Persib Tundukkan FC Seoul, Julio Cesar Jadi Penentu
- account_circle redaktur
- calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
- visibility 49
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi Persib merayakan kemenangan 1-0 atas FC Seoul di Korea Selatan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DUNIA – Persib menang di Korea setelah menundukkan FC Seoul 1-0 pada laga perdana Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 di Seoul World Cup Stadium, Korea Selatan, Rabu (16/9/2026).
Kemenangan Persib atas FC Seoul ditentukan gol cepat Julio Cesar ketika pertandingan baru berjalan lima menit. Bek asal Brasil itu memanfaatkan situasi bola mati yang diawali sepak pojok Marc Klok.
Namun, skor tipis tersebut tidak menggambarkan sepenuhnya jalannya pertandingan. Setelah tertinggal cepat, FC Seoul meningkatkan tekanan. Persib pun harus bekerja keras mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang.
Di titik inilah ketenangan lini belakang dan penampilan Teja Paku Alam menjadi bagian penting dari cerita kemenangan Maung Bandung di Seoul.
Julio Cesar Mengubah Laga Sejak Menit Kelima
Persib tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan kejutan kepada tuan rumah.
Memasuki menit kelima, situasi bola mati membuka ruang bagi Persib. Marc Klok mengirim bola dari sepak pojok, kemudian Julio Cesar bergerak tepat untuk menyambutnya.
Bola akhirnya bersarang di gawang FC Seoul.
Skor 1-0 membuat Persib berada dalam posisi ideal. Sebaliknya, tuan rumah harus mengubah pendekatan permainan untuk mengejar ketertinggalan.
Gol tersebut juga memberi Persib modal penting untuk menjalani sisa pertandingan. Setelah unggul, Maung Bandung tidak bisa bermain dengan nyaman karena FC Seoul mulai meningkatkan tekanan.
Tempo pertandingan pun berubah.
FC Seoul lebih sering mencoba membangun serangan, sementara Persib harus menjaga jarak antarlini agar tidak memberikan ruang terlalu besar kepada pemain tuan rumah.
Teja Paku Alam Jadi Tembok Persib
Jika Julio Cesar membuka jalan kemenangan, Teja Paku Alam ikut memastikan keunggulan itu tidak lepas.
FC Seoul mendapatkan sejumlah peluang setelah tertinggal. Persib harus bertahan dalam tekanan dan menjaga konsentrasi, terutama ketika serangan tuan rumah mulai masuk ke area berbahaya.
Teja tampil sigap di bawah mistar. Beberapa peluang FC Seoul berhasil diamankan sehingga skor tetap bertahan 1-0. Laporan pertandingan juga mencatat peran penting kiper Persib tersebut dalam meredam tekanan tuan rumah.
Situasi itu membuat kemenangan Persib tidak hanya berbicara tentang satu gol.
Ada pekerjaan besar yang harus dilakukan setelah gol tercipta: mempertahankan keunggulan selama lebih dari 80 menit.
Persib berhasil melakukannya.
Julio Cesar Harus Keluar, Persib Tetap Bertahan
Persib kemudian menghadapi persoalan lain ketika Julio Cesar tidak dapat melanjutkan pertandingan.
Bek yang mencetak gol pembuka itu harus ditarik keluar pada menit ke-55 setelah mengalami benturan dengan kiper FC Seoul, Kang Hyeon-mu.
Kehilangan pencetak gol tentu bukan situasi ideal. Apalagi Persib masih harus menghadapi tekanan tuan rumah dalam waktu yang cukup panjang.
Namun, Maung Bandung tetap mampu menjaga struktur permainan.
Para pemain belakang bekerja untuk menutup ruang, sedangkan lini tengah berusaha mengurangi momentum serangan FC Seoul. Dengan demikian, keunggulan satu gol tetap terjaga.
Skor 1-0 bertahan sampai pertandingan selesai.
Tiga Poin Penting dari Seoul
Hasil tersebut memberikan Persib tiga poin pada pertandingan pertama Grup E ACL Two 2026/2027. FC Seoul menjadi lawan pertama yang harus dihadapi Maung Bandung dalam perjalanan mereka di fase grup.
Kemenangan tandang ini juga menjadi respons penting setelah Persib sebelumnya kalah 1-2 dari Persija Jakarta di kompetisi domestik pada 12 September 2026. Sebelum bertolak ke Korea, Persib memang memiliki waktu pemulihan yang terbatas.
Karena itu, kemenangan di Seoul memiliki konteks yang lebih luas.
Persib bukan hanya membawa pulang tiga angka. Tim asuhan Igor Tolic juga menunjukkan bahwa mereka mampu melewati tekanan pertandingan tandang di level Asia.
Apalagi lawan yang dihadapi bermain di hadapan pendukungnya sendiri.
Persib Pulang Membawa Pesan dari Korea
Satu gol Julio Cesar menjadi pembeda. Namun, kemenangan Persib di Seoul dibangun dari rangkaian pekerjaan yang berlangsung selama 90 menit.
Gol cepat membuka pertandingan. Teja Paku Alam menjaga keunggulan. Lini belakang bertahan ketika tekanan meningkat. Sementara itu, seluruh tim mempertahankan konsentrasi sampai pertandingan berakhir.
Itulah yang membuat skor 1-0 terasa lebih berarti daripada sekadar angka di papan skor.
Persib kini membawa pulang tiga poin dari Korea Selatan sekaligus modal penting untuk melanjutkan persaingan di Grup E ACL Two 2026/2027.
Satu gol membuka pintu, pertahanan menjaga pintunya tetap tertutup—Persib meninggalkan Seoul dengan tiga poin yang terasa jauh lebih besar daripada skor 1-0. (Red)
- Penulis: redaktur






