Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pilkades Sumedang Tak Sepenuhnya Digital, 337 TPS Tetap Manual

Pilkades Sumedang Tak Sepenuhnya Digital, 337 TPS Tetap Manual

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pilkades Sumedang 2026 mulai memasuki babak digital. Namun, layar elektronik belum sepenuhnya menggantikan kertas suara. Dari 430 tempat pemungutan suara yang disiapkan, sebanyak 337 TPS masih menggunakan sistem manual.

Pemungutan suara elektronik atau e-voting hanya akan diterapkan di 93 TPS. Artinya, sekitar 78 persen TPS masih memakai cara konvensional, sedangkan porsi TPS digital baru sekitar 22 persen. Jumlah TPS manual bahkan lebih dari tiga kali lipat dibandingkan TPS elektronik.

Komposisi tersebut menjadi sisi lain yang menarik setelah DPRD Kabupaten Sumedang menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Pemilihan Kepala Desa menjadi Peraturan Daerah dalam sidang paripurna, Selasa (28/7/2026).

Peraturan baru itu membuka ruang bagi penerapan e-voting. Namun, digitalisasi Pilkades Sumedang belum diberlakukan secara menyeluruh. Pada tahap ini, setiap desa peserta hanya akan memiliki satu TPS elektronik.

Satu Desa Hanya Mendapat Satu TPS Digital

Pilkades serentak tahun 2026 akan diikuti 93 desa yang tersebar di 26 kecamatan. Karena jumlah TPS elektronik juga sebanyak 93 unit, setiap desa peserta dijadwalkan memiliki satu TPS digital. TPS lainnya tetap menjalankan pemungutan suara secara manual.

Dengan skema tersebut, Pilkades Sumedang pada praktiknya akan menggunakan dua cara pemungutan suara secara bersamaan. Sebagian warga memberikan suara melalui perangkat elektronik, sementara sebagian besar pemilih masih menjalani prosedur konvensional.

Penerapan terbatas ini menunjukkan digitalisasi demokrasi desa dilakukan secara bertahap. Mesin memang dapat mempercepat penghitungan, tetapi kesiapan petugas, pemilih, perangkat, listrik, serta prosedur penanganan gangguan tetap harus diuji dalam kondisi nyata.

Sistem e-voting yang disiapkan tidak terhubung dengan internet. Pemungutan dilakukan secara luring untuk menekan risiko gangguan jaringan dan potensi peretasan dari luar. Pemilih tetap datang langsung ke TPS, menjalani verifikasi identitas, serta harus terdaftar dalam daftar pemilih tetap.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat menjelaskan, Pilkades digital tetap harus menjaga asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Sistem elektronik digunakan pada proses pemungutan dan penghitungan, bukan untuk memindahkan pemilihan ke internet.

Ujian Sebenarnya Ada pada Pelaksanaan

Jumlah TPS digital yang masih terbatas membuat perhatian publik tidak cukup berhenti pada kecanggihan alat. Keberhasilan Pilkades Sumedang akan ditentukan oleh kemampuan penyelenggara memastikan kedua sistem berjalan dengan standar pelayanan dan pengawasan yang setara.

Petugas di TPS elektronik perlu memahami penggunaan perangkat, proses verifikasi pemilih, pencatatan suara, hingga langkah yang harus dilakukan apabila mesin mengalami gangguan. Simulasi dan pelatihan menjadi penting agar kebingungan teknis tidak muncul ketika warga sudah mengantre.

Masyarakat juga perlu memperoleh penjelasan sederhana mengenai cara memberikan suara secara elektronik. Kehadiran teknologi semestinya memudahkan, bukan justru membuat pemilih lanjut usia atau warga yang tidak terbiasa menggunakan perangkat digital merasa tersisih.

Pemerintah Kabupaten Sumedang juga berencana menghadirkan Dashboard Pilkades yang dapat diakses masyarakat untuk memantau informasi penyelenggaraan. Fasilitas tersebut dapat memperkuat keterbukaan, selama data yang disajikan diperbarui secara cepat, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pendaftaran bakal calon kepala desa dijadwalkan berlangsung pada 3–12 Agustus 2026. Adapun pemungutan suara direncanakan digelar pada Oktober 2026 di 93 desa.

Digitalisasi memang telah mengetuk pintu demokrasi desa di Sumedang. Namun, dengan 337 dari 430 TPS masih memakai sistem manual, Pilkades Sumedang tahun ini belum sepenuhnya berpindah dari kertas menuju layar. Teknologinya mulai berjalan, tetapi tradisi mencoblos belum akan segera pensiun. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • data bansos

    Data Bansos Meleset, Lansia di Bekasi Tidak Menerima Bantuan

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Kasus Inah di Bekasi menunjukkan data bansos meleset, warga rentan tidak menerima bantuan sosial. albadarpost.com, HUMANIORA – Di sebuah rumah kecil di Kampung Wangkal, Desa Sukajaya, Cibitung, Bekasi, seorang lansia bernama Inah hidup tanpa kepastian. Perempuan 64 tahun itu mengaku tak pernah menerima bantuan sosial, sementara banyak warga di sekitarnya memperoleh bantuan dalam jumlah besar. […]

  • Gempa Sumedang

    Dampak Gempa Sumedang Mengguncang Akhir Tahun 2023, Ratusan Rumah Rusak dan Pasien Dievakuasi

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Gempa Sumedang akhir 2023 mengguncang tiga kali, merusak ratusan rumah dan memicu evakuasi pasien RSUD Sumedang. albadarpost.com, LENSA – Gempa Sumedang yang terjadi pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2023, meninggalkan dampak signifikan bagi warga di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Guncangan yang tercatat hingga tiga kali dalam sehari tersebut tidak hanya terasa di wilayah inti, […]

  • Pajak UMKM

    Pajak UMKM Bisa Nihil? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Masih banyak pelaku usaha kecil yang mengira setiap omzet atau setiap penghasilan pasti langsung dikenai pajak. Padahal, anggapan tersebut tidak selalu benar. Dalam sistem perpajakan Indonesia, terdapat beberapa kondisi yang memungkinkan Pajak UMKM atau Pajak Penghasilan (PPh) menjadi nol atau tidak terutang sesuai ketentuan yang berlaku. Kesalahan memahami aturan pajak bukan hanya […]

  • Norwegia vs Brasil

    Haaland Yakin Norwegia Tetap Punya Peluang Lawan Brasil

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Norwegia vs Brasil menjadi salah satu pertandingan paling dinanti pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Meski mengakui peluang timnya cukup kecil, Erling Haaland tetap membawa optimisme tinggi. Penyerang Manchester City itu menegaskan bahwa Timnas Norwegia tidak datang hanya untuk memenuhi jadwal, melainkan ingin kembali menciptakan kejutan di panggung sepak bola […]

  • Natural Tanpa Ordal

    Natural Tanpa Ordal: Seruan Moral Menjaga Marwah Perguruan Tinggi

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Perguruan tinggi bukan sekadar tempat seseorang mengejar gelar akademik. Ia adalah ruang pembentukan ilmu, karakter, nalar, etika, dan kepemimpinan. Dari ruang inilah lahir calon-calon profesional, birokrat, pendidik, pengusaha, pemimpin masyarakat, bahkan pengambil kebijakan publik di masa depan. Karena itu, proses masuk ke perguruan tinggi tidak boleh dipandang sebagai urusan administratif semata. Penerimaan […]

  • membersihkan dapur

    Rahasia Membersihkan Dapur Tanpa Ribet, Hasilnya Bikin Kaget

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Membersihkan dapur sering dianggap pekerjaan rutin yang sederhana. Namun, banyak orang belum memahami teknik cara membersihkan dapur yang benar agar hasilnya maksimal. Padahal, dapur yang tampak bersih belum tentu benar-benar higienis. Selain itu, kesalahan kecil saat membersihkan dapur justru membuat kotoran menumpuk lebih cepat. Oleh karena itu, penting mengetahui cara yang lebih […]

expand_less