Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kolaborasi Polisi dan Petani Dongkrak Produksi Jagung Ciamis

Kolaborasi Polisi dan Petani Dongkrak Produksi Jagung Ciamis

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • visibility 81
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kolaborasi antara Polres Ciamis, petani, Pemerintah Kabupaten Ciamis, dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) mulai menunjukkan hasil nyata. Produksi Jagung Ciamis terus meningkat sepanjang 2026 dan realisasinya telah mendekati 80 persen dari target sekitar 260 ton. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator menguatnya program ketahanan pangan Ciamis yang digerakkan melalui pengembangan budidaya jagung di berbagai kecamatan.

Pencapaian itu mendapat perhatian pada pembukaan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 Kabupaten Ciamis, Senin (13/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, KTNA memberikan penghargaan kepada Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., M.Si., atas kontribusinya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat budidaya jagung di Kabupaten Ciamis.

Penghargaan diterima oleh Wakapolres Ciamis, Kompol Sujana, S.Pd., yang hadir mewakili Kapolres.

Sinergi Lintas Sektor Perkuat Ketahanan Pangan

Kompol Sujana mengatakan penghargaan tersebut bukan hanya menjadi apresiasi bagi institusi kepolisian, melainkan juga pengakuan terhadap kolaborasi yang telah terjalin antara Polri, pemerintah daerah, KTNA, kelompok tani, serta organisasi kepemudaan.

Menurutnya, seluruh pihak memiliki peran yang saling melengkapi dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KTNA atas penghargaan yang diberikan kepada Bapak Kapolres. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polres Ciamis untuk terus hadir mendukung kemajuan pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Kompol Sujana.

Ia menjelaskan, Kapolres Ciamis telah menginstruksikan seluruh jajaran agar aktif mengawal program ketahanan pangan nasional melalui berbagai kegiatan di lapangan. Salah satu fokus utamanya ialah memperluas budidaya jagung bersama kelompok tani dan organisasi kepemudaan.

Dengan pola tersebut, keterlibatan masyarakat tidak hanya berhenti pada tahap penanaman, tetapi juga diarahkan untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan daerah.

Produksi Jagung Terus Meningkat

Kompol Sujana mengungkapkan bahwa kerja sama yang dibangun sejak beberapa waktu terakhir mulai memberikan dampak positif terhadap produksi jagung di Kabupaten Ciamis.

Pada 2025, daerah ini tercatat sebagai salah satu wilayah dengan serapan jagung yang tinggi. Tren tersebut berlanjut pada 2026.

Dari target produksi sekitar 260 ton tahun ini, realisasinya telah mendekati 80 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa program pengembangan produksi jagung Ciamis berjalan sesuai arah yang diharapkan.

Menurutnya, keberhasilan itu tidak lepas dari kerja keras para petani yang terus menjaga produktivitas lahannya sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Target tersebut dapat kami dekati berkat kerja sama semua pihak, terutama para petani yang tetap berkomitmen meningkatkan hasil produksi,” katanya.

Tumpangsari Jadi Strategi Tingkatkan Produktivitas

Selain memperluas budidaya jagung, Polres Ciamis juga mendukung penerapan sistem tanam tumpangsari sebagai upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian.

Program tersebut telah berjalan di Kecamatan Cikoneng melalui penanaman jagung dan bawang merah pada lahan seluas sekitar 71 hektare.

Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas tanpa harus membuka lahan baru. Di sisi lain, petani memperoleh peluang untuk mengembangkan lebih dari satu komoditas dalam satu hamparan lahan.

Langkah tersebut sekaligus memperkuat upaya menjaga ketersediaan pangan di tingkat daerah.

Penghargaan Jadi Pemacu Semangat

Bagi Polres Ciamis, penghargaan dari KTNA bukan sekadar simbol seremonial. Apresiasi tersebut menjadi penyemangat agar sinergi antara aparat, pemerintah, petani, dan organisasi masyarakat terus berkembang.

Kompol Sujana berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat dipertahankan bahkan diperluas sehingga produksi jagung terus meningkat dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, ketahanan pangan hanya dapat diwujudkan melalui kerja bersama yang melibatkan seluruh elemen.

“Dengan kolaborasi yang solid, produksi dan serapan jagung terus meningkat. Kami optimistis sinergi ini akan semakin memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani di Kabupaten Ciamis,” pungkasnya.

Penghargaan memang diberikan kepada seorang pemimpin, tetapi hasilnya lahir dari kerja bersama. Ketika polisi, petani, pemerintah, dan masyarakat bergerak dalam satu irama, ketahanan pangan tidak lagi sekadar program—melainkan menjadi panen nyata yang dirasakan masyarakat. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • hujan meteor Perseid

    Hujan Meteor Perseid 13 Agustus 2026, Ini Waktu Terbaik Melihatnya

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, PERSPEKTIF – Hujan meteor Perseid akan mencapai aktivitas maksimumnya pada 13 Agustus 2026. Fenomena hujan meteor atau shooting stars ini menarik perhatian karena terjadi ketika Bumi melintasi jejak debu yang ditinggalkan Komet 109P/Swift-Tuttle. Namun, bagi pengamat di Indonesia, ada satu hal penting: tanggal puncak tidak berarti pengamatan terbaik harus dilakukan setelah matahari terbit. Sebaliknya, […]

  • Maulid Muhammadiyah

    Instruksi Maulid Muhammadiyah 1971, Muballigh Diminta Di-Upgrade

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF — Maulid Muhammadiyah memiliki jejak sejarah yang menarik untuk ditelusuri. Salah satunya terlihat dalam sebuah dokumen bertanggal 12 April 1971 yang memuat instruksi PP Muhammadiyah menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. Dalam dokumen tersebut, Maulid 1971 tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan acara, tetapi juga memuat arahan mengenai peran generasi muda, persiapan muballigh dan […]

  • regulasi unik Indonesia

    8 Regulasi Unik Indonesia yang Sering Dilanggar Tanpa Sadar, Nomor 3 Bikin Kaget!

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 240
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Regulasi unik Indonesia ternyata bukan sekadar aturan aneh, melainkan bagian penting dari sistem hukum yang menjaga ketertiban. Sayangnya, banyak aturan unik di Indonesia justru sering dilanggar karena dianggap sepele atau tidak diketahui masyarakat. Padahal, jika ditelusuri lebih dalam, sebagian besar peraturan unik Indonesia memiliki dasar hukum kuat dan tujuan jelas, mulai dari […]

  • Generasi Baru Sepak Bola

    Generasi Baru Mulai Geser Era Messi-Ronaldo

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Generasi Baru Sepak Bola menjadi salah satu cerita terbesar di Piala Dunia 2026. Di tengah persaingan menuju babak-babak akhir turnamen, perhatian publik perlahan bergeser dari dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo menuju para pemain muda yang tampil menentukan. Fenomena regenerasi sepak bola dunia itu terlihat semakin jelas ketika banyak tim memberi kepercayaan […]

  • Fadia Arafiq ditangkap

    OTT KPK Guncang Pekalongan, Kekayaan Fadia Arafiq Disorot

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Fadia Arafiq ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (3/3/2026). Penangkapan Bupati Pekalongan itu langsung memicu perhatian luas karena laporan kekayaannya dalam LHKPN tercatat mencapai Rp85,6 miliar. Kasus ini kembali mengangkat isu klasik tentang kekayaan pejabat publik dan potensi penyalahgunaan kekuasaan. KPK mengamankan sejumlah pihak dalam operasi tersebut. Namun, lembaga […]

  • Maqam Fana

    Mengapa Orang Kaya Tetap Gelisah? Al-Hikam Punya Jawabannya

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Maqam fana menjadi salah satu ajaran paling mendalam dalam Kitab Al-Hikam karya Ibnu Athaillah as-Sakandari. Dalam perspektif tasawuf, fana kepada Allah bukan berarti menghilang dari kehidupan, melainkan membersihkan hati dari ketergantungan kepada selain-Nya. Di era ketika manusia mengejar pengakuan, harta, dan popularitas, hikmah ini justru terasa semakin relevan. Lihatlah kehidupan hari ini. […]

expand_less