Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Vitamin A Ciamis: Kenapa Diskominfo Ikut Turun ke Posyandu?

Vitamin A Ciamis: Kenapa Diskominfo Ikut Turun ke Posyandu?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Vitamin A Ciamis menjadi bagian dari kegiatan pelayanan balita di Posyandu Melati, Kelurahan Pakuncen, Senin, 24 Agustus 2026. Namun, ada hal yang membuat kegiatan tersebut berbeda: Diskominfo Ciamis ikut turun langsung dalam monitoring dan pembinaan Posyandu.

Keterlibatan itu menarik perhatian karena Diskominfo selama ini lebih dikenal masyarakat melalui urusan komunikasi, informasi, dan teknologi pemerintahan. Lantas, apa hubungannya dengan pemberian Vitamin A kepada balita?

Jawabannya ternyata bukan karena Diskominfo mengambil alih urusan tenaga kesehatan. Keterlibatan tersebut berada dalam konteks kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pelayanan Posyandu, termasuk edukasi kesehatan dan pembinaan Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Bukan Sekadar Membagikan Kapsul Vitamin A

Kegiatan di Posyandu Melati tidak berhenti pada pembagian Vitamin A kepada balita.

Monitoring juga menjadi bagian dari upaya melihat bagaimana pelayanan Posyandu berjalan di tingkat masyarakat. Dalam pemberitaan mengenai kegiatan tersebut, pelayanan balita juga mencakup pemberian obat cacing serta perhatian terhadap kondisi dan status gizi anak.

Artinya, Vitamin A Ciamis dalam konteks kegiatan ini tidak berdiri sendiri.

Ada pelayanan, edukasi, pemantauan, serta keterlibatan kader dan masyarakat yang ikut menentukan apakah program pemerintah benar-benar menjangkau keluarga sasaran.

Di sinilah Posyandu memiliki posisi penting.

Kader berada dekat dengan masyarakat. Mereka berhadapan langsung dengan orang tua dan anak, sekaligus menjadi salah satu penghubung antara program pemerintah dan kebutuhan warga.

Karena itu, kegiatan monitoring bukan semata-mata soal memastikan kapsul tersedia.

Yang lebih penting adalah memastikan layanan berjalan dan masyarakat memperoleh informasi yang dapat mereka pahami.

Lalu, Mengapa Diskominfo Ciamis Ikut Turun?

Pertanyaan ini justru menjadi bagian menarik dari kegiatan tersebut.

Diskominfo bukan perangkat daerah yang menangani pelayanan kesehatan secara langsung. Namun, pemerintah daerah membutuhkan kerja lintas sektor untuk menjalankan berbagai program pelayanan masyarakat.

Dalam kegiatan di Pakuncen, Diskominfo Ciamis terlibat bersama unsur terkait, termasuk RSUD Ciamis dan DWP Diskominfo. Keterlibatan tersebut juga berkaitan dengan penguatan edukasi kesehatan dan komunikasi kepada masyarakat.

Logikanya sederhana.

Program kesehatan membutuhkan tenaga kesehatan. Namun, program tersebut juga membutuhkan komunikasi yang sampai kepada masyarakat.

Orang tua perlu mengetahui pentingnya membawa balita ke Posyandu. Mereka juga perlu memahami manfaat layanan yang tersedia dan mengetahui informasi mengenai kebutuhan kesehatan anak.

Karena itu, komunikasi publik memiliki ruang dalam ekosistem pelayanan kesehatan.

Bukan untuk menggantikan tenaga medis, melainkan membantu memastikan pesan pelayanan dapat diterima masyarakat dengan baik.

Posyandu Ciamis Kini Tidak Hanya Bicara Kesehatan

Ada konteks yang lebih besar di balik kegiatan tersebut.

Pemkab Ciamis mendorong transformasi Posyandu melalui pendekatan 6 SPM. Dengan pendekatan ini, Posyandu diarahkan menjadi wadah pelayanan masyarakat yang mencakup lebih dari satu bidang.

Enam bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, serta sosial.

Perubahan tersebut membuat Posyandu memiliki peran yang semakin luas.

Maka, tidak mengherankan apabila kegiatan pembinaan melibatkan lebih dari satu perangkat daerah. Setiap unsur dapat berkontribusi sesuai fungsi dan kewenangannya.

Dalam konteks itulah keterlibatan Diskominfo Ciamis menjadi lebih mudah dipahami.

Ketika pelayanan dasar membutuhkan komunikasi dan penyebaran informasi yang efektif, perangkat yang memiliki fungsi komunikasi publik juga dapat mengambil bagian.

Vitamin A dan Agenda Pencegahan Stunting

Kegiatan monitoring Vitamin A juga berada dalam konteks upaya pemerintah memperkuat pelayanan kepada balita dan pencegahan stunting. Namun, hubungan tersebut perlu dipahami secara proporsional.

Pemberian Vitamin A tidak bisa disebut sebagai satu-satunya cara mencegah stunting.

Pencegahan stunting membutuhkan berbagai intervensi yang berjalan bersama. Pemantauan pertumbuhan, pemenuhan kebutuhan gizi, pelayanan kesehatan, edukasi keluarga, serta perhatian terhadap kondisi anak menjadi bagian dari pendekatan yang lebih luas.

Karena itu, kegiatan di Posyandu lebih tepat dilihat sebagai bagian dari rangkaian pelayanan dan intervensi pemerintah.

Di lapangan, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pemerintah.

Orang tua perlu membawa anak ke Posyandu. Kader perlu memberikan pelayanan. Tenaga kesehatan menjalankan fungsi profesionalnya. Sementara itu, pemerintah daerah perlu memastikan koordinasi dan dukungan berjalan.

Jika salah satu mata rantai lemah, pelayanan bisa ikut terdampak.

Yang Dipantau Bukan Hanya Vitamin A

Dari kegiatan di Pakuncen, terlihat bahwa perhatian pemerintah bergerak lebih jauh daripada sekadar membagikan kapsul Vitamin A.

Ada aspek ketepatan sasaran, pelayanan balita, edukasi kesehatan, pembinaan kader, dan penguatan Posyandu yang ikut menjadi perhatian.

Hal tersebut penting karena masyarakat tidak selalu membutuhkan program baru.

Sering kali, yang mereka butuhkan adalah program yang sudah ada berjalan dengan baik.

Vitamin A tersedia. Posyandu aktif. Informasi mudah dipahami. Kader mendapat dukungan. Orang tua mengetahui apa yang harus dilakukan.

Jika seluruh bagian tersebut berjalan bersama, manfaat pelayanan akan lebih mudah dirasakan keluarga.

Diskominfo Turun, Pesannya Lebih Besar

Kehadiran Diskominfo dalam kegiatan Vitamin A Ciamis pada akhirnya bukan cerita tentang sebuah perangkat daerah yang tiba-tiba berpindah bidang.

Justru ada pesan tentang bagaimana pelayanan publik membutuhkan kolaborasi.

Kesehatan membutuhkan informasi. Program membutuhkan komunikasi. Data membutuhkan ketelitian. Sementara itu, masyarakat membutuhkan pelayanan yang dekat dan mudah dipahami.

Karena itu, kegiatan di Posyandu Melati dapat dibaca sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan antara program pemerintah dan masyarakat di tingkat paling dekat.

Dan di situlah inti persoalannya.

Satu kapsul Vitamin A mungkin kecil. Namun, memastikan kapsul itu sampai kepada anak yang tepat membutuhkan sistem yang tidak kecil.

Sebab yang harus tepat sasaran bukan hanya Vitamin A, tetapi juga informasi, pelayanan, perhatian, dan kerja pemerintah kepada masyarakat. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pengeroyokan Garut

    22 Terduga Pelaku Pengeroyokan Garut Ditangkap, Polisi Masih Buru Tiga Orang

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengeroyokan Garut menjadi sorotan setelah Polres Garut berhasil mengungkap sebagian besar pihak yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan yang terjadi di Kecamatan Tarogong Kaler. Hingga Selasa (4/8/2026), polisi telah mengamankan 22 terduga pelaku, sementara tiga orang lainnya masih dalam pencarian. Perkembangan ini menjadi titik penting dalam penyidikan kasus yang sempat menggegerkan […]

  • Dugaan Kekerasan Seksual Anak

    Perut Anak Membesar, Dugaan Kasus di Pangandaran Terungkap

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sebuah kecurigaan sederhana dari keluarga menjadi awal terungkapnya dugaan kekerasan seksual anak di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Perubahan kondisi fisik korban membuat keluarga mencari jawaban. Dari proses itulah muncul dugaan tindak pidana terhadap anak yang kemudian dilaporkan kepada kepolisian dan kini memasuki tahap penyelidikan. Berdasarkan dokumen laporan polisi dan kronologi penanganan […]

  • shalat istikharah

    Panduan Lengkap Shalat Istikharah

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Panduan lengkap shalat istikharah: niat, tata cara, waktu pelaksanaan, dan cara memahami jawabannya. Panduan Lengkap Shalat Istikharah albadarpost.com, FOKUS – Dalam hidup, tidak semua persoalan memiliki jawaban hitam-putih. Banyak keputusan berada di wilayah abu-abu: sama-sama boleh, sama-sama masuk akal, tetapi menentukan arah hidup. Di titik inilah Islam mengenalkan satu ibadah yang sederhana namun dalam maknanya: […]

  • Beasiswa Kuliah Gratis 2026

    Kemenko PM Buka Beasiswa Kuliah Gratis 2026

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Beasiswa Kuliah Gratis 2026 resmi dibuka melalui kolaborasi Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) dan Universitas Siber Asia (UNSIA). Berdasarkan informasi yang dipublikasikan oleh kedua penyelenggara, program beasiswa pendidikan tinggi ini memberikan pembebasan biaya pendidikan tahun pertama sekaligus menawarkan sistem kuliah daring penuh (full online). Pendaftaran dibuka hingga 17 Agustus 2026. Program […]

  • Timnas Indonesia vs Italia

    Timnas Indonesia vs Italia? FIFA Matchday 2026 Jadi Laga Terbesar Garuda!

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 645
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Timnas Indonesia vs Italia menjadi topik panas yang mulai ramai dibicarakan jelang FIFA Matchday Juni 2026. Isu ini tidak muncul tanpa alasan. Selain Italia, sejumlah lawan Timnas Indonesia dari kategori elite dunia juga berpotensi hadir. Bahkan, peluang ini membuka jalan bagi Garuda untuk kembali menghadapi tim besar seperti saat melawan Argentina. […]

  • Persib vs Persebaya

    Persib vs Persebaya: Lima Fakta Maung Bandung Lebih Diunggulkan

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Persib vs Persebaya akan menjadi sorotan utama pecinta sepak bola Indonesia pada final play-off Piala Presiden 2026 yang digelar Kamis (6/8/2026) pukul 19.00 WIB di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Pertemuan dua klub besar Liga Indonesia ini diprediksi berlangsung ketat. Namun, jika melihat tren performa, komposisi pemain, hingga pengalaman […]

expand_less