Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Herdiat Hampir Mundur, Gotong Royong Menguatkannya

Herdiat Hampir Mundur, Gotong Royong Menguatkannya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Herdiat nyaris mundur dari jabatannya sebagai Bupati Ciamis. Pengakuan itu disampaikan langsung oleh Herdiat Sunarya saat menghadiri Program Gerakan Edukasi dan Keuangan Inklusif untuk Sekolah (GENIUS) yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Rabu (29/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan bahwa kondisi APBD Ciamis yang mengalami defisit serta keterbatasan kemampuan fiskal daerah pernah membuatnya berada pada titik terendah selama memimpin.

Meski demikian, niat untuk mengakhiri masa jabatannya tidak pernah benar-benar diwujudkan. Herdiat memilih tetap memimpin karena merasa memiliki tanggung jawab terhadap masyarakat yang telah memberikan amanah kepadanya.

Pernyataan itu menjadi salah satu bagian paling menyita perhatian dalam forum yang dihadiri Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati, anggota Komisi XI DPR RI, anggota DPRD Jawa Barat Heri Rafni Kotari, kepala sekolah, guru, serta jajaran perangkat daerah.

APBD Defisit Sempat Membuat Herdiat Putus Asa

Dalam sambutannya, Herdiat menggambarkan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah ketika kemampuan fiskal tidak sebanding dengan kebutuhan pembangunan.

Menurutnya, menjadi kepala daerah bukan sekadar menyusun program. Seorang bupati juga harus memastikan pelayanan publik tetap berjalan meskipun ruang fiskal sangat terbatas.

Di tengah kondisi tersebut, ia mengaku sempat merasa putus asa.

“Saya secara pribadi sempat putus asa. Melihat fiskal kecil, APBD defisit, saya sempat berpikir lebih baik mundur, berhenti jadi bupati. Buat apa kalau setiap hari hanya pusing,” kata Herdiat.

Namun, setelah melalui berbagai pertimbangan, ia memutuskan untuk tetap menjalankan amanah yang dipercayakan masyarakat.

Menurut Herdiat, mundur dari jabatan justru akan memunculkan anggapan bahwa dirinya menghindari tanggung jawab sebagai kepala daerah.

“Nanti disebutnya bupati lari dari tanggung jawab. Yang membuat saya tetap semangat adalah kebersamaan masyarakat Ciamis. Itu yang mendorong saya terus memimpin daerah ini,” ujarnya.

Gotong Royong Menjadi Modal Terbesar Ciamis

Herdiat menilai kekuatan Kabupaten Ciamis tidak terletak pada besarnya anggaran daerah.

Sebaliknya, ia melihat semangat gotong royong masyarakat sebagai modal utama yang membuat berbagai program pembangunan tetap berjalan.

Menurutnya, partisipasi warga sering kali menghasilkan dampak yang jauh lebih besar dibandingkan nilai anggaran yang tercatat dalam pendapatan daerah.

Ia mencontohkan Kelurahan Sindangrasa yang berhasil meraih predikat kelurahan terbaik di Jawa Barat meski hanya memiliki anggaran sekitar Rp280 juta per tahun.

Prestasi tersebut, kata Herdiat, mampu bersaing bahkan melampaui daerah lain yang memiliki anggaran hingga miliaran rupiah.

Prestasi Daerah Lahir dari Partisipasi Masyarakat

Selain keberhasilan Kelurahan Sindangrasa, Herdiat juga menyinggung capaian Kabupaten Ciamis yang pernah memperoleh predikat kota kecil terbersih tingkat ASEAN.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan semata-mata hasil belanja pemerintah daerah.

Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah justru menjadi faktor yang paling menentukan.

“Peran serta masyarakat nilainya jauh lebih besar daripada yang tercatat dalam pendapatan asli daerah. Mau membangun jalan, irigasi, sampai menjaga kebersihan lingkungan, masyarakat selalu terlibat. Itu yang menjadi kekuatan Ciamis,” katanya.

Bagi Herdiat, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam pembangunan daerah.

Pendidikan Karakter Menjadi Investasi Jangka Panjang

Pada bagian akhir sambutannya, Herdiat mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kepala sekolah dan tenaga pendidik, untuk terus menanamkan semangat kebersamaan kepada generasi muda.

Ia menilai pembangunan fisik akan lebih mudah dilakukan ketika anggaran tersedia. Namun, membangun karakter masyarakat memerlukan proses yang jauh lebih panjang dan membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

Karena itu, ia berharap sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat terus memperkuat kerja sama dalam membentuk generasi yang berakhlakul karimah.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Semua harus terlibat agar Ciamis memiliki masyarakat yang berakhlakul karimah dan mampu membawa daerah ini menjadi lebih baik,” ujar Herdiat.

Pesan Kepemimpinan di Tengah Keterbatasan

Pengakuan Herdiat mengenai keinginannya untuk mundur menunjukkan bahwa memimpin daerah dengan kemampuan fiskal terbatas bukan perkara ringan.

Namun, di balik tekanan tersebut, ia memilih bertahan dan menjadikan semangat gotong royong masyarakat sebagai sumber optimisme.

Pesan itu sekaligus menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada besarnya APBD, tetapi juga pada kekuatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Anggaran dapat membangun jalan dan gedung, tetapi kepercayaan masyarakat membangun semangat untuk terus melangkah. Ketika pemimpin dan warganya saling menguatkan, keterbatasan bukan lagi alasan untuk berhenti, melainkan titik awal lahirnya ketangguhan sebuah daerah. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • korupsi dana desa

    Mengapa Dana Desa Rentan Diselewengkan?

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Korupsi dana desa berulang karena pengawasan lemah, desain kebijakan timpang, dan tata kelola yang tidak solid. Dana Besar di Level Terkecil albadarpost.com, PERSPEKTIF – Penetapan Kepala Desa Mancagar sebagai tersangka korupsi dana desa kembali membuka satu pertanyaan mendasar: mengapa kebijakan dana desa sejak diluncurkan pada 2015 masih sangat rentan terhadap penyimpangan? Kasus Kuningan bukan insiden […]

  • maklumat NU

    Cipasung Keluarkan Maklumat NU untuk Kendalikan Dinamika Organisasi

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Pesantren Cipasung mengeluarkan maklumat NU untuk menjaga ketertiban organisasi dan meredakan ketegangan internal. albadarpost.com, HIKMAH – Pondok Pesantren Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya, mengeluarkan maklumat NU yang menekankan pentingnya ketertiban organisasi dan penyelesaian persoalan melalui mekanisme musyawarah. Dokumen bernomor 239.MLK/SEKRE/PPC/XII/2025 itu rilis pada Senin dan menjadi penanda bahwa dinamika internal Nahdlatul Ulama perlu ditangani secara hati-hati agar […]

  • Bakti Kesehatan Polres Garut

    Polres Garut Datangi Kampung, Warga Terbantu

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pagi masih terasa sejuk ketika satu per satu warga Kampung Mularajeun, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut mulai berdatangan. Sebagian membawa anak, sebagian lainnya datang bersama pasangan atau orang tua mereka. Tidak sedikit warga lanjut usia yang berjalan perlahan menuju lokasi pemeriksaan. Di tengah suasana pedesaan yang tenang, Bakti Kesehatan Polres […]

  • ilustrasi seseorang berdoa dalam keadaan terpaksa dan rendah diri

    Rahasia Doa Mustajab yang Sering Kita Lupakan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Doa orang terpaksa sering disebut sebagai doa mustajab. Doa dalam keadaan mudhtor, doa ketika merasa tidak berdaya, justru lebih cepat menembus langit. Namun ironisnya, kita sering baru khusyuk saat benar-benar terpojok. Kita rajin merancang masa depan, tetapi lalai merancang ketundukan. Kita sibuk mengatur strategi, namun enggan mengakui kelemahan. Padahal, sejak lama para […]

  • pemangkasan pohon

    BPBD Tasikmalaya Percepat Pemangkasan Pohon di Jalan Nasional

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    BPBD Kabupaten Tasikmalaya percepat pemangkasan pohon di jalan nasional untuk mengurangi ancaman saat cuaca ekstrem. albadarpost.com, LENSA – Hujan yang kian sering turun dalam beberapa pekan terakhir mendorong BPBD Kabupaten Tasikmalaya mempercepat pemangkasan pohon di sepanjang ruas jalan nasional. Langkah ini diputuskan setelah keluhan warga semakin banyak, terutama mengenai pohon-pohon besar yang dinilai rawan tumbang […]

  • Tawakal

    Rahasia Sukses Menurut Al-Hikam: Mulailah dengan Allah

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Mengapa ada orang yang bekerja tanpa mengenal waktu, tetapi hidupnya terasa jalan di tempat? Sebaliknya, mengapa ada yang melangkah dengan sederhana, namun pintu-pintu kemudahan seolah terbuka satu demi satu? Pertanyaan itu terus muncul dari zaman ke zaman. Jauh sebelum buku-buku motivasi memenuhi rak toko, Syekh Ibnu Athaillah As-Sakandari telah memberikan jawabannya melalui […]

expand_less