Mendong Tasikmalaya Siap Naik Kelas ke Pasar Nasional
- account_circle redaktur
- calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
- visibility 26
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan mengunjungi Sentra Kerajinan Mendong di PT Mendong Java Woven Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Selasa (4/8/2026). (Foto; Pemkot Tasikmalaya).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Mendong Tasikmalaya kembali mendapat perhatian sebagai salah satu produk unggulan yang berpeluang menjadi penggerak ekonomi lokal. Melalui kolaborasi Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Bank Indonesia (BI), kerajinan mendong didorong agar mampu menembus pasar nasional melalui peningkatan kualitas produk, inovasi, serta perluasan akses pemasaran bagi UMKM Tasikmalaya.
Langkah tersebut terlihat saat Wali Kota Tasikmalaya mengunjungi Sentra Kerajinan Mendong di PT Mendong Jaya Woven. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga, dan pelaku usaha agar produk khas Tasikmalaya semakin kompetitif di tengah persaingan industri kreatif.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Ketua Dekranasda Kota Tasikmalaya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Kepala Bagian Perekonomian Kota Tasikmalaya.
Bukan Sekadar Kunjungan, tetapi Langkah Memperkuat UMKM
Di balik kunjungan itu tersimpan pesan penting. Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama Bank Indonesia ingin memastikan bahwa Mendong Tasikmalaya tidak hanya bertahan sebagai warisan kerajinan tradisional, tetapi juga berkembang menjadi produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Bagi para perajin, dukungan tersebut membuka peluang untuk meningkatkan kualitas produksi, memperluas jaringan pemasaran, dan memperkuat daya saing di pasar yang semakin kompetitif.
Selain itu, kolaborasi lintas sektor menjadi modal penting agar pelaku UMKM mampu menghadapi perubahan tren pasar sekaligus memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang.
Mendong Tasikmalaya Punya Peluang Besar Menjangkau Pasar Nasional
Kerajinan mendong telah lama menjadi identitas Kota Tasikmalaya. Berbagai produk seperti tas, tikar, keranjang, tempat penyimpanan, hingga dekorasi rumah lahir dari keterampilan para perajin yang diwariskan secara turun-temurun.
Di sisi lain, meningkatnya minat masyarakat terhadap produk berbahan alami dan ramah lingkungan menjadi peluang besar bagi Mendong Tasikmalaya untuk memperluas pangsa pasar.
Karena itu, peningkatan kualitas produk, inovasi desain, serta pemanfaatan pemasaran digital menjadi langkah strategis agar kerajinan mendong mampu bersaing dengan produk sejenis dari berbagai daerah.
Sinergi Pemkot dan BI Diharapkan Membuka Akses Pasar
Kolaborasi antara Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Bank Indonesia tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem UMKM secara menyeluruh.
Melalui sinergi tersebut, pelaku usaha diharapkan memperoleh dukungan dalam pengembangan kapasitas, peningkatan kualitas produk, promosi, hingga perluasan akses pasar.
Pendekatan itu dinilai penting karena keberhasilan sebuah produk lokal tidak hanya ditentukan oleh kualitas, tetapi juga kemampuan menjangkau konsumen yang lebih luas.
Dengan dukungan berbagai pihak, produk mendong diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah, membuka peluang usaha baru, sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
Produk Lokal yang Menjaga Budaya Sekaligus Menggerakkan Ekonomi
Selain memiliki nilai ekonomi, kerajinan mendong juga menjadi bagian dari identitas budaya Tasikmalaya. Keberadaannya mencerminkan keterampilan masyarakat yang telah berkembang selama bertahun-tahun.
Oleh sebab itu, upaya pengembangan produk ini bukan sekadar meningkatkan penjualan, melainkan juga menjaga keberlanjutan tradisi kerajinan lokal agar tetap diminati generasi berikutnya.
Sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, pelaku usaha, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang membuat Mendong Tasikmalaya semakin dikenal sebagai produk berkualitas dari Jawa Barat.
Berdasarkan informasi yang dipublikasikan melalui kanal resmi Pemerintah Kota Tasikmalaya, kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mendukung pengembangan UMKM berbasis potensi lokal melalui peningkatan kualitas, inovasi, dan perluasan akses pasar.
Ke depan, keberhasilan pengembangan kerajinan mendong diharapkan dapat menjadi contoh bahwa kolaborasi antarlembaga mampu memperkuat daya saing produk daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
Momentum Mengangkat Nama Tasikmalaya
Di tengah persaingan produk kreatif yang semakin ketat, keberhasilan Mendong Tasikmalaya menembus pasar nasional akan menjadi pencapaian penting, bukan hanya bagi para perajin, tetapi juga bagi citra Kota Tasikmalaya sebagai salah satu pusat kerajinan unggulan Indonesia.
Apabila pembinaan, inovasi, dan promosi berjalan secara berkelanjutan, produk berbahan mendong berpotensi menjangkau pasar yang lebih luas, bahkan membuka peluang ekspor di masa mendatang.
Ketika satu produk lokal berhasil naik kelas, yang ikut tumbuh bukan hanya omzet UMKM, tetapi juga kepercayaan bahwa karya tangan masyarakat Tasikmalaya mampu bersaing di pasar nasional, bahkan melangkah ke panggung dunia. (Red)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar