Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dinda Aulia Hilang Usai Sekolah, Polisi Telusuri Keberadaannya

Dinda Aulia Hilang Usai Sekolah, Polisi Telusuri Keberadaannya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AlbadarPost.com, BERITA DAERAH – Dinda Aulia, remaja perempuan berusia 13 tahun, dilaporkan tidak pulang setelah menyelesaikan kegiatan sekolah di wilayah Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, pada Senin, 12 Oktober 2026. Informasi pencarian Dinda Aulia hilang tercantum dalam poster yang dipublikan Polres Pangandaran.

Keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Kalipucang pada Selasa, 13 Oktober 2026. Hingga status terbarunya terkonfirmasi, masyarakat perlu berhati-hati saat membagikan informasi mengenai keberadaan Dinda. Setiap petunjuk sebaiknya disampaikan langsung kepada keluarga atau kepolisian agar petugas dapat menindaklanjutinya.

Dinda Tidak Pulang Setelah Kegiatan Sekolah

Berdasarkan kronologi dalam poster pencarian, Dinda terakhir diketahui tidak pulang setelah menyelesaikan kegiatan sekolah di MTs Kalipucang. Peristiwa itu disebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB pada Senin, 12 Oktober 2026.

Sebelum kejadian tersebut, Dinda sempat mengirim pesan WhatsApp kepada bibinya. Dalam pesan itu, ia menyampaikan bahwa dirinya belum akan pulang karena ingin menenangkan pikiran. Namun, informasi tersebut belum menjelaskan secara pasti alasan Dinda tidak kembali ke rumah ataupun keberadaannya setelah mengirim pesan.

Keluarga kemudian melakukan pencarian. Mereka berusaha menelusuri informasi mengenai kemungkinan lokasi yang sempat dikunjungi Dinda. Meski demikian, kronologi pada poster belum memberikan keterangan lengkap mengenai hasil penelusuran di setiap lokasi.

Ciri-Ciri Dinda dan Lokasi Terakhir

Poster tersebut mencantumkan Dinda sebagai perempuan berusia 13 tahun. Ciri-ciri fisiknya meliputi kulit putih, rambut hitam lurus sebahu, dan tinggi badan sekitar 160 sentimeter. Pakaian terakhir yang tercantum adalah seragam sekolah MTs.

Adapun lokasi terakhir yang disebut dalam poster berada di Dusun Cawitali, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran.

Informasi itu dapat membantu masyarakat mengenali Dinda apabila mereka memiliki petunjuk yang relevan. Akan tetapi, pembaca tidak sebaiknya menganggap lokasi tersebut sebagai tempat keberadaan Dinda saat ini tanpa konfirmasi terbaru.

Kronologi poster juga menyebut adanya informasi dari keluarga mengenai seorang teman yang diduga pergi ke Kota Banjar menggunakan sepeda motor Yamaha Mio 125 berwarna hitam-merah milik Dinda. Informasi tersebut masih berupa dugaan dalam kronologi yang tersedia. Karena itu, redaksi tidak menyimpulkan adanya tindak pidana atau kesalahan pihak tertentu tanpa keterangan resmi dan bukti yang memadai.

Keluarga Melaporkan Kejadian ke Polsek Kalipucang

Menurut keterangan dalam poster, keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Kalipucang, Polres Pangandaran, pada Selasa, 13 Oktober 2026. Laporan itu bertujuan meminta tindak lanjut serta membantu penelusuran keberadaan Dinda.

Poster pencarian mencantumkan nomor keluarga yang disebut sebagai bibi kandung Dinda, yakni 085295399149. Selain itu, poster memuat nomor 082133118110 sebagai kontak Polres Pangandaran. Sebelum menggunakan atau menyebarkan nomor tersebut, masyarakat sebaiknya memastikan kembali keaktifannya melalui kanal resmi kepolisian.

Masyarakat juga dapat menghubungi layanan Polisi 110 untuk menyampaikan informasi yang membutuhkan perhatian kepolisian. Sampaikan petunjuk secara jelas, termasuk waktu, lokasi, dan hal yang benar-benar dilihat atau diketahui. Hindari menambahkan cerita yang belum terverifikasi karena informasi keliru dapat menghambat proses pencarian.

Masyarakat Diminta Mengutamakan Informasi Terverifikasi

Pencarian orang yang belum pulang membutuhkan informasi yang akurat dan dapat ditindaklanjuti. Karena itu, siapa pun yang mengetahui keberadaan Dinda atau memiliki petunjuk relevan dapat menyampaikannya kepada keluarga maupun kepolisian melalui kontak yang telah diverifikasi.

Masyarakat juga perlu menjaga privasi dan keselamatan Dinda sebagai anak di bawah umur. Jangan menyebarkan percakapan pribadi, membuat tuduhan terhadap orang lain, atau meneruskan kabar yang belum jelas sumbernya. Jika menemukan informasi baru di media sosial, periksa terlebih dahulu kebenarannya sebelum membagikannya kembali.

Redaksi AlbadarPost perlu memperbarui berita ini apabila menerima konfirmasi resmi mengenai perkembangan pencarian. Dengan demikian, pembaca memperoleh informasi yang relevan tanpa tercampur spekulasi.

Masyarakat diimbau menyampaikan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan guna membantu proses pencarian Dinda Aulia. Keluarga berharap Dinda segera ditemukan dalam keadaan selamat dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga. (Red)

  • Penulis: redaktur
expand_less