Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Derma Tanpa Batas: Kisah Mengharukan Usman bin Affan

Derma Tanpa Batas: Kisah Mengharukan Usman bin Affan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 212
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Kedermawanan Usman bin Affan selalu menjadi perbincangan hangat di kalangan umat Islam. Sosok sahabat Nabi ini dikenal karena kemurahan hati, infak tanpa batas, dan kepedulian sosial yang luar biasa. Bahkan, kedermawanan Usman bin Affan kerap disebut sebagai simbol sedekah terbesar dalam sejarah Islam.

Ia bukan hanya saudagar kaya, melainkan juga pribadi yang lembut dan penuh rasa malu kepada Allah. Karena itu, setiap kali Islam menghadapi kesulitan, ia tampil di barisan terdepan. Selain itu, ia tidak pernah menunda kesempatan beramal ketika pintu kebaikan terbuka.

Melalui berbagai peristiwa besar, sejarah mencatat bahwa hartanya selalu mengalir untuk kepentingan umat.

Sumur Raumah dan Janji Surga

Salah satu bukti nyata kedermawanan Usman bin Affan tampak ketika kaum Muslimin kesulitan air di Madinah. Saat itu, Sumur Raumah dikuasai seorang Yahudi yang menjual air dengan harga tinggi.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa membeli Sumur Raumah lalu menjadikannya untuk kaum Muslimin, maka baginya surga.”
(HR. Tirmidzi No. 3703, dinyatakan hasan sahih)

Mendengar hadis tersebut, Usman segera membeli sumur itu, lalu menghibahkannya untuk umat. Sejak saat itu, masyarakat dapat mengambil air tanpa membayar.

Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa hadis ini menunjukkan keutamaan sedekah yang manfaatnya dirasakan banyak orang. Menurut beliau, amal sosial yang berdampak luas memiliki nilai pahala berlipat.

Karena itu, tindakan Usman bukan sekadar derma biasa, melainkan investasi akhirat yang nyata.

Infak Besar dalam Perang Tabuk

Selain Sumur Raumah, kedermawanan Usman bin Affan juga terlihat saat Perang Tabuk. Ketika itu, pasukan Muslim kekurangan perlengkapan. Situasi sangat genting karena jarak tempuh jauh dan logistik terbatas.

Rasulullah ﷺ mengajak para sahabat untuk berinfak. Tanpa ragu, Usman menyumbangkan 300 unta lengkap dengan perlengkapannya serta 1.000 dinar emas.

Dalam riwayat lain disebutkan, Nabi ﷺ bersabda:

“Tidak ada yang membahayakan Usman setelah apa yang ia lakukan hari ini.”
(HR. Tirmidzi No. 3701, hasan sahih)

Ibnu Katsir dalam Al-Bidayah wan Nihayah menegaskan bahwa infak Usman pada Perang Tabuk menjadi salah satu sedekah terbesar sepanjang sejarah Islam. Bahkan, kontribusinya mampu menguatkan pasukan secara signifikan.

Karena itu, para ulama sepakat bahwa peristiwa ini menunjukkan kedudukan tinggi Usman di sisi Allah.

Qaul Ulama tentang Kemuliaan Usman

Banyak ulama memberikan pujian terhadap kedermawanan Usman bin Affan. Imam Adz-Dzahabi dalam Siyar A’lam an-Nubala menyebut Usman sebagai “al-ghani asy-syakir”, yakni orang kaya yang bersyukur dan memanfaatkan hartanya untuk agama.

Sementara itu, Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa keutamaan Usman terletak pada keseimbangan antara kekayaan dan kezuhudan. Ia memiliki harta melimpah, tetapi hatinya tidak terpaut pada dunia.

Selain derma materi, Usman juga berperan besar dalam pembukuan mushaf Al-Qur’an pada masa kekhalifahannya. Keputusan tersebut menjaga persatuan umat hingga kini.

Karena itu, kedermawanan Usman bin Affan tidak hanya berbentuk bantuan finansial, tetapi juga kontribusi peradaban.

Mengapa Kedermawanannya Tak Bertepi?

Ada beberapa alasan mengapa kedermawanan Usman bin Affan terasa tak berujung. Pertama, ia memahami bahwa harta hanyalah titipan. Kedua, ia percaya penuh pada janji Allah tentang balasan sedekah. Ketiga, ia melihat kebutuhan umat sebagai tanggung jawab bersama.

Selain itu, ia tidak menunggu diminta. Justru, ia aktif mencari peluang untuk berbuat baik. Sikap inilah yang membedakannya dari kebanyakan orang.

Baca juga: Alasan Masakan Rumahan Paling Istimewa

Lebih jauh lagi, Rasulullah ﷺ bahkan menikahkan dua putrinya dengan Usman. Karena itu, ia mendapat julukan Dzun Nurain, pemilik dua cahaya. Gelar ini menunjukkan kemuliaan akhlaknya.

Teladan Abadi bagi Generasi Kini

Di tengah budaya materialisme, kisah kedermawanan Usman bin Affan menjadi pengingat kuat. Kekayaan tidak harus menjauhkan seseorang dari ketakwaan. Sebaliknya, harta bisa menjadi jalan menuju surga jika dikelola dengan benar.

Oleh sebab itu, umat Islam masa kini dapat meneladani semangatnya. Mulailah dari kemampuan masing-masing, lalu niatkan untuk kemaslahatan bersama.

Akhirnya, kedermawanan Usman bin Affan bukan sekadar cerita sejarah. Ia adalah bukti nyata bahwa iman yang kuat melahirkan pengorbanan besar. Selama nilai itu dijaga, semangat berbagi akan terus hidup dalam setiap generasi. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi suasana refleksi Ramadan tentang membersihkan hati dari hasad dengan cahaya spiritual yang menenangkan.

    Bersihkan Hati dari Hasad di Bulan Suci, Ini Panduannya

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 211
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Membersihkan hati dari hasad menjadi fokus utama umat Islam di bulan suci. Hasad atau dengki merupakan penyakit hati yang merusak pahala dan menggerogoti ketenangan jiwa. Karena itu, Ramadan hadir sebagai momentum terbaik untuk membersihkan hati dari hasad serta menghilangkan iri dan dengki yang menghambat kualitas ibadah. Selain menahan lapar dan dahaga, Ramadan […]

  • Pengeroyokan Banjar

    Pemuda Pancasila Datangi Balai Kota Banjar

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus pengeroyokan Banjar kembali menjadi perhatian publik setelah puluhan anggota Pemuda Pancasila Banjar mendatangi Kantor Wali Kota Banjar untuk menyampaikan aspirasi. Dalam audiensi tersebut, mereka mendesak pemerintah daerah mengambil peran aktif dalam menjaga keamanan sekaligus mengawal proses hukum atas dugaan pengeroyokan yang menimpa salah seorang anggota organisasi. Aksi tersebut berlangsung sebagai […]

  • Suasana pelaksanaan UABN MDT 2026 di Madrasah Diniyah Al-Mansuriah Sinagar Sukaratu Tasikmalaya.

    UABN MDT Sukaratu 2026 Resmi Berakhir, 93 Siswa Ikuti Ujian Diniyah

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pelaksanaan UABN MDT Sukaratu Tahun Pelajaran 2025–2026 resmi berakhir pada Kamis (7/5/2026). Ujian Akhir Bersama Nasional Madrasah Diniyah Takmiliyah jenjang Ula tersebut berlangsung selama empat hari dengan suasana tertib, khidmat, dan penuh semangat belajar dari para siswa. Kegiatan ujian dipusatkan di Madrasah Diniyah Al-Mansuriah Sinagar, Desa Sinagar, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, di […]

  • enabler korupsi

    Enabler Korupsi: Bukan Pelaku Utama, Tapi Berbahaya

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, HUMANIORA— Korupsi tidak selalu berjalan karena satu orang yang melakukan tindakan secara langsung. Dalam praktiknya, ada pula pihak di sekitar yang membantu, melindungi, atau membiarkan penyimpangan berlangsung. Peran semacam itu dalam materi edukasi akun JAGA disebut sebagai enabler korupsi. Istilah enabler korupsi mungkin belum familiar bagi sebagian masyarakat. Namun, konsepnya berkaitan dengan situasi ketika […]

  • rokok ilegal

    Bea Cukai Jabar Tindak Rokok Ilegal, 88 Juta Batang Disita

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Bea Cukai Jawa Barat menyita 88 juta batang rokok ilegal hingga November 2025, mayoritas dari jalur darat perlintasan. albadarpost.com, LENSA – Kepala Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Barat, Setiawan, menyatakan wilayahnya menjadi titik perlintasan paling strategis dalam distribusi rokok ilegal. Hingga November 2025, total 88 juta batang rokok tanpa cukai disita dan dimusnahkan […]

  • Bank Galunggung

    Bank Galunggung Borong 3 Penghargaan di TOP BUMD 2026, BUMD Tasikmalaya “Unjuk Gigi”?

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 193
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ada yang menarik dari gelaran TOP BUMD Awards 2026 tahun ini. Di tengah persaingan ketat antar BUMD, Bank Galunggung justru tampil mencolok. Bukan cuma menang, tapi langsung memborong tiga penghargaan sekaligus. Dalam konteks TOP BUMD 2026, capaian Bank Galunggung ini terasa spesial. Sebab, tidak banyak BUMD daerah yang mampu konsisten naik […]

expand_less