Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kebakaran Eks TPA Mangunreja, Penanganan Berlangsung 5,5 Jam

Kebakaran Eks TPA Mangunreja, Penanganan Berlangsung 5,5 Jam

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebakaran Mangunreja terjadi di kawasan fasilitas umum eks Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kampung Pasirbeunying, RT 004/RW 004, Desa Mangunreja, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (30/8/2026).

Peristiwa tersebut mulai diketahui warga sekitar pukul 13.30 WIB. Api kemudian membakar area fasilitas umum eks TPA dan membuat sebagian fasilitas mengalami kerusakan akibat kebakaran.

BPBD Kabupaten Tasikmalaya melalui Pusdalops PB bersama Damkar, TNI, Polri, dan TAGANA langsung melakukan penanganan di lokasi. Tim tidak hanya memadamkan kobaran api, tetapi juga melakukan pembasahan dan pendinginan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Kebakaran Mangunreja Ditangani hingga Sore Menjelang Malam

Laporan BPBD Kabupaten Tasikmalaya menyebut penanganan berlangsung selama beberapa jam. Sekitar pukul 19.00 WIB, api berangsur padam dan petugas melanjutkan pemeriksaan di area terdampak.

Jika dihitung dari waktu kejadian diketahui sekitar pukul 13.30 WIB hingga api berangsur padam sekitar pukul 19.00 WIB, rentang penanganannya mencapai sekitar 5,5 jam.

Namun, durasi tersebut tidak berarti kobaran api berada dalam kondisi yang sama sepanjang waktu. Petugas menjalankan beberapa tahap penanganan, mulai dari pemadaman hingga pembasahan dan pendinginan.

Setelah kobaran utama mereda, petugas masih melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang dapat berkembang kembali.

Langkah tersebut penting karena area yang memiliki material mudah terbakar dapat menyimpan panas atau bara meskipun api yang terlihat sudah tidak lagi membesar.

Tim Gabungan Sisir Lokasi untuk Cegah Api Kembali

Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur. BPBD Kabupaten Tasikmalaya melalui Pusdalops PB berada bersama personel Damkar, TNI, Polri, dan TAGANA di lokasi kejadian.

Mereka melakukan pemadaman pada sejumlah titik yang terdampak. Selanjutnya, petugas melakukan pembasahan dan pendinginan sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi area lebih aman.

Koordinasi juga dilakukan bersama pemerintah desa dan kecamatan. Koordinasi tersebut diperlukan untuk menentukan langkah penanganan setelah proses pemadaman selesai.

Dengan demikian, penanganan tidak berhenti ketika api mulai berangsur padam. Petugas tetap memeriksa lokasi sebelum meninggalkan tempat kejadian.

Sekitar pukul 19.00 WIB, kondisi api berangsur terkendali. Setelah itu, pengecekan dan pendinginan tetap dilakukan untuk mengantisipasi bara yang masih tersisa.

Sebagian Fasilitas Eks TPA Mengalami Kerusakan

Kebakaran terjadi di kawasan fasilitas umum eks TPA yang berada di Kampung Pasirbeunying, Desa Mangunreja.

Api membakar sebagian area fasilitas tersebut. Laporan yang tersedia menyebut sebagian fasilitas mengalami kondisi hangus akibat kebakaran.

Sementara itu, belum terdapat keterangan mengenai rincian luas area yang terbakar ataupun nilai kerugian akibat peristiwa tersebut.

Penyebab kebakaran juga belum disebutkan dalam laporan BPBD yang menjadi dasar pemberitaan ini.

Karena itu, informasi mengenai sumber api atau dugaan penyebab kebakaran tidak sepatutnya disimpulkan tanpa keterangan resmi. Fakta tersebut penting untuk menjaga pemberitaan tetap akurat dan tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Berbeda dari Laporan Kebakaran Sebelumnya

Kejadian pada Minggu, 30 Agustus 2026 perlu dibedakan dari laporan kebakaran sebelumnya yang juga berkaitan dengan kawasan eks TPA Mangunreja.

Perbedaan tanggal dan kronologi menjadi penting agar pembaca tidak menganggap sejumlah laporan kebakaran di wilayah Mangunreja sebagai satu peristiwa yang sama.

Artikel ini secara khusus membahas kejadian 30 Agustus 2026 di kawasan fasilitas umum eks TPA Kampung Pasirbeunying berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Tasikmalaya.

Dengan penegasan tersebut, informasi mengenai kejadian terbaru dapat dibaca sesuai waktu dan lokasi yang dilaporkan.

BPBD Minta Masyarakat Lebih Waspada

Pasca kebakaran, BPBD Kabupaten Tasikmalaya bersama unsur terkait akan melakukan koordinasi lebih lanjut untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.

BPBD juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di area yang memiliki material mudah terbakar.

Imbauan tersebut menjadi relevan karena pencegahan tidak hanya dilakukan ketika api sudah muncul. Masyarakat juga memiliki peran penting dengan segera melaporkan asap, bara, atau tanda lain yang dapat mengarah pada kebakaran.

Semakin cepat laporan masuk, semakin cepat pula petugas dapat melakukan penanganan.

Bagi kawasan yang pernah mengalami kebakaran, kewaspadaan juga perlu tetap dijaga setelah api padam. Pemeriksaan dan pendinginan menjadi bagian penting untuk memastikan tidak ada titik panas yang kembali memicu masalah.

Api Padam, Kewaspadaan Jangan Ikut Padam

Kebakaran eks TPA Mangunreja pada 30 Agustus 2026 menunjukkan bahwa penanganan kebakaran membutuhkan lebih dari sekadar memadamkan kobaran.

Petugas gabungan harus melakukan pemadaman, pembasahan, pendinginan, pengecekan, serta koordinasi dengan pemerintah setempat. Seluruh tahapan tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 19.00 WIB.

Belum ada informasi resmi dalam laporan yang menjadi dasar berita ini mengenai penyebab kebakaran, luas area terdampak, maupun nilai kerugian.

Karena itu, informasi yang berkembang sebaiknya tetap mengacu pada keterangan resmi dan tidak mencampurkan kejadian 30 Agustus dengan laporan kebakaran pada tanggal lain.

Bagi masyarakat Mangunreja, peristiwa ini menjadi pengingat sederhana tetapi penting: ketika material mudah terbakar berada di suatu kawasan, kewaspadaan tidak boleh menunggu sampai api terlihat.

Kobaran api bisa dipadamkan dalam hitungan jam. Namun, mencegahnya kembali menyala membutuhkan kewaspadaan yang terus dijaga. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalur Gentong

    Polres Tasikmalaya Kota Perketat Jalur Gentong Saat Nataru

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya Kota memperkuat pengamanan Jalur Gentong untuk mencegah macet dan kecelakaan Nataru. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota memperketat pengamanan Jalur Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, selama libur Natal dan Tahun Baru 2025. Langkah ini diambil karena Jalur Gentong merupakan jalur nasional penghubung Tasikmalaya–Garut yang rawan kemacetan dan kecelakaan, terutama saat lonjakan […]

  • Talenta Digital

    Kemenekraf Dorong Talenta Digital Lewat BDD 2025 di Bandung

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Kemenekraf kembangkan talenta digital melalui BDD 2025 untuk memperkuat ekonomi kreatif nasional. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah menegaskan strategi baru dalam membangun sumber daya manusia ekonomi kreatif. Melalui Badan Ekraf Developer Day (BDD) 2025 di Bandung, Kementerian Ekonomi Kreatif menyiapkan 1.000 talenta digital yang diharapkan mampu menjadi motor pertumbuhan industri berbasis teknologi. Program ini dirancang untuk […]

  • Ilustrasi pedagang Muslim berdagang di pelabuhan Nusantara sambil berdakwah secara damai kepada masyarakat lokal

    Bukan Penaklukan, Ini “Strategi Sunyi” Penyebaran Islam di Nusantara

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Selama ini kita sering mendengar satu pola besar: agama menyebar lewat kekuatan. Namun ketika kita melihat penyebaran Islam Nusantara—atau yang juga dikenal sebagai islamisasi Indonesia dan masuknya Islam ke kepulauan Nusantara—ceritanya justru tidak mengikuti pola itu. Tidak ada ekspedisi militer besar. Tidak ada penaklukan seperti dalam banyak catatan dunia lain. Namun hasilnya […]

  • Lomba Marawis Polresta Tasikmalaya

    Polsek Mangkubumi Sapu Bersih Juara, Lomba Marawis Polresta Tasikmalaya Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Lomba Marawis Polresta Tasikmalaya menjadi salah satu agenda yang paling menyita perhatian dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Selain menghadirkan kompetisi seni Islami, kegiatan ini juga memperlihatkan sisi religius anggota kepolisian melalui penampilan marawis dan hafalan Al-Qur’an. Sebanyak 19 peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh Polsek jajaran Polresta Tasikmalaya ikut ambil […]

  • Kebakaran Sukahurip

    Kebakaran Sukahurip, Dua Rumah Ludes di Permukiman Padat

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebakaran Sukahurip terjadi di Kampung Rahayu, Kelurahan Sukahurip, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Kamis (27/8/2026). Api membakar dua rumah warga di tengah permukiman yang cukup padat sehingga warga sempat khawatir kobaran api menjalar ke bangunan lain. Peristiwa itu terjadi sekitar siang hari. Berdasarkan informasi penanganan Damkar Kota Tasikmalaya yang diperoleh AlbadarPost, laporan […]

  • Child Online Protection

    Internet Tak Lagi Aman untuk Anak? Ini Fakta dan Cara Cegahnya Sekarang

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 197
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Child Online Protection atau Perlindungan Anak di Dunia Maya bukan lagi sekadar istilah teknis, melainkan kebutuhan mendesak di era digital. Perlindungan anak di internet, keamanan anak digital, hingga pencegahan kejahatan siber kini harus dipahami semua orang tua. Sebab, di balik layar gadget yang tampak aman, ancaman justru sering bergerak tanpa suara. Banyak […]

expand_less