MTQ Jawa Barat 2027 Siap Digelar, Catat Jadwalnya
- account_circle redaktur
- calendar_month Senin, 3 Agt 2026
- visibility 33
- comment 0 komentar
- print Cetak

Mesjid Raya Al-Jabbar.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kota Bandung dipastikan menjadi pusat penyelenggaraan MTQ Jawa Barat 2027 atau Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Provinsi Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada Januari 2027. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mulai mematangkan berbagai persiapan sekaligus mengajak masyarakat ikut mendukung agar agenda syiar Islam tersebut berjalan lancar, tertib, dan membawa keberkahan bagi seluruh warga.
Informasi itu disampaikan melalui publikasi resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Selain mengumumkan jadwal pelaksanaan, pemerintah juga mengajak masyarakat mendoakan agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sukses dan memberi dampak positif bagi pembinaan kehidupan keagamaan di Jawa Barat.
Bagi masyarakat, MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an. Ajang ini juga menjadi ruang pembinaan generasi Qurani, memperkuat ukhuwah Islamiyah, sekaligus mempertemukan kafilah dari berbagai kabupaten dan kota dalam semangat belajar, berprestasi, dan menjaga nilai-nilai Al-Qur’an.
Pembukaan di Gedung Sate, Penutupan di Masjid Raya Al Jabbar
Berdasarkan informasi yang dipublikasikan Pemda Provinsi Jawa Barat, rangkaian MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat akan berlangsung pada Januari 2027 dengan sejumlah lokasi utama di Kota Bandung.
Upacara pembukaan dijadwalkan berlangsung di Halaman Gedung Sate, yang selama ini menjadi pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat sekaligus salah satu ikon Kota Bandung.
Sementara itu, prosesi penutupan akan digelar di Masjid Raya Al Jabbar, masjid yang menjadi salah satu landmark baru Jawa Barat dan kerap menjadi pusat kegiatan keagamaan berskala besar.
Pemilihan dua lokasi tersebut mencerminkan perpaduan antara pusat pemerintahan dan pusat syiar Islam yang menjadi identitas penyelenggaraan MTQ tahun ini.
Dedi Mulyadi: MTQ Harus Berlangsung Jujur
Dalam unggahan resmi Pemda Provinsi Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQ harus mengedepankan kejujuran, termasuk dalam proses penjurian.
“Penyelenggaraan MTQ harus berlangsung jujur, termasuk penjurianya. Ini adalah momentum menyebarkan syiar Islam dan mengajarkan nilai-nilai Al-Quran.”
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari kualitas bacaan para peserta. Lebih dari itu, integritas penyelenggara, objektivitas dewan hakim, serta kepercayaan masyarakat menjadi bagian penting yang menentukan kualitas sebuah musabaqah.
Pesan tersebut sekaligus mengingatkan bahwa nilai Al-Qur’an harus tercermin dalam setiap tahapan penyelenggaraan, mulai dari persiapan hingga penetapan hasil perlombaan.
MTQ Menjadi Sarana Pembinaan Generasi Qurani
Musabaqah Tilawatil Quran telah lama menjadi agenda strategis dalam pembinaan kehidupan keagamaan di Indonesia.
Selain melahirkan qari dan qariah terbaik, MTQ juga mendorong berkembangnya cabang-cabang keilmuan Al-Qur’an, seperti hafalan, tafsir, kaligrafi, karya tulis ilmiah Al-Qur’an, hingga seni membaca kitab suci secara baik dan benar.
Karena itu, penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi tidak hanya berorientasi pada kompetisi. Kegiatan ini juga menjadi media pendidikan karakter yang menanamkan nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta semangat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Jawa Barat.
Di sisi lain, kehadiran ribuan peserta, pendamping, dan tamu dari berbagai daerah juga diperkirakan memberi dampak positif terhadap sektor ekonomi lokal, khususnya perhotelan, transportasi, kuliner, dan usaha mikro di sekitar lokasi kegiatan.
Pemda Ajak Warga Ikut Menyukseskan MTQ
Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mengajak seluruh masyarakat ikut mendukung serta mendoakan agar setiap tahapan persiapan berjalan sesuai rencana.
Kolaborasi antara pemerintah, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), panitia, tokoh agama, relawan, hingga masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menghadirkan penyelenggaraan MTQ yang berkualitas, aman, dan memberikan manfaat luas.
Meski demikian, jadwal maupun lokasi pelaksanaan masih mengikuti informasi resmi dari panitia penyelenggara apabila di kemudian hari terdapat pembaruan teknis.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Jawa Barat berharap MTQ 2027 mampu menjadi ajang syiar Islam yang menginspirasi, memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, sekaligus mempererat persaudaraan antarmasyarakat di seluruh daerah.
Ketika Al-Qur’an menjadi pedoman, kejujuran bukan sekadar syarat perlombaan, melainkan fondasi membangun peradaban. Itulah semangat yang diharapkan hadir dalam MTQ Jawa Barat 2027. (Red)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar