Binlat Polres Tasikmalaya 2026 untuk Santri, Cek Syaratnya
- account_circle redaktur
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi Binlat Polres Tasikmalaya 2026 khusus santri, syarat, berkas dan medical check up calon anggota Polri.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kesempatan bagi santri yang ingin mempersiapkan diri menuju proses penerimaan anggota Polri kembali terbuka. Binlat Polres Tasikmalaya 2026 khusus santri masih membuka pendaftaran hingga 26 September 2026, berdasarkan keterangan terbaru Polres Tasikmalaya yang disampaikan melalui Kasi Humas Aipda Triana Anggasari pada 22 September 2026. Salah satu syarat yang menjadi perhatian ialah kemampuan Tahfidz Al-Qur’an minimal tiga juz.
Program Bimbingan dan Latihan atau Binlat tersebut tidak sekadar menuntut kesiapan fisik. Calon peserta juga harus memastikan persyaratan usia, pendidikan, tinggi badan, kesehatan, domisili, serta kelengkapan administrasi sebelum mengikuti pembinaan.
Karena batas waktu pendaftaran semakin dekat, calon peserta sebaiknya tidak menunggu hari terakhir. Pemeriksaan persyaratan sejak awal dapat membantu menghindari kendala ketika proses administrasi berlangsung.
Binlat Polres Tasikmalaya khusus santri
Program Binlat ini ditujukan bagi calon peserta dari kalangan santri yang serius mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi penerimaan anggota Polri. Polres Tasikmalaya meminta calon peserta memastikan seluruh persyaratan telah terpenuhi sebelum mengikuti program.
Salah satu ketentuan yang cukup spesifik ialah Tahfidz Al-Qur’an minimal tiga juz. Selain itu, peserta harus merupakan Warga Negara Indonesia serta berada dalam kondisi sehat jasmani dan rohani.
Dari sisi pendidikan, peserta harus merupakan lulusan SMA atau sederajat dengan nilai rata-rata ijazah minimal 70,00 atau predikat B.
Untuk usia, materi Binlat mencantumkan batas minimal 17 tahun 7 bulan dan maksimal 21 tahun, dengan acuan pembukaan pendidikan pada 20 Juli 2027.
Sementara itu, tinggi badan minimal tercantum 166 sentimeter bagi pria dan 161 sentimeter bagi wanita. Peserta juga harus berdomisili di wilayah hukum Polda Jawa Barat minimal dua tahun.
Dengan persyaratan tersebut, calon peserta perlu melakukan pengecekan mandiri sebelum mengurus pendaftaran.
Pendaftaran sampai 26 September 2026
Informasi terbaru yang disampaikan Polres Tasikmalaya menyebut pendaftaran Binlat khusus santri berlangsung hingga 26 September 2026.
Ada satu hal yang perlu diperhatikan calon peserta. Materi yang beredar juga memuat tanggal 9–18 September 2026 pada bagian medical check up. Sementara informasi terbaru mengenai pendaftaran menyebut batas 26 September 2026.
Karena kedua tanggal tersebut merujuk pada konteks berbeda, calon peserta sebaiknya tidak langsung menyamakan jadwal pemeriksaan kesehatan dengan batas pendaftaran.
Untuk menghindari kekeliruan, peserta perlu mengikuti informasi terbaru dari panitia atau Polres Tasikmalaya sebelum datang. Langkah tersebut juga penting apabila terdapat pembaruan teknis setelah materi sebelumnya beredar.
Tujuh berkas yang perlu disiapkan
Selain memenuhi persyaratan umum, calon peserta perlu membawa administrasi sesuai materi Binlat.
Dokumen yang tercantum meliputi dua lembar foto ukuran 4×6 dengan latar merah dan mengenakan batik. Peserta juga harus menyiapkan asli dan fotokopi KTP calon peserta serta orang tua.
Berikutnya, calon peserta membawa asli dan fotokopi Kartu Keluarga, akta kelahiran, serta ijazah SMA atau sederajat.
Hasil medical check up juga masuk dalam kelengkapan administrasi. Peserta diminta membawa dokumen asli dan fotokopinya. Terakhir, materi Binlat mencantumkan map berwarna merah.
Dengan menyiapkan dokumen tersebut lebih awal, calon peserta dapat mengurangi risiko tertinggalnya berkas ketika melakukan pendaftaran.
Medical check up mencakup pemeriksaan menyeluruh
Kesiapan kesehatan menjadi bagian penting dalam Binlat. Polres Tasikmalaya mencantumkan medical check up mandiri sebagai salah satu tahapan yang perlu dilakukan peserta. Pemeriksaan tersebut mencakup komposisi tubuh, tekanan darah dan nadi, visus mata, gigi dan mulut, serta pemeriksaan mata termasuk tes buta warna.
Selain itu, peserta menjalani pemeriksaan telinga, hidung dan tenggorokan serta pemeriksaan fisik. Pemeriksaan juga mencakup jantung dan paru-paru melalui foto thorax serta EKG.
Tidak berhenti di sana, daftar pemeriksaan mencakup urine lengkap, SGPT, gula darah, HBsAg, kolesterol total, dan kreatinin. Pemeriksaan narkoba serta kesehatan jiwa melalui MMPI dan wawancara juga tercantum dalam materi.
Artinya, calon peserta sebaiknya mempersiapkan kesehatan jauh sebelum mengikuti tahapan seleksi. Pemeriksaan mandiri juga dapat membantu peserta mengetahui kondisi kesehatannya sejak awal.
Binlat bukan jaminan otomatis menjadi anggota Polri
Calon peserta perlu memahami posisi Binlat secara tepat. Program pembinaan dan latihan tersebut merupakan bagian dari persiapan, bukan jaminan seseorang otomatis diterima sebagai anggota Polri.
Proses penerimaan anggota Polri tetap mengikuti ketentuan dan tahapan resmi yang berlaku. Karena itu, peserta Binlat tetap perlu mengikuti prosedur penerimaan sesuai jalur yang dibuka oleh Polri.
Dengan kata lain, Binlat dapat menjadi ruang persiapan, sedangkan keputusan penerimaan tetap mengikuti mekanisme seleksi resmi.
Jangan tunggu hari terakhir
Bagi santri yang memenuhi persyaratan, waktu pendaftaran menjadi hal yang perlu diperhatikan. Batas yang disampaikan dalam informasi terbaru Polres Tasikmalaya adalah 26 September 2026.
Sebelum mendaftar, calon peserta dapat memeriksa usia, tinggi badan, domisili, ijazah, hafalan Al-Qur’an, kondisi kesehatan, serta seluruh dokumen yang dipersyaratkan.
Jika seluruh persyaratan sudah terpenuhi, peserta tinggal mengikuti petunjuk pendaftaran dari panitia. Apabila menemukan informasi berbeda di media sosial, calon peserta sebaiknya mengutamakan konfirmasi melalui kanal resmi kepolisian.
Bagi santri, jalan menuju cita-cita menjadi anggota Polri tidak dimulai dari seragam. Jalan itu dimulai dari persyaratan yang dipenuhi, kesehatan yang dijaga, dokumen yang lengkap, dan keberanian mengikuti setiap proses secara resmi. Jangan hanya mengejar kesempatan—pastikan diri benar-benar siap ketika kesempatan itu datang. (Red)
- Penulis: redaktur







