diam, sementara yang lain sibuk memastikan koper dan dokumen tidak […]

  • Ilustrasi seorang muslim berdoa setelah salat subuh memohon rezeki halal dan keberkahan hidup.

    Doa Penarik Rezeki Halal Ini Jarang Dibahas, Padahal Dahsyat

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 183
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pagi belum benar-benar terang ketika seorang pedagang kecil membuka rolling door tokonya. Jalan masih basah oleh sisa hujan semalam. Ia merapikan barang pelan-pelan, lalu duduk sebentar di kursi plastik dekat etalase. Tidak lama kemudian bibirnya bergerak lirih. Bukan menghitung target keuntungan. Bukan juga mengeluh soal dagangan yang sepi. Ia membaca doa rezeki […]

  • resep opor ayam

    Rahasia Opor Ayam Gurih Ala Keluarga, Wajib Ada Saat Lebaran

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep opor ayam selalu menjadi incaran menjelang hari raya. Banyak orang mencari cara membuat opor ayam lezat, resep opor ayam gurih, hingga opor ayam khas Lebaran yang autentik. Namun, tidak semua tahu bahwa rahasia kelezatan hidangan ini sering tersembunyi dalam resep warisan keluarga yang sederhana tetapi penuh makna. Selain itu, opor ayam […]

  • Persami KKRI Tasikmalaya

    Dandim Tasikmalaya Gembleng Kadet KKRI, Pesannya Jadi Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Persami KKRI Tasikmalaya Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Makodim 0612/Tasikmalaya, Jalan Otto Iskandardinata No. 9, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu Kadet Komando Kesiapsiagaan Republik Indonesia (KKRI) tersebut menjadi bagian dari pembinaan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, dan wawasan kebangsaan bagi para kadet. Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Dandim […]

  • Ilustrasi siluet manusia saling menunjuk dengan latar nuansa Islami dan suasana reflektif tentang adab dalam Islam

    Ketika Syariat Dipakai untuk Menghakimi, Adab Justru Menghilang

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Syariat dan adab semestinya berjalan beriringan. Namun belakangan, banyak orang terlihat lebih sibuk membawa dalil untuk menyalahkan sesama dibanding memperbaiki akhlak sendiri. Media sosial penuh ceramah keras, potongan ayat, hingga kalimat penghakiman yang dilontarkan seolah-olah surga sudah berada di tangan mereka. Ironisnya, sebagian orang begitu lantang membicarakan dosa orang lain, tetapi lupa bahwa […]

expand_less