Breaking News
light_mode
Beranda » Perspektif » Travel, Rental Mobil, Bus Wisata: KBLI 2025 Beda?

Travel, Rental Mobil, Bus Wisata: KBLI 2025 Beda?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pelaku usaha travel, rental mobil, hingga bus wisata di Tasikmalaya, Garut, Ciamis, dan Pangandaran perlu lebih teliti ketika menentukan KBLI 2025 untuk usaha travel.

Sekilas, bisnis-bisnis tersebut sama-sama bergerak di bidang perjalanan dan transportasi. Namun, klasifikasi usahanya tidak otomatis sama. KBLI ditentukan berdasarkan aktivitas ekonomi yang dijalankan, bukan hanya berdasarkan nama usaha.

Dalam KBLI 2025, misalnya, terdapat 79121 Aktivitas Biro Perjalanan Wisata, 49292 Angkutan Pariwisata, 49295 Angkutan Sewa, serta 77100 Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Kendaraan Bermotor. Masing-masing memiliki uraian dan ruang lingkup kegiatan yang berbeda dalam OSS.

Karena itu, pelaku usaha sebaiknya tidak sekadar mencari “kode KBLI travel”, tetapi terlebih dahulu melihat apa yang sebenarnya dijual dan dijalankan oleh bisnis tersebut.

Travel Tidak Otomatis Berarti Angkutan Pariwisata

Istilah travel dalam praktik sehari-hari dapat merujuk pada beberapa model bisnis.

Ada perusahaan yang menyusun dan menjual paket wisata. Ada yang menyediakan kendaraan. Ada pula yang menjalankan layanan transportasi dengan pengemudi.

Dalam KBLI 2025, 79121 – Aktivitas Biro Perjalanan Wisata merupakan bagian dari subgolongan Aktivitas Biro Perjalanan. OSS menjelaskan bahwa subgolongan tersebut mencakup pengaturan, penyusunan, dan pemasaran paket wisata, termasuk perjalanan domestik maupun internasional. Paket tersebut dapat melibatkan transportasi, akomodasi, makanan, kunjungan wisata, hingga kegiatan wisata lainnya.

Jadi, perusahaan yang menjual paket perjalanan wisata tidak otomatis memiliki klasifikasi yang sama dengan perusahaan yang kegiatan utamanya mengoperasikan kendaraan untuk wisatawan.

Pembahasan yang lebih luas mengenai sektor ini juga dapat dibaca melalui artikel “KBLI Travel & Transportasi 2025” di DenLegal sebagai referensi tambahan. Namun, untuk menentukan kode dan ruang lingkup kegiatan, rujukan utama tetap klasifikasi resmi OSS.

Bus Wisata Masuk KBLI 49292

Bagaimana dengan perusahaan yang mengoperasikan bus untuk perjalanan wisata?

KBLI 2025 49292 – Angkutan Pariwisata mencakup pengoperasian transportasi darat untuk keperluan pariwisata, termasuk perjalanan wisata perorangan maupun kelompok. Dalam ruang lingkupnya, OSS secara khusus mencantumkan Angkutan Bus Pariwisata.

Kode ini juga mengalami perubahan dari struktur sebelumnya. OSS mencatat terdapat dua kode KBLI 2020 yang digabung menjadi 49292 pada KBLI 2025. Karena itu, pelaku usaha yang masih menemukan kode lama ketika mencari informasi di internet perlu memastikan versi KBLI yang sedang digunakan.

BPS juga telah menerbitkan Tabel Konversi KBLI 2020–2025 sebagai acuan untuk menelusuri hubungan antara klasifikasi lama dan terbaru. BPS menjelaskan bahwa perubahan dapat berbentuk satu kode menjadi satu kode, satu kode menjadi beberapa kode, maupun beberapa kode bergabung menjadi satu kode.

D'Arrian Collections

Rental Mobil Tanpa Sopir Berbeda

Istilah rental mobil juga tidak cukup spesifik untuk langsung menentukan KBLI.

Untuk kegiatan penyewaan kendaraan bermotor tanpa sopir, OSS mencantumkan 77100 – Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Kendaraan Bermotor dalam KBLI 2025.

Uraiannya mencakup penyewaan berbagai kendaraan bermotor untuk transportasi darat, seperti mobil penumpang tanpa sopir, truk, karavan bermotor, trailer, kendaraan rekreasi, mobil pribadi tanpa sopir, dan sepeda motor.

Dengan demikian, rental mobil tanpa pengemudi memiliki karakter kegiatan yang berbeda dari usaha yang menyediakan kendaraan sekaligus layanan pengemudi.

Kalau Mobil Disewakan dengan Sopir?

Di sinilah perbedaan menjadi semakin jelas.

KBLI 2025 49295 – Angkutan Sewa mencakup pengangkutan penumpang menggunakan mobil penumpang umum dari pintu ke pintu dengan tarif berdasarkan kesepakatan. OSS juga memasukkan penyewaan mobil atau kendaraan pribadi lainnya dengan sopir, termasuk layanan berbasis aplikasi.

Artinya, pertanyaan “apa KBLI rental mobil?” belum cukup untuk menentukan kode.

Pertanyaan yang lebih tepat:

Apakah kendaraan disewakan tanpa sopir atau digunakan sebagai layanan angkutan dengan sopir?

Jawaban atas pertanyaan tersebut dapat membawa usaha pada klasifikasi yang berbeda.

Empat Model Usaha, Klasifikasinya Berbeda

Model kegiatan usaha KBLI 2025 Gambaran kegiatan
Biro perjalanan wisata 79121 Menyusun dan memasarkan paket perjalanan wisata
Angkutan/bus pariwisata 49292 Mengoperasikan transportasi darat untuk keperluan pariwisata
Angkutan sewa dengan sopir 49295 Menyediakan angkutan atau kendaraan bersama pengemudi
Rental kendaraan tanpa sopir 77100 Menyewakan kendaraan bermotor tanpa pengemudi

Sumber klasifikasi: OSS KBLI 2025.

Tabel tersebut merupakan panduan ringkas. Satu badan usaha dapat menjalankan beberapa kegiatan usaha apabila memang aktivitas tersebut benar-benar dijalankan dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Pelaku Usaha Priangan Timur Perlu Mengecek Apa?

Bagi pelaku usaha di Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Pangandaran, Kota Tasikmalaya, dan Kota Banjar, pemeriksaan sebaiknya dimulai dari aktivitas bisnis yang nyata.

Jika perusahaan menyusun dan menjual paket wisata, periksa klasifikasi biro perjalanan wisata.

Jika perusahaan mengoperasikan bus untuk perjalanan wisata, periksa klasifikasi angkutan pariwisata.

Jika bisnis menyewakan mobil tanpa pengemudi, periksa klasifikasi penyewaan kendaraan.

Sementara itu, jika perusahaan menyediakan kendaraan sekaligus pengemudi, periksa klasifikasi angkutan sewa.

Pendekatan tersebut lebih tepat daripada menentukan kode hanya karena nama bisnis mengandung kata “travel”, “tour”, atau “rental”.

Bagi pelaku usaha yang ingin memahami prinsip pemilihan kode secara lebih umum, panduan “KBLI 2025: Cara Memilih Kode Usaha yang Tepat” dari DenLegal juga dapat digunakan sebagai referensi tambahan. Prinsip dasarnya sejalan dengan pendekatan yang perlu dilakukan pelaku usaha: mulai dari aktivitas bisnis, kemudian cocokkan dengan uraian resmi KBLI.

Jangan Terjebak Nama “Travel” atau “Rental”

Satu nama usaha dapat digunakan untuk berbagai model bisnis.

“Travel” bisa merujuk pada biro perjalanan, operator perjalanan, penyedia kendaraan, atau kombinasi beberapa aktivitas. Begitu pula “rental mobil” dapat berarti penyewaan kendaraan tanpa sopir maupun layanan kendaraan dengan pengemudi.

Karena itu, pencarian KBLI Travel 2025 sebaiknya tidak berhenti pada pertanyaan:

“Kode KBLI untuk travel berapa?”

Pertanyaan yang lebih tepat adalah:

“Aktivitas usaha apa yang benar-benar saya jalankan?”

Dari jawaban tersebut, pelaku usaha dapat mencocokkan kegiatan dengan uraian resmi pada OSS.

BPS menyatakan KBLI 2025 merupakan pembaruan KBLI 2020 dan tabel konversinya disiapkan untuk membantu penyesuaian klasifikasi. BPS juga menegaskan bahwa perizinan yang telah terbit sebelum implementasi KBLI 2025 tetap berlaku; penyesuaian diperlukan ketika terdapat perubahan substansi tertentu pada kegiatan usaha.

Bagi pelaku usaha travel di Priangan Timur, persoalannya bukan sekadar menemukan angka kode yang terlihat paling mirip.

Kendaraan boleh sama-sama mengantar orang menuju tujuan. Namun dalam KBLI 2025, yang menentukan bukan sekadar kendaraan yang digunakan, melainkan aktivitas usaha yang benar-benar dijalankan. (Red)

  • Penulis: redaktur
expand_less