Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » 22 Terduga Pelaku Pengeroyokan Garut Ditangkap, Polisi Masih Buru Tiga Orang

22 Terduga Pelaku Pengeroyokan Garut Ditangkap, Polisi Masih Buru Tiga Orang

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengeroyokan Garut menjadi sorotan setelah Polres Garut berhasil mengungkap sebagian besar pihak yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan yang terjadi di Kecamatan Tarogong Kaler. Hingga Selasa (4/8/2026), polisi telah mengamankan 22 terduga pelaku, sementara tiga orang lainnya masih dalam pencarian. Perkembangan ini menjadi titik penting dalam penyidikan kasus yang sempat menggegerkan masyarakat.

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional dengan mengedepankan pembuktian hukum.

«”Saat ini, seluruh terduga pelaku telah diamankan di Polres Garut guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Kami juga berkomitmen menuntaskan penanganan perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Garut,” ujar Niko kepada awak media, Rabu (5/8/2026).»

Pengungkapan Berawal dari Penyelidikan Intensif

Kasus pengeroyokan Garut bermula dari laporan mengenai dugaan penyerangan yang terjadi pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 00.49 WIB di Warung Nasi Pada Moro Sedap Wangi, Jalan Prof. KH. Anwar Musaddad, Desa Tanjungkamuning, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

Setelah menerima laporan tersebut, penyidik dari Polres Garut bersama Polsek Tarogong Kaler segera mendatangi lokasi kejadian. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan barang bukti, dan menelusuri berbagai informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Rangkaian penyelidikan itu kemudian mengarah pada identifikasi para terduga pelaku hingga akhirnya puluhan orang berhasil diamankan dalam waktu relatif singkat.

Korban Diduga Diserang Puluhan Orang

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan korban saat itu tengah berada di depan sebuah warung makan bersama beberapa rekannya.

Tidak lama kemudian, mereka didatangi sekelompok orang yang diduga berjumlah sekitar 25 orang. Situasi yang semula kondusif berubah menjadi ricuh ketika kelompok tersebut diduga melakukan pengeroyokan.

Dalam peristiwa itu, para terduga pelaku diduga menggunakan senjata tajam dan benda tumpul. Akibatnya, korban mengalami luka di bagian kepala, sedangkan seorang rekannya turut mengalami luka akibat insiden tersebut.

Penyidik masih mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian untuk memastikan seluruh fakta terungkap secara menyeluruh.

Setiap Terduga Pelaku Diduga Memiliki Peran Berbeda

Polisi mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya dugaan pembagian peran dalam aksi tersebut.

Beberapa orang diduga melakukan pemukulan terhadap korban. Sebagian lainnya diduga merusak kendaraan milik korban, sementara sejumlah terduga pelaku lain diduga berperan sebagai pengendara sepeda motor atau joki.

Meski demikian, seluruh dugaan peran tersebut masih terus didalami penyidik. Proses pemeriksaan berlangsung untuk memastikan tingkat keterlibatan masing-masing orang berdasarkan alat bukti yang dimiliki penyidik.

Tiga Orang Masih Diburu Polisi

Selain mengamankan 22 terduga pelaku, Polres Garut juga terus melakukan pencarian terhadap tiga orang lainnya yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Kepolisian mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga juga diharapkan memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui keberadaan pihak yang masih dicari.

Polres Garut menegaskan bahwa proses penyidikan masih berlangsung. Pengembangan perkara terus dilakukan untuk melengkapi alat bukti sekaligus mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi.

Komitmen Menjaga Kamtibmas

Kasus pengeroyokan Garut menjadi perhatian karena melibatkan banyak orang dan menimbulkan korban luka. Kepolisian menegaskan bahwa setiap dugaan tindak pidana akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa mengabaikan asas praduga tak bersalah.

Melalui proses penyidikan yang transparan dan profesional, aparat berharap perkara ini dapat diselesaikan secara tuntas sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Garut.

Penyidikan belum berakhir. Selama masih ada fakta yang harus diungkap dan pihak yang belum ditemukan, proses hukum akan terus berjalan hingga seluruh rangkaian peristiwa terungkap secara utuh sesuai ketentuan yang berlaku. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • reformasi birokrasi daerah

    Bupati Tasikmalaya Lantik 24 Pejabat Pemkab

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Bupati Tasikmalaya melantik 24 pejabat struktural sebagai langkah reformasi birokrasi daerah dan layanan publik. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus melakukan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan. Salah satunya melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 24 pejabat struktural di lingkungan Pemkab Tasikmalaya, Selasa (6/1/2026). Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tasikmalaya H. […]

  • kritik jalan rusak desa

    Kritik Jalan Rusak Berujung Intimidasi

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Kritik jalan rusak berujung intimidasi warga membuka persoalan tata kelola desa dan perlindungan hak berpendapat. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kritik warga terhadap kondisi jalan rusak yang seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah desa justru berujung intimidasi. Kasus yang terjadi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, ini memantik perhatian publik karena memperlihatkan rapuhnya tata kelola pemerintahan desa dalam […]

  • Ilustrasi seorang ayah sedang berdoa.

    Saat Rezeki Seret dan Tagihan Menumpuk, Amalkan Doa Ini

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada orang yang siangnya masih bisa tersenyum. Masih bercanda dengan tetangga. Masih bekerja seperti biasa. Namun begitu malam datang dan rumah mulai sepi, pikirannya penuh. Cicilan belum selesai. Uang sekolah anak sudah dekat. Besok tagihan datang lagi. Tidak sedikit kepala keluarga yang sekarang menjalani hari-hari seperti itu. Karena itulah doa lunas hutang […]

  • simbol aspirasi

    Jalan Berlubang Jadi Kolam, Warga Tebar Lele sebagai Simbol Aspirasi

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Aksi tak biasa dilakukan warga Lampung Selatan. Puluhan warga Dusun Banjarjo, Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, memprotes kondisi jalan rusak dengan cara menebar ribuan ikan lele ke aspal berlubang. Aksi ini menjadi simbol aspirasi warga atas lambatnya perhatian pemerintah terhadap perbaikan infrastruktur jalan daerah. Jalan yang diprotes warga dipenuhi lubang besar […]

  • Korban kekerasan seksual duduk termenung di ruang gelap, menggambarkan ketakutan dan hambatan melapor ke aparat hukum.

    Korban Kekerasan Seksual Lebih Memilih Diam, Mengapa?

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 199
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kekerasan seksual terus terjadi di berbagai ruang kehidupan masyarakat Indonesia. Namun, ironi paling menyakitkan justru muncul setelah peristiwa itu terjadi: sebagian besar korban memilih diam. Mereka tidak melapor ke aparat penegak hukum, tidak mendatangi layanan pendampingan, bahkan tidak menceritakan pengalaman traumatis itu kepada orang terdekat. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar: apa yang […]

  • Wisatawan Terseret Ombak

    Wisatawan Terseret Ombak, Nelayan Pangandaran Selamatkan Dua Korban

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aktivitas berenang di pantai yang semula berlangsung santai berubah menjadi insiden darurat ketika wisatawan terseret ombak di tengah kondisi gelombang yang mulai pasang, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 17.40 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan dua orang berhasil diselamatkan, sementara seorang wisatawan lainnya hingga Jumat malam masih dalam pencarian oleh tim gabungan. Informasi yang […]

expand_less