Terungkap! Tiga Kasus Sabu Digulung Polisi di Pangandaran
- account_circle redaktur
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., Kamis (30/7/2026). (Foto: Polres Pangandaran).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sabu Pangandaran kembali menjadi perhatian setelah pengungkapan narkoba di Pangandaran membuahkan hasil sepanjang Juli 2026. Satresnarkoba Polres Pangandaran berhasil mengungkap tiga kasus penyalahgunaan sabu, mengamankan tiga tersangka, serta menyita barang bukti dengan total berat bruto sekitar 8,65 gram. Capaian tersebut menegaskan bahwa aparat terus mempersempit ruang gerak pelaku peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Pangandaran.
Keberhasilan itu disampaikan langsung Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., pada Kamis, 30 Juli 2026. Menurutnya, pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Pangandaran dalam menjaga keamanan masyarakat sekaligus menekan peredaran narkotika hingga ke tingkat lingkungan.
“Kami akan terus menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitarnya,” ujar AKBP Ikrar Potawari.
Tiga Kasus, Tiga Tersangka Diamankan
Dalam operasi yang dilakukan selama Juli 2026, Satresnarkoba Polres Pangandaran mengamankan tiga orang tersangka yang masing-masing berinisial ES, AT, dan DS.
Selain mengamankan para tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa sabu dengan total berat bruto sekitar 8,65 gram. Seluruh barang bukti kini menjadi bagian dari proses penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Pengungkapan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa aparat kepolisian terus meningkatkan pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan maupun distribusi barang haram di wilayah hukumnya. Langkah itu sekaligus menunjukkan konsistensi penegakan hukum terhadap kejahatan narkotika.
Perang Melawan Narkoba Tidak Bisa Dilakukan Sendiri
Di balik keberhasilan aparat mengungkap tiga kasus tersebut, terdapat pesan penting yang disampaikan kepada masyarakat. Kapolres menegaskan bahwa upaya memberantas narkotika tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan warga.
Karena itu, masyarakat diharapkan tidak ragu melaporkan aktivitas yang mencurigakan kepada kepolisian. Informasi dari lingkungan sekitar sering kali menjadi pintu awal dalam mengungkap jaringan penyalahgunaan maupun peredaran sabu.
Selain penindakan, pendekatan pencegahan juga terus diperkuat melalui edukasi kepada masyarakat. Kesadaran keluarga, sekolah, tokoh agama, dan komunitas dinilai memiliki peran besar dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.
Ancaman Sabu Masih Membutuhkan Kewaspadaan Bersama
Kasus yang berhasil diungkap sepanjang Juli 2026 menjadi pengingat bahwa ancaman penyalahgunaan sabu masih memerlukan perhatian serius. Meski aparat terus meningkatkan pengawasan, keberhasilan pemberantasan narkotika tetap bergantung pada sinergi semua pihak.
Partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mempersempit ruang gerak pelaku. Semakin cepat informasi diterima aparat, semakin besar peluang mencegah peredaran barang terlarang berkembang lebih luas.
Di sisi lain, penegakan hukum yang konsisten memberikan efek pencegahan sekaligus memperlihatkan keseriusan Polres Pangandaran dalam menjaga keamanan wilayah. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika.
Komitmen Berlanjut Demi Pangandaran yang Lebih Aman
Polres Pangandaran menegaskan akan terus memperkuat langkah preventif dan represif dalam menghadapi ancaman narkotika. Penindakan terhadap pelaku akan berjalan beriringan dengan edukasi kepada masyarakat agar budaya melawan narkoba tumbuh dari lingkungan keluarga hingga tingkat desa.
Melalui kolaborasi antara aparat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga, upaya memutus mata rantai peredaran sabu diharapkan semakin efektif. Sinergi inilah yang menjadi modal penting untuk menjaga Pangandaran tetap aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Peredaran narkoba hanya bisa dipersempit oleh aparat, tetapi hanya dapat dikalahkan ketika seluruh masyarakat memilih untuk peduli. Satu informasi yang berani disampaikan hari ini bisa menjadi langkah besar menyelamatkan masa depan banyak orang. (Red)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar