Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Ramadhan di Islandia: Puasa 20 Jam di Negeri Matahari Tak Terbenam

Ramadhan di Islandia: Puasa 20 Jam di Negeri Matahari Tak Terbenam

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE Puasa 20 Jam Islandia menjadi fenomena nyata setiap Ramadhan di negara Nordik tersebut. Ramadhan di Islandia identik dengan puasa hampir 20 jam, bahkan di beberapa tahun bisa mendekati 21 jam ketika musim panas tiba. Durasi puasa ekstrem di Islandia terjadi karena posisi geografisnya yang dekat Lingkar Arktik sehingga matahari bersinar sangat lama.

Menurut data astronomi, pada bulan Juni, waktu siang di Reykjavik dapat berlangsung sekitar 21 jam. Sementara itu, populasi Muslim di Islandia diperkirakan lebih dari 1.500 jiwa dari total penduduk sekitar 380 ribu orang. Walaupun jumlahnya kecil, komunitas Muslim tetap menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesungguhan.

Karena itu, puasa hampir 20 jam di Islandia bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, melainkan juga bentuk keteguhan iman.

Fenomena Matahari Tengah Malam dan Dampaknya pada Ibadah

Islandia mengalami fenomena “midnight sun” atau matahari tengah malam. Akibatnya, matahari nyaris tidak tenggelam selama musim panas. Sebaliknya, pada musim dingin, durasi siang sangat singkat.

Kondisi ini memengaruhi jadwal shalat dan puasa. Umat Islam di sana harus menentukan waktu imsak dan berbuka dengan perhitungan yang cermat. Sebagian besar Muslim mengikuti jadwal terbit dan terbenam matahari setempat. Namun demikian, sebagian lainnya mengikuti fatwa ulama yang memperbolehkan penyesuaian waktu.

Baca juga: Audit Bongkar Dugaan Korupsi BOS Tasikmalaya

Allah SWT berfirman:

“Makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.” (QS. Al-Baqarah: 187)

Ayat ini menjadi dasar utama pelaksanaan puasa. Namun, ulama membahas kondisi wilayah ekstrem secara khusus.

Pandangan Ulama tentang Puasa di Wilayah Ekstrem

Para ulama kontemporer memberi perhatian serius terhadap persoalan ini. Syaikh Yusuf al-Qaradawi menjelaskan bahwa Muslim di daerah dengan siang sangat panjang boleh mengikuti waktu negara terdekat yang memiliki siklus normal apabila durasi puasa membahayakan kesehatan.

Selain itu, Lembaga Fikih di bawah Organisasi Kerja Sama Islam juga memperbolehkan penyesuaian waktu demi menjaga keselamatan jiwa. Prinsip ini selaras dengan kaidah fikih:

“Al-masyaqqah tajlibut taisir” (Kesulitan mendatangkan kemudahan).

Imam An-Nawawi menegaskan bahwa syariat bertujuan menghadirkan kemaslahatan dan menolak mudarat. Karena itu, Islam memberi solusi tanpa menghilangkan esensi ibadah.

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

“Sesungguhnya agama itu mudah”. (HR. Sahih Bukhari)

Hadis tersebut menegaskan bahwa kemudahan menjadi bagian dari prinsip syariat.

Keteguhan Muslim Minoritas di Islandia

Walaupun Muslim di Islandia tergolong minoritas, mereka tetap membangun kehidupan beragama secara aktif. Masjid Raya Reykjavik menjadi pusat kegiatan Ramadhan. Di sana, umat Islam berbuka bersama dan melaksanakan tarawih.

Baca juga: ART Indonesia–AS RI, Apa Dampaknya bagi Ekspor dan UMKM?

Selain itu, komunitas Muslim saling mendukung agar mampu menjalani puasa 20 jam Islandia dengan optimal. Mereka mengatur pola makan sahur secara bergizi dan menjaga hidrasi dengan baik. Dengan strategi tersebut, tubuh tetap kuat menjalani aktivitas harian.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian.” (HR. Sunan Tirmidzi)

Karena itu, banyak Muslim di sana memaknai puasa panjang sebagai ladang pahala yang besar. Mereka tidak melihatnya sebagai beban, melainkan kesempatan mendekatkan diri kepada Allah.

Hikmah Spiritual di Balik Puasa Hampir 20 Jam

Puasa hampir 20 jam di Islandia menghadirkan refleksi mendalam. Pertama, umat Islam belajar mengelola kesabaran dalam kondisi ekstrem. Kedua, mereka merasakan nikmat berbuka secara lebih intens. Ketiga, solidaritas komunitas semakin kuat karena mereka menghadapi tantangan bersama.

Selain itu, pengalaman Ramadhan di Islandia menunjukkan bahwa Islam relevan di setiap lintang bumi. Syariat tidak terbatas pada wilayah mayoritas Muslim saja. Justru di negeri minoritas, semangat beribadah sering terasa lebih hidup.

Dengan demikian, puasa 20 jam Islandia bukan sekadar catatan geografis, melainkan bukti universalitas Islam. Ketika niat lurus dan usaha maksimal, Allah akan memberikan kekuatan. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemain muslim top dunia Mohamed Salah, Karim Benzema, Sadio Mane, Antonio Rudiger, dan Ousmane Dembele di liga sepak bola profesional

    5 Pemain Muslim Top Dunia, Tetap Bersinar Saat Ramadan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Sepak bola dunia terus melahirkan banyak bintang dari berbagai latar belakang. Menariknya, pemain muslim top dunia kini semakin banyak menghiasi liga sepak bola elite. Para bintang sepak bola muslim ini tidak hanya tampil konsisten di kompetisi tertinggi, tetapi juga tetap menjalankan identitas dan nilai yang mereka pegang. Selain itu, keberhasilan mereka […]

  • tanggap darurat Garut.

    Pemkab Garut Perpanjang Tanggap Darurat demi Pulihkan Akses Warga

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Pemkab memperpanjang tanggap darurat Garut 14 hari untuk percepatan penanganan longsor, banjir, dan pergeseran tanah. albadarpost.com, LENSA – Pemkab Garut kembali memperpanjang status tanggap darurat Garut selama 14 hari setelah rangkaian bencana hidrometeorologi masih terjadi dan penanganan infrastruktur rusak belum sepenuhnya selesai. Perpanjangan ini menjadi langkah penting untuk memastikan akses warga tidak kembali terputus dan […]

  • keuangan daerah Tasikmalaya

    Ketergantungan PAD Ungkap Kerentanan Keuangan Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kondisi keuangan daerah Tasikmalaya kembali mendapat sorotan setelah dua aset utama penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), yakni RSUD dr. Soekardjo dan Pasar Cikurubuk, menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Situasi ini tidak berdiri sendiri sebagai persoalan manajerial aset, melainkan mencerminkan ketergantungan fiskal daerah pada mesin pendapatan yang semakin rentan di tengah tekanan ekonomi dan […]

  • toko Sen Sen Tasikmalaya

    Pedagang Cikurubuk Terjepit, Toko Sen Sen Tasikmalaya Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polemik mengenai toko Sen Sen Tasikmalaya kembali menjadi sorotan setelah pedagang Pasar Cikurubuk menyuarakan protes pada Senin (9/3/2026). Mereka menilai aktivitas usaha toko tersebut memicu persaingan yang tidak seimbang. Selain dikenal sebagai toko grosir, sejumlah pedagang juga menilai toko tersebut ikut menjual barang secara eceran, sehingga membuat pedagang kecil kehilangan pelanggan. […]

  • telur ayam bebek

    Perbandingan Telur Ayam dan Telur Bebek bagi Kesehatan

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Telur ayam dan telur bebek sama-sama bergizi. Perbedaannya terletak pada kandungan nutrisi dan kebutuhan tubuh. albadarpost.com, LIFESTYLE – Telur hampir selalu hadir di meja makan masyarakat Indonesia. Murah, mudah diolah, dan kaya gizi, bahan pangan ini menjadi andalan dari sarapan hingga makan malam. Namun di balik kebiasaan tersebut, muncul pertanyaan yang terus berulang: antara telur […]

  • Wisatawan Malaysia Terbanyak

    Wisatawan Malaysia Terbanyak Kunjungi Indonesia pada 2025

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Wisatawan Malaysia Terbanyak datang ke Indonesia sepanjang 2025, dominasi kunjungan ke Jakarta dan Bandung. albadarpost.com, HUMANIORA – Arus Wisatawan Malaysia Terbanyak kembali menegaskan dominasi turis negeri jiran dalam daftar kunjungan mancanegara ke Indonesia. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat hampir seperlima wisatawan asing yang masuk pada September 2025 berasal dari Malaysia, memperlihatkan ketergantungan kuat […]

expand_less