Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Sebelum Bekerja, Bacalah Doa Ini agar Hati Lebih Tenang

Sebelum Bekerja, Bacalah Doa Ini agar Hati Lebih Tenang

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 157
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang memulai hari dengan terburu-buru. Ada yang langsung membuka laptop, mengecek pesan kantor, atau memikirkan target pekerjaan sejak pagi. Namun di tengah rutinitas itu, doa memulai pekerjaan justru sering terlupakan. Padahal, doa sebelum bekerja bukan sekadar ucapan ringan. Dalam Islam, doa tersebut menjadi bentuk tawakal, permohonan keberkahan rezeki, sekaligus pengingat bahwa semua usaha tetap bergantung kepada Allah SWT.

Tanpa disadari, manusia sering sibuk mengejar hasil, tetapi lupa meminta kemudahan kepada Sang Pemberi rezeki.

Karena itu, kebiasaan sederhana ini sebenarnya memiliki makna yang jauh lebih besar daripada yang dibayangkan banyak orang.

Mengapa Doa Sebelum Bekerja Sangat Penting?

Islam mengajarkan bahwa setiap aktivitas baik sebaiknya diawali dengan doa.

Bekerja bukan hanya soal mencari uang.

Lebih dari itu, bekerja juga bagian dari ibadah ketika dilakukan dengan niat yang benar.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya setiap amal tergantung niatnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Karena itu, ketika seseorang memulai pekerjaan dengan doa dan niat baik, ia tidak hanya mengejar dunia, tetapi juga berharap ridha Allah.

Doa juga membantu hati menjadi lebih tenang.

Di tengah tekanan target, persaingan kerja, dan rasa lelah yang terus datang, doa membuat seseorang tidak mudah kehilangan arah.

Doa Memulai Pekerjaan yang Dianjurkan

Salah satu doa yang sering dibaca sebelum bekerja adalah:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Allahumma inni as’aluka ‘ilman nafi’an, wa rizqan thayyiban, wa ‘amalan mutaqabbalan.

Artinya:

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.”

Doa ini sederhana, tetapi maknanya sangat dalam.

Tidak hanya meminta rezeki, doa tersebut juga mengajarkan agar seseorang mencari penghasilan yang halal dan membawa manfaat.

Selain itu, ada pula kebiasaan membaca basmalah sebelum memulai aktivitas.

Rasulullah SAW bersabda:

“Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan menyebut nama Allah, maka keberkahannya terputus.”
(HR. Ahmad)

Karena itu, memulai pekerjaan dengan doa bukan hanya tradisi spiritual.

Ini juga bentuk kesadaran bahwa manusia memiliki keterbatasan.

Banyak Orang Mengejar Rezeki, Tapi Lupa Keberkahan

Di era modern, banyak orang bekerja lebih keras daripada sebelumnya.

Jam kerja semakin panjang.
Tekanan hidup meningkat.
Persaingan makin ketat.

Namun ironisnya, semakin sibuk seseorang, semakin mudah ia lupa berdoa.

Padahal dalam Islam, keberkahan lebih penting daripada sekadar jumlah.

Ada orang yang penghasilannya besar tetapi hidupnya terasa gelisah.

Sebaliknya, ada yang rezekinya sederhana tetapi hidupnya penuh ketenangan.

Di situlah doa memiliki peran penting.

Doa membantu hati tetap sadar bahwa rezeki bukan hanya soal angka, melainkan juga ketenteraman.

Doa Membentuk Cara Pandang dalam Bekerja

Ketika seseorang membiasakan doa sebelum bekerja, pola pikirnya perlahan berubah.

Ia tidak hanya fokus pada hasil akhir.

Ia juga mulai memperhatikan:

  • kejujuran,
  • etika,
  • tanggung jawab,
  • dan cara mencari nafkah yang halal.

Karena itu, doa bukan sekadar ritual kecil.

Doa membentuk karakter.

Orang yang memulai pekerjaan dengan mengingat Allah biasanya lebih berhati-hati dalam bertindak.

Selain itu, doa juga membantu seseorang lebih kuat menghadapi kegagalan.

Sebab ia sadar bahwa hasil terbaik tidak selalu datang sesuai rencana manusia.

Kesibukan Modern Membuat Banyak Orang Kehilangan Momen Spiritual

Hari ini, banyak orang bangun pagi sambil langsung melihat layar ponsel.

Notifikasi datang tanpa henti.
Pikiran langsung penuh.
Hati cepat lelah.

Di tengah pola hidup seperti itu, doa sering kalah oleh kebiasaan terburu-buru.

Padahal hanya butuh beberapa detik untuk memulai pekerjaan dengan menyebut nama Allah.

Namun dari beberapa detik itu, hati bisa menjadi jauh lebih tenang.

Dan ketenangan adalah sesuatu yang semakin mahal di zaman sekarang.

Ketika Doa Menjadi Pengingat Terbesar

Pada akhirnya, manusia memang harus bekerja keras.

Islam tidak mengajarkan kemalasan.

Namun Islam juga mengingatkan bahwa sehebat apa pun usaha manusia, semua tetap berada dalam kuasa Allah.

Karena itu, doa memulai pekerjaan bukan hanya tentang meminta kelancaran.

Doa adalah pengingat bahwa manusia tidak pernah benar-benar berjalan sendirian.

Karena terkadang, yang membuat hidup terasa berat bukan pekerjaannya — tetapi hati yang terlalu sibuk hingga lupa melibatkan Allah sejak langkah pertama. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembagian Warisan Islam

    Jangan Asal Bagi Warisan, Islam Sudah Mengaturnya

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Tidak sedikit keluarga yang tetap akur selama orang tua masih hidup. Namun, setelah harta peninggalan mulai dibicarakan, hubungan antarsaudara justru berubah menjadi renggang. Perdebatan sering muncul karena setiap orang merasa memiliki hak yang sama atas warisan. Padahal, pembagian warisan Islam, hukum waris Islam, dan Kompilasi Hukum Islam (KHI) telah mengatur secara rinci […]

  • Tasawuf Nafsu

    Tasawuf vs Nafsu: Rahasia Menaklukkan Diri yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tasawuf nafsu kini kembali ramai dibicarakan. Di tengah tekanan hidup modern, banyak orang mulai mencari cara mengendalikan diri melalui pendekatan spiritual. Tasawuf nafsu, atau pengendalian hawa nafsu dalam ajaran tasawuf, sering juga disebut sebagai latihan penyucian jiwa (tazkiyatun nafs). Konsep ini tidak hanya bicara agama, tetapi juga menyentuh aspek psikologi dan ketenangan […]

  • Persami KKRI Tasikmalaya

    Dandim Tasikmalaya Gembleng Kadet KKRI, Pesannya Jadi Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Persami KKRI Tasikmalaya Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Makodim 0612/Tasikmalaya, Jalan Otto Iskandardinata No. 9, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu Kadet Komando Kesiapsiagaan Republik Indonesia (KKRI) tersebut menjadi bagian dari pembinaan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, dan wawasan kebangsaan bagi para kadet. Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Dandim […]

  • Pelantikan enam lembaga GP Ansor Kota Tasikmalaya dipimpin Aj. Bubung Nizar bersama kader Banser dan Ansor.

    Aj. Bubung Nizar Resmi Lantik 6 Lembaga GP Ansor, Kader Siap Bergerak

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Semangat kaderisasi dan penguatan organisasi kembali ditunjukkan Gerakan Pemuda Ansor Kota Tasikmalaya. Melalui pelantikan enam lembaga baru, organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama itu menegaskan kesiapan menghadapi tantangan zaman, mulai dari dakwah digital hingga penguatan ekonomi umat. Pelantikan yang berlangsung penuh semangat tersebut dipimpin langsung oleh Aj. Bubung Nizar. Di hadapan ratusan kader […]

  • ilustrasi umat Islam mengumandangkan takbir malam Idul Fitri dengan suasana meriah dan penuh kebersamaan

    Asal-usul Tradisi Takbiran: Dari Sunnah Jadi Perayaan Meriah

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Tradisi takbiran menjadi salah satu momen paling dinanti umat Islam. Tradisi takbiran dalam sejarah Islam tidak hanya sekadar gema pujian kepada Allah, tetapi juga simbol kemenangan spiritual setelah Ramadan. Selain itu, sejarah takbiran memperlihatkan bagaimana praktik ini berkembang dari ajaran sederhana menjadi perayaan meriah yang kita kenal saat ini. Awal Mula Tradisi […]

  • program makan bergizi gratis

    Program MBG Disorot: Ganggu Belajar, Guru Jadi “Karyawan” SPPG?

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Program makan bergizi gratis (MBG) yang digadang sebagai solusi peningkatan gizi siswa kini mulai menuai kritik dari lapangan. Sejumlah sekolah mengeluhkan implementasinya justru mengganggu proses belajar mengajar—bahkan membebani guru di luar tugas utamanya. Sorotan ini mencuat setelah SMAN 1 Ciemas menyampaikan evaluasi pelaksanaan program tersebut. Pihak sekolah menilai, distribusi makanan di lingkungan sekolah […]

expand_less