Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Paspor Indonesia Peringkat 67, Mengapa Malaysia Bisa Melesat?

Paspor Indonesia Peringkat 67, Mengapa Malaysia Bisa Melesat?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLEPaspor Indonesia kembali menjadi sorotan setelah Henley Passport Index 2026 merilis daftar terbaru kekuatan paspor dunia. Dalam indeks tersebut, paspor RI menempati peringkat ke-67, dengan akses ke 71 destinasi melalui skema bebas visa atau visa saat kedatangan. Sebaliknya, dokumen perjalanan Indonesia masih terpaut cukup jauh dari Malaysia yang masuk jajaran 10 besar dunia. Data terbaru ini kembali memunculkan pertanyaan: mengapa Paspor Indonesia masih tertinggal dari Malaysia?

Perlu dipahami, Henley Passport Index tidak mengukur tingkat kemajuan, kekuatan ekonomi, atau kualitas suatu negara. Indeks ini hanya menilai kemudahan pemegang paspor memasuki negara lain tanpa visa reguler atau dengan visa saat kedatangan, berdasarkan data resmi dari International Air Transport Association (IATA).

Malaysia Unggul Berkat Akses Visa yang Lebih Luas

Malaysia berada di peringkat ketujuh dunia dalam Henley Passport Index 2026. Pemegang paspor Malaysia dapat mengakses lebih dari 180 negara dan wilayah tanpa mengurus visa reguler sebelum keberangkatan.

Capaian tersebut tidak muncul dalam waktu singkat. Selama bertahun-tahun, Malaysia membangun hubungan diplomatik yang luas, memperkuat kerja sama bilateral, serta menjaga kepercayaan internasional dalam bidang mobilitas lintas negara.

Kombinasi faktor tersebut membuat semakin banyak negara memberikan kemudahan perjalanan bagi warga Malaysia.

Sementara itu, Indonesia terus memperluas kerja sama internasional. Namun, jumlah negara yang membuka akses bebas visa bagi WNI masih belum sebanyak yang dimiliki Malaysia.

Bukan Sekadar Soal Ekonomi

Banyak orang beranggapan kekuatan paspor bergantung pada besarnya ekonomi suatu negara. Kenyataannya, penilaian dalam Henley Passport Index lebih menitikberatkan pada kebijakan visa antarnegara.

Semakin banyak negara yang memberikan akses masuk tanpa visa atau melalui visa saat kedatangan, semakin tinggi pula posisi sebuah paspor dalam peringkat global.

Karena itu, negara dengan perekonomian besar belum tentu memiliki paspor yang lebih kuat apabila kerja sama mobilitas internasionalnya masih terbatas.

Begini Posisi Indonesia di ASEAN

Jika dibandingkan dengan beberapa negara di Asia Tenggara, posisi Indonesia masih berada di kelompok menengah.

Singapura kembali mempertahankan gelar sebagai pemilik paspor terkuat di dunia dengan akses ke 192 destinasi. Malaysia menyusul di posisi ketujuh dengan akses ke lebih dari 180 tujuan.

Sementara itu, Indonesia berada di peringkat ke-67 dengan akses ke 71 destinasi.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa ruang peningkatan masih terbuka, terutama melalui perluasan kerja sama bebas visa dan penguatan hubungan bilateral dengan negara lain.

Apa Dampaknya bagi WNI?

Bagi masyarakat yang sering bepergian ke luar negeri, kekuatan paspor memberikan manfaat nyata.

Semakin banyak negara yang memberikan fasilitas bebas visa, semakin mudah seseorang melakukan perjalanan bisnis, wisata, pendidikan, maupun kegiatan profesional. Proses administrasi menjadi lebih sederhana, waktu persiapan lebih singkat, dan biaya pengurusan dokumen dapat ditekan.

Sebaliknya, jika akses bebas visa masih terbatas, pemegang paspor harus memenuhi persyaratan tambahan sebelum memasuki sejumlah negara.

Meski demikian, peringkat paspor tidak memengaruhi hak dasar warga negara di dalam negeri. Indeks ini lebih menggambarkan tingkat kemudahan mobilitas internasional.

Indonesia Masih Berpeluang Naik

Posisi ke-67 bukanlah angka yang bersifat permanen.

Perubahan peringkat sangat bergantung pada perkembangan hubungan diplomatik, kebijakan visa antarnegara, keamanan dokumen perjalanan, hingga tingkat kepercayaan internasional terhadap sistem keimigrasian suatu negara.

Pemerintah Indonesia dalam beberapa tahun terakhir terus memperkuat digitalisasi layanan keimigrasian sekaligus memperluas kerja sama internasional. Jika upaya tersebut menghasilkan lebih banyak perjanjian bebas visa, peluang peningkatan peringkat pada masa mendatang tetap terbuka.

Karena itu, kekuatan paspor tidak dapat dibangun dalam waktu singkat. Dibutuhkan konsistensi diplomasi dan kerja sama lintas negara selama bertahun-tahun.

Data Ini Perlu Dipahami Secara Utuh

Informasi mengenai peringkat paspor kerap memunculkan persepsi bahwa suatu negara lebih unggul dibanding negara lain. Padahal, Henley Passport Index hanya mengukur kemudahan akses perjalanan internasional, bukan kualitas pemerintahan, tingkat kesejahteraan masyarakat, atau daya saing ekonomi.

Oleh sebab itu, hasil indeks sebaiknya dipahami sebagai gambaran mengenai mobilitas global warga negara, bukan sebagai ukuran menyeluruh tentang kemajuan sebuah bangsa.

Paspor memang berbentuk buku kecil, tetapi nilainya jauh melampaui ukuran fisiknya. Semakin banyak pintu dunia yang terbuka bagi WNI, semakin luas pula peluang Indonesia membangun koneksi, investasi, pendidikan, dan kolaborasi di tingkat global. Peringkat hanyalah angka, tetapi kepercayaan dunia adalah tujuan yang sesungguhnya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolresta Cup 2026

    Kapolresta Cup Tasikmalaya Pecah, 633 Atlet Rebut Gelar

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suara shuttlecock beradu dengan senar raket terdengar nyaris tanpa jeda. Dari satu lapangan ke lapangan lain, para atlet bergerak cepat mengejar setiap poin. Sorak penonton sesekali pecah ketika reli panjang berakhir dengan smash keras yang sulit dikembalikan. Atmosfer itulah yang terasa dalam Kejuaraan Bulutangkis Kapolresta Cup Open 2026. Turnamen yang menjadi […]

  • Ban Gundul

    Ban Gundul Bisa Melanggar Aturan, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Ban gundul kembali menjadi perbincangan di media sosial setelah banyak warganet membandingkan ban kendaraan yang sudah aus dengan ban slick MotoGP yang sama-sama tampak tanpa alur. Sekilas memang terlihat mirip. Namun, dari sisi fungsi, peruntukan, hingga aturan penggunaannya, keduanya justru memiliki perbedaan yang sangat mendasar. Melalui edukasi yang dibagikan NTMC Korlantas […]

  • Kepala BGN Dicopot

    Dadan, Kepala BGN Dicopot, Apa Dampaknya bagi Program MBG?

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) mendadak menjadi perhatian publik. Setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala BGN Dadan Hindayana, berbagai pertanyaan langsung bermunculan. Kepala BGN dicopot, pergantian pimpinan BGN, hingga nasib Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi topik yang ramai dibicarakan masyarakat sejak Selasa malam, 2 Juni 2026. Pemerintah mengumumkan […]

  • Perjalanan hijrah Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah bersama Abu Bakar dalam sejarah Islam

    Rahasia Hijrah Nabi Muhammad SAW: Strategi yang Mengubah Dunia

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Hijrah Nabi Muhammad menjadi titik balik besar dalam sejarah Islam. Peristiwa hijrah Nabi Muhammad bukan sekadar perpindahan tempat, melainkan strategi cerdas yang mengubah arah peradaban dunia. Kisah hijrah Rasulullah ini juga menyimpan makna perjuangan, keberanian, dan keteguhan iman yang relevan hingga hari ini. Awal Tekanan di Makkah yang Memicu Hijrah Pada masa […]

  • Retribusi Pasar Cikurubuk

    Dihantam Retribusi, 800 Ruko Cikurubuk Tasikmalaya Jadi “Kuburan”

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Retribusi Pasar Cikurubuk melonjak tajam dan langsung memukul aktivitas perdagangan di Pasar Induk Cikurubuk. Kenaikan retribusi pasar ini—yang oleh pedagang disebut mencapai 80 persen—mendorong eksodus besar-besaran. Akibatnya, sekitar 800 ruko kini kosong, terutama di zona jongko pakaian, sandal, dan fashion. Sejak kebijakan itu berlaku, kondisi pasar berubah drastis. Arus pembeli menurun, […]

  • Ilustrasi aparatur sipil negara menerima THR dan gaji ke-13 setelah pemerintah menerbitkan PP terbaru tahun 2026.

    THR dan Gaji ke-13 ASN 2026 Resmi Diatur, Kapan Cair?

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah resmi menerbitkan peraturan baru terkait THR dan gaji ke-13 ASN 2026. Kebijakan ini mengatur secara jelas pemberian tunjangan hari raya bagi ASN serta tambahan gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara pada tahun 2026. Dengan terbitnya aturan tersebut, jutaan pegawai negeri kini memiliki kepastian mengenai jadwal pencairan dan komponen penghasilan yang […]

expand_less