Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Mengapa Muharram Disebut Bulan Allah? Ini Alasannya

Mengapa Muharram Disebut Bulan Allah? Ini Alasannya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • visibility 193
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Menjelang datangnya Muharram, suasana di banyak kampung mulai berubah. Selepas Magrib, halaman masjid terlihat lebih ramai. Anak-anak berlarian membawa obor yang akan digunakan untuk pawai Tahun Baru Islam. Di sudut lain, para orang tua berbincang sambil menyiapkan pengajian dan santunan yatim.

Pemandangan seperti itu juga mudah ditemukan di berbagai daerah Priangan Timur. Namun di balik tradisi yang terus hidup dari tahun ke tahun, masih banyak Muslim yang belum mengetahui satu fakta penting: mengapa Muharram disebut sebagai Bulan Allah atau Syahrullah?

Padahal, julukan tersebut bukan sekadar sebutan. Di dalamnya tersimpan pesan tentang kemuliaan waktu, kesempatan memperbaiki diri, dan ajakan untuk kembali mendekat kepada Allah SWT.

Muharram, Satu-Satunya Bulan yang Disebut Bulan Allah

Tidak semua bulan dalam kalender Hijriah mendapat penyebutan khusus dari Rasulullah SAW. Namun Muharram memperoleh kehormatan tersebut.

Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram.” (HR. Muslim)

Hadis ini sering dibaca saat Muharram tiba. Akan tetapi, banyak orang lebih fokus pada anjuran puasanya dibandingkan makna penyebutan “bulan Allah”.

Para ulama menjelaskan bahwa penyandaran nama Muharram kepada Allah merupakan bentuk pemuliaan. Dalam ilmu bahasa Arab, bentuk ini menunjukkan kehormatan yang sangat tinggi.

Karena itu, ketika Rasulullah menyebut Muharram sebagai Bulan Allah, beliau sedang mengingatkan umatnya bahwa bulan ini memiliki kedudukan yang istimewa di sisi Allah SWT.

Muharram Termasuk Empat Bulan Haram

Keistimewaan Muharram tidak berhenti pada julukannya saja.

Allah SWT juga memasukkan Muharram ke dalam empat bulan haram atau bulan yang dimuliakan.

Allah berfirman:

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram.” (QS. At-Taubah: 36)

Empat bulan tersebut adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Menurut para mufasir, Allah memuliakan bulan-bulan tersebut sejak penciptaan langit dan bumi. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh dan menjauhi berbagai bentuk kemaksiatan.

Muharram mengajarkan bahwa tidak semua waktu memiliki nilai yang sama. Sebagaimana ada tempat yang dimuliakan seperti Makkah dan Madinah, ada pula waktu yang Allah istimewakan untuk memperbesar peluang manusia meraih pahala.

Muharram dan Pesan Hijrah yang Sering Terlupakan

Ketika Tahun Baru Islam tiba, banyak orang mengirim ucapan dan memasang poster bertema hijrah. Namun sering kali makna hijrah itu sendiri justru terlupakan.

Padahal kalender Hijriah lahir dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah menuju Madinah.

Allah SWT berfirman:

“Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah setelah mereka dizalimi, pasti Kami akan memberikan tempat yang baik kepada mereka di dunia.” (QS. An-Nahl: 41)

Hijrah bukan hanya berpindah tempat.

Hijrah berarti meninggalkan kebiasaan buruk menuju kebiasaan yang lebih baik.

Dan hijrah berarti memperbaiki salat yang masih bolong-bolong.

Serta hijrah berarti mengurangi kemarahan, memperbaiki hubungan keluarga, dan mendekatkan diri kepada Allah sedikit demi sedikit.

Di sebuah kampung, seorang jamaah lansia pernah berkata seusai pengajian Muharram, “Tahun baru bukan berarti umur bertambah. Justru umur kita berkurang satu tahun.”

Kalimat sederhana itu membuat banyak orang terdiam.

Mengapa Puasa Muharram Sangat Dianjurkan?

Selain memiliki kemuliaan khusus, Muharram juga menjadi bulan yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunnah.

Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram.” (HR. Muslim)

Di dalam bulan Muharram terdapat Puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram.

Tentang keutamaannya, Rasulullah SAW bersabda:

“Aku berharap kepada Allah agar puasa Asyura dapat menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim)

Karena itu, para ulama menganjurkan umat Islam melaksanakan Puasa Asyura serta Puasa Tasu’a pada tanggal 9 Muharram.

Amalan tersebut menjadi kesempatan besar bagi setiap Muslim untuk memperbanyak pahala dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Muharram Mengajarkan Cara Menghargai Waktu

Banyak orang menghitung keuntungan usaha, kenaikan jabatan, atau pencapaian hidup. Namun tidak semua orang menghitung waktu yang telah berlalu.

Padahal Allah SWT telah mengingatkan manusia tentang pentingnya waktu.

Allah berfirman:

“Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian.” (QS. Al-‘Ashr: 1-2)

Muharram datang setiap tahun.

Namun umur manusia tidak pernah kembali.

Karena itulah para ulama terdahulu menyambut Muharram dengan muhasabah. Mereka mengevaluasi diri, memperbaiki ibadah, dan menyusun langkah menuju kehidupan yang lebih baik.

Mereka tidak sekadar merayakan pergantian tahun.

Dan mereka memanfaatkan pergantian tahun sebagai alarm untuk memperbaiki perjalanan hidup.

Muharram Bukan Tentang Angka, Tetapi Tentang Kesadaran

Pada akhirnya, alasan Muharram disebut Bulan Allah bukan sekadar karena kemuliaannya. Julukan itu mengandung pesan agar manusia tidak menjalani hidup tanpa arah.

Muharram hadir setiap tahun.

Namun tidak semua orang mengambil pelajaran yang sama.

Sebagian hanya melihat pergantian tanggal.

Sebagian melihat kesempatan memperbaiki diri.

Dan sebagian lainnya menjadikan Muharram sebagai titik awal perjalanan yang lebih dekat kepada Allah SWT.

Muharram tidak datang untuk menambah angka di kalender dinding rumah kita. Muharram datang untuk mengingatkan bahwa waktu terus berjalan, umur terus berkurang, dan pintu hijrah masih terbuka. Pertanyaannya bukan apakah tahun sudah berganti, melainkan apakah hati kita ikut berubah. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ponpes Al Furqon Cianjur Terbakar

    Ponpes Al Furqon Cianjur Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aktivitas di Ponpes Al Furqon Cianjur terbakar mendadak berubah menjadi kepanikan ketika kobaran api melalap sebagian bangunan pondok pesantren di Desa Jatisari, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jumat (24/7/2026). Selain bangunan pesantren, satu rumah warga di sekitar lokasi juga ikut terdampak. Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa […]

  • Tumis Kangkung

    Terungkap Tumis Kangkung Seenak Restoran dalam 10 Menit

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengeluh tumis kangkung buatan rumah cepat layu dan berubah kehitaman, padahal baru beberapa menit diangkat dari wajan. Sebaliknya, di warung makan atau restoran, tumis kangkung saus tiram justru tetap hijau, renyah, dan menggugah selera. Ternyata, perbedaannya bukan terletak pada bahan yang mahal, melainkan pada satu langkah sederhana yang sering terlewat […]

  • Ilustrasi keluarga menonton film box office terbaru 2026 bersama dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan

    7 Film Box Office 2026 yang Bikin Suasana Rumah Lebih Hangat

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Di tengah rumah yang semakin ramai oleh suara notifikasi dan layar gadget, banyak keluarga mulai kehilangan satu hal sederhana: waktu untuk benar-benar hadir satu sama lain. Karena itu, pencarian tentang film keluarga 2026, tontonan keluarga terbaru, dan film box office hangat terus meningkat menjelang pertengahan tahun ini. Menariknya, film kini bukan cuma […]

  • Kursi PTN Kosong

    Puluhan Ribu Kursi PTN Kosong, DPR Usul Peserta Cadangan

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Persaingan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) setiap tahun berlangsung sangat ketat. Namun, di balik tingginya minat tersebut, kursi PTN kosong justru masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan. Setelah sebagian peserta dinyatakan lolos seleksi, tidak semuanya melakukan registrasi ulang. Akibatnya, puluhan ribu bangku yang telah disiapkan tidak dapat langsung dimanfaatkan oleh calon mahasiswa […]

  • peran guru

    Di Era AI, Peran Guru Justru Makin Penting. Ini Alasannya

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Peran guru di era digital tidak pernah benar-benar hilang, justru semakin terasa penting. Saat internet menyediakan hampir semua jawaban, banyak orang mengira keberadaan guru akan tergeser. Namun kenyataannya, kemudahan akses informasi justru membuat siswa semakin membutuhkan arahan yang tepat. Faktanya, belajar bukan hanya soal menemukan jawaban, tetapi memahami makna di baliknya. Di […]

  • Guru Indonesia sedang mengajar di kelas dengan laptop dan buku pelajaran menggambarkan tantangan guru di era digital

    Bukan Gaji: Ini Masalah Guru Indonesia yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Masalah guru Indonesia sering dikaitkan dengan gaji rendah. Namun kenyataannya, realita profesi guru di Indonesia jauh lebih kompleks. Banyak guru mengaku bahwa persoalan utama bukan sekadar pendapatan, melainkan tekanan pekerjaan, administrasi berlebihan, hingga tantangan guru di era digital yang terus berubah. Kondisi ini juga sangat terasa dalam kehidupan guru honorer di Indonesia, […]

expand_less