FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Tuan Rumah Divisi 1
- account_circle redaktur
- calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
- visibility 23
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi gambar FIFA ASEAN Cup 2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DUNIA – FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026 dalam kalender FIFA International Match Calendar. Berdasarkan infografik yang dipublikasikan akun Skor Indonesia, turnamen sepak bola kawasan Asia Tenggara ini akan memakai format baru dengan dua divisi, yakni Premier Division (Divisi 1) dan Challenge Division (Divisi 2). Informasi yang sama juga menyebut seluruh pertandingan akan masuk kategori laga persahabatan internasional resmi sehingga hasilnya berpengaruh terhadap ranking FIFA masing-masing negara peserta.
Apabila jadwal tersebut tidak mengalami perubahan, Indonesia akan menjadi tuan rumah Divisi 1, sedangkan Hong Kong dipercaya menggelar pertandingan Divisi 2. Selain persaingan memperebutkan gelar juara, turnamen juga menawarkan hadiah uang jutaan dolar Amerika Serikat bagi para pemenang serta insentif partisipasi untuk setiap federasi.
Format baru tersebut menjadi salah satu hal yang paling menarik perhatian karena menghadirkan pembagian kompetisi berdasarkan dua level sekaligus membuka peluang pertandingan yang lebih kompetitif.
Indonesia Masuk Grup A Bersama Malaysia, India dan Singapura
Mengacu pada infografik yang dibagikan Skor Indonesia, Premier Division akan diikuti delapan negara yang dibagi ke dalam dua grup.
Indonesia berada di Grup A bersama Malaysia, India, dan Singapura.
Sementara itu, Grup B dihuni Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan.
Pembagian Grup Premier Division
Grup A
- Indonesia
- Malaysia
- India
- Singapura
Grup B
- Thailand
- Vietnam
- Filipina
- Pakistan
Adapun Challenge Division sementara ini diikuti enam negara yang juga dibagi menjadi dua grup.
Pembagian Grup Challenge Division
Grup A
- Hong Kong
- Myanmar
- Brunei Darussalam
Grup B
- Timor Leste
- Kamboja
- Laos
Infografik tersebut juga mencantumkan catatan bahwa jumlah peserta Divisi 2 masih dapat bertambah menjadi delapan tim, bergantung pada keputusan FIFA.
Seluruh Laga Berdampak pada Ranking FIFA
Salah satu poin yang paling disorot dalam informasi tersebut ialah status seluruh pertandingan yang masuk dalam FIFA International Match Calendar.
Jika mengacu pada infografik Skor Indonesia, setiap pertandingan akan dihitung sebagai laga persahabatan internasional resmi sehingga menghasilkan poin bagi peringkat dunia FIFA.
Konsekuensi lainnya, klub-klub yang menaungi pemain tim nasional, termasuk klub di kompetisi Eropa, disebut wajib melepas pemain sesuai ketentuan kalender pertandingan internasional FIFA.
Bagi negara peserta, kesempatan ini bukan hanya menjadi ajang berburu trofi, tetapi juga momentum memperbaiki posisi di ranking FIFA melalui pertandingan resmi pada kalender internasional.
Gunakan VAR hingga Goal-Line Technology
Selain format kompetisi yang berubah, FIFA ASEAN Cup 2026 juga disebut akan menggunakan sejumlah perangkat teknologi modern.
Setiap divisi dibagi menjadi dua grup, kemudian juara grup bertemu pada partai final untuk menentukan juara divisinya.
Masing-masing tim diperbolehkan membawa 23 pemain, termasuk minimal tiga penjaga gawang, serta didampingi sebelas ofisial.
Teknologi pertandingan yang disiapkan meliputi:
- Goal-Line Technology
- Video Assistant Referee (VAR)
- Football Video Support (FVS)
Penggunaan teknologi tersebut diharapkan membantu meningkatkan akurasi keputusan wasit sepanjang turnamen.
Hadiah Juara Tembus US$1 Juta
Selain menawarkan poin ranking FIFA, turnamen ini juga menyediakan hadiah yang cukup besar.
Berdasarkan infografik Skor Indonesia, rincian hadiah yang disiapkan meliputi:
- Juara Divisi 1: US$1 juta (sekitar Rp18,07 miliar)
- Juara Divisi 2: US$300 ribu (sekitar Rp5,42 miliar)
- Partisipasi setiap federasi: US$125 ribu (sekitar Rp2,26 miliar)
Nilai tersebut menjadikan FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai salah satu turnamen regional dengan apresiasi finansial yang cukup menarik bagi para peserta.
Peluang Timnas Indonesia Bermain di Kandang Sendiri
Status Indonesia sebagai tuan rumah Divisi 1 tentu menghadirkan keuntungan tersendiri. Bermain di hadapan pendukung sendiri dapat menjadi tambahan motivasi bagi skuad Garuda ketika menghadapi Malaysia, India, dan Singapura pada fase grup.
Namun, keuntungan tersebut tetap harus dibuktikan melalui performa di lapangan. Persaingan di Premier Division diperkirakan berlangsung ketat mengingat setiap pertandingan tidak hanya menentukan peluang menuju final, tetapi juga memengaruhi perolehan poin ranking FIFA.
Karena itu, setiap laga berpotensi memiliki arti penting bagi perjalanan Timnas Indonesia, baik di level Asia Tenggara maupun dalam upaya memperbaiki posisi di peringkat dunia.
Menunggu Konfirmasi Resmi Penyelenggara
Hingga saat artikel ini disusun, FIFA maupun ASEAN Football Federation (AFF) belum merilis keterangan resmi yang dapat diverifikasi AlbadarPost mengenai rincian format, pembagian grup, hadiah, maupun daftar peserta sebagaimana tercantum dalam infografik tersebut.
Jika format ini resmi diterapkan, FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan memperebutkan trofi, tetapi juga membuka peluang bagi Indonesia untuk memperbaiki posisi di ranking dunia. Kini, publik sepak bola tinggal menantikan konfirmasi resmi sekaligus pembuktian Tim Garuda di atas lapangan. (Red)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar