Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kebakaran Garut Bakar 2 Hektare, Aset Rp825 Juta Selamat

Kebakaran Garut Bakar 2 Hektare, Aset Rp825 Juta Selamat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHKebakaran Garut terjadi di Kampung Kanduruan RT 19/RW 07, Desa Lembang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Sabtu (19/9/2026) sore. Api membakar sekitar 2 hektare kebun bambu dan kebun aren.

Kobaran api sempat berada di area belakang rumah dan sekitar kandang domba. Namun, api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke bangunan. Empat jiwa selamat, sementara aset dengan nilai sekitar Rp825 juta berhasil diselamatkan.

Informasi kejadian dilansir dari Damkar Garut.

Api Membesar Saat Warga Menuju Kandang Domba

Kebakaran diketahui sekitar pukul 17.38 WIB. Saat itu, Ibu W. bersama suaminya hendak melihat kandang domba.

Setibanya di sekitar lokasi, keduanya melihat api sudah membesar di area belakang rumah dan perkandangan. Kondisi tersebut membuat kebakaran Leles berisiko menjalar ke bangunan dan kandang ternak.

Petugas Pos Damkar Leles kemudian menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Setelah tiba, petugas langsung menangani kobaran api yang membakar area kebun. Selain memusatkan pemadaman pada titik api, petugas juga mengantisipasi kemungkinan bara berpindah akibat hembusan angin.

Langkah itu penting karena lokasi kebakaran berada di sekitar rumah dan kandang domba.

Petugas Sisir Atap Rumah untuk Cegah Api Baru

Penanganan tidak berhenti setelah kobaran utama berhasil dikendalikan.

Petugas juga menyisir area atap rumah untuk memastikan tidak ada bara yang terbawa angin. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar bara tidak memicu titik api baru.

Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga sekitar pukul 20.15 WIB. Setelah itu, api berhasil dikendalikan.

Dari kejadian tersebut, sekitar 2 hektare kebun bambu dan kebun aren terbakar.

Namun, api tidak merambat ke rumah maupun kandang domba. Empat jiwa berhasil diselamatkan dan aset di sekitar lokasi dengan nilai sekitar Rp825 juta juga tetap aman.

D'Arrian Collections

Kerugian Kebun Terbakar Capai Rp55 Juta

Kebakaran tersebut menimbulkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp55 juta.

Kerugian terutama berasal dari area kebun bambu dan kebun aren yang terbakar. Sementara itu, aset sekitar senilai Rp825 juta berhasil diselamatkan dari ancaman kobaran api.

Perbedaan nilai tersebut menunjukkan besarnya risiko ketika kebakaran lahan terjadi di dekat permukiman atau bangunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Karena itu, pemadaman tidak hanya berfokus pada lahan yang terbakar. Petugas juga perlu memastikan api dan bara tidak bergerak menuju area lain.

Puntung Rokok Diduga Jadi Pemicu

Mengenai penyebab kebakaran, informasi awal menyebut puntung rokok diduga menjadi pemicu.

Namun, informasi tersebut merupakan dugaan sementara dan tidak dapat diperlakukan sebagai kesimpulan final mengenai penyebab kebakaran.

Terlepas dari penyebab pastinya, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di sekitar kebun, semak, bambu, atau lahan dengan material yang mudah terbakar.

Puntung rokok juga tidak seharusnya dibuang sembarangan. Sebelum meninggalkan lokasi, pastikan bara benar-benar padam dan tidak berpotensi menyulut material di sekitarnya.

Warga Diminta Segera Laporkan Titik Api

Kebakaran lahan dapat berkembang cepat, terutama ketika terdapat material kering dan kondisi lingkungan mendukung penyebaran api.

Karena itu, warga yang melihat asap atau titik api sebaiknya segera melaporkannya kepada petugas. Penanganan sejak awal dapat membantu mencegah api meluas ke area yang lebih besar.

Dalam kejadian kebakaran Garut di Leles tersebut, petugas bersama masyarakat berhasil mengendalikan api sebelum mencapai rumah dan kandang domba.

Empat jiwa tetap selamat. Aset sekitar Rp825 juta juga berhasil diamankan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap sumber api harus dimulai sebelum kebakaran terjadi.

Dua hektare kebun terbakar, tetapi rumah dan kandang domba berhasil diselamatkan. Pesannya sederhana: jangan tunggu api membesar untuk bertindak. Saat titik api pertama terlihat, kecepatan laporan bisa menentukan seberapa jauh kerusakan berkembang. (Red)

  • Penulis: redaktur
expand_less