Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Herdiat Tegur ASN Mengantuk Saat Acara Resmi

Herdiat Tegur ASN Mengantuk Saat Acara Resmi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Herdiat tegur ASN menjadi sorotan dalam pelaksanaan Program Gerakan Edukasi dan Keuangan Inklusif untuk Sekolah (GENIUS) di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Rabu (29/7/2026). Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menghentikan sambutannya sejenak setelah melihat sejumlah aparatur sipil negara (ASN) tampak mengantuk saat acara berlangsung. Selain menegur soal disiplin aparatur, Herdiat juga mengingatkan peserta mengenai ancaman judi online (judol), pinjaman online (pinjol), serta pentingnya membangun karakter generasi muda di era digital.

Forum tersebut dihadiri Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya Nofa Hermawati, anggota Komisi XI DPR RI, anggota DPRD Jawa Barat Heri Rafni Kotari, kepala sekolah, guru, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Ciamis.

Bagi Herdiat, forum yang membahas literasi keuangan dan pendidikan seharusnya menjadi contoh kedisiplinan aparatur pemerintah.

Herdiat Hentikan Sambutan, Tegur ASN yang Terlihat Mengantuk

Di tengah penyampaian sambutan, Herdiat memilih berhenti sejenak setelah memperhatikan beberapa ASN yang tampak mengantuk.

Ia kemudian menyampaikan teguran secara langsung di hadapan seluruh peserta.

“Jam sembilan sudah pada ngantuk. ASN macam apa ini? Malu lah. Jangan bikin malu. Nanti diambil fotonya sama media, malu kita semua,” kata Herdiat yang disambut riuh peserta.

Menurutnya, setiap aparatur sipil negara harus menjaga etika ketika menghadiri kegiatan resmi. Sikap disiplin tidak hanya mencerminkan profesionalisme individu, tetapi juga menjadi wajah pelayanan pemerintah di mata masyarakat.

Karena itu, ia meminta seluruh ASN menghargai setiap agenda pemerintahan, terutama kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan, pelayanan publik, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Literasi Keuangan Dinilai Penting di Tengah Tantangan Era Digital

Selain menyoroti kedisiplinan aparatur, Herdiat mengajak peserta melihat tantangan baru yang muncul seiring perkembangan teknologi digital.

Menurutnya, digitalisasi memang menghadirkan banyak kemudahan. Namun, di sisi lain, perkembangan tersebut juga membawa berbagai risiko yang perlu diantisipasi sejak dini.

Ia secara khusus menyinggung maraknya praktik judi online dan pinjaman online yang kini tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga aparatur sipil negara.

“Dampak digitalisasi luar biasa. Manfaatnya besar, tetapi dampak negatifnya juga besar. Judi online dan pinjaman online sekarang bukan hanya terjadi di masyarakat, ASN juga banyak yang terjerat,” ujarnya.

Herdiat menilai literasi keuangan menjadi salah satu bekal penting agar masyarakat mampu mengambil keputusan secara bijak dalam memanfaatkan layanan keuangan digital.

Kasus Kekerasan Anak Ikut Menjadi Perhatian

Dalam kesempatan yang sama, Herdiat juga mengangkat persoalan meningkatnya kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Ciamis, sepanjang 2025 tercatat 83 kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak dengan jumlah korban mencapai ratusan.

Menurutnya, kondisi tersebut memerlukan perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat.

Ia menegaskan bahwa keluarga dan sekolah memiliki peran penting dalam membangun karakter anak agar mampu menggunakan teknologi secara bertanggung jawab sekaligus memahami risiko yang muncul di ruang digital.

Program GENIUS Diharapkan Perkuat Karakter Pelajar

Melalui Program Gerakan Edukasi dan Keuangan Inklusif untuk Sekolah (GENIUS), Herdiat berharap kepala sekolah dan guru tidak hanya mengajarkan cara mengelola keuangan sejak usia dini.

Lebih jauh, ia mendorong dunia pendidikan untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, integritas, dan kemampuan menyaring pengaruh positif maupun negatif dari perkembangan teknologi.

Menurut Herdiat, pembangunan karakter membutuhkan kerja sama banyak pihak. Pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat harus bergerak bersama agar generasi muda memiliki fondasi moral yang kuat.

“Bapak dan ibu guru harus menyampaikan kepada anak didik bagaimana mengelola keuangan sejak dini, sekaligus membangun karakter. Membangun fisik itu mudah kalau ada anggaran, tetapi membangun mental masyarakat membutuhkan kolaborasi semua pihak,” katanya.

Disiplin Aparatur dan Pendidikan Karakter Menjadi Pesan Utama

Program GENIUS di Ciamis tidak hanya membahas literasi keuangan.

Momentum tersebut juga menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk mengingatkan pentingnya disiplin aparatur, etika dalam pelayanan publik, serta kesiapan menghadapi tantangan era digital.

Melalui teguran yang disampaikan secara terbuka, Herdiat ingin menegaskan bahwa profesionalisme ASN harus terlihat dalam setiap kesempatan. Sementara itu, pendidikan karakter dan literasi keuangan diharapkan berjalan beriringan agar generasi muda mampu menghadapi perubahan zaman dengan lebih bijak.

Disiplin bukan sekadar hadir di ruang rapat, melainkan tercermin dari sikap, tanggung jawab, dan keteladanan. Ketika aparatur memberi contoh yang baik dan sekolah membangun karakter sejak dini, fondasi pelayanan publik yang berkualitas pun akan semakin kokoh. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • masjid ramah pemudik

    Tak Perlu Bingung Cari Rest Area, 6.859 Masjid Siap Layani Pemudik Gratis

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Perjalanan mudik sering identik dengan kemacetan panjang dan kelelahan di jalan. Karena itu, program masjid ramah pemudik kembali dihadirkan untuk memberi solusi nyata bagi masyarakat. Tahun ini, Kementerian Agama menyiapkan ribuan masjid sebagai tempat singgah nyaman bagi pemudik Lebaran di berbagai wilayah Indonesia. Melalui konsep masjid untuk pemudik Lebaran, masyarakat tidak […]

  • Mahasiswa mengikuti peluncuran Satgas PPKPT di aula Universitas Islam Tasikmalaya untuk pencegahan kekerasan kampus.

    Unitas Ingin Mahasiswanya Merasa Aman, Bukan Sekadar Pintar

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Tidak semua mahasiswa datang ke kampus hanya membawa buku dan mimpi. Sebagian membawa kecemasan. Sebagian lain membawa rasa takut untuk dianggap berbeda, takut dibully, atau takut suaranya tidak didengar ketika mengalami kekerasan. Karena itu, ketika Universitas Islam Tasikmalaya (Unitas) resmi membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi atau Satgas PPKPT […]

  • bukti tanah adat

    Pemerintah Hapus Bukti Tanah Adat Mulai 2026, Warga Wajib Sertifikasi

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Bukti tanah adat tidak diakui mulai 2 Februari 2026. Pemilik wajib mengurus sertifikat resmi sebelum batas akhir. albadarpost.com, LENSA – Mulai 2 Februari 2026, bukti tanah adat seperti girik, petuk, atau letter C tidak lagi berlaku sebagai dasar kepemilikan yang sah. Perubahan ini merujuk pada PP Nomor 18 Tahun 2021, yang mengatur hak atas tanah, […]

  • Kereta Jakarta-Pangandaran

    Kasus Pemerasan Rp 1,8 Miliar Pengusaha Batik Trusmi Cirebon Tuntas Setelah Dedi Mulyadi Turun Tangan

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Kasus pemerasan Rp 1,8 miliar pengusaha Batik Trusmi Cirebon tuntas dalam lima menit usai Dedi Mulyadi turun tangan. Kasus Pemerasan Rp 1,8 Miliar Selesai dalam Lima Menit albadarpost.com, LENSA – Setelah hampir setahun terbelit dalam dugaan pemerasan senilai Rp 1,8 miliar, pengusaha Batik Trusmi Cirebon, Ibnu Riyanto, akhirnya bisa bernapas lega. Persoalan yang sempat menguras […]

  • Pinjol Ilegal

    OJK Tasikmalaya Warning Babinsa: Jangan Tergoda Pinjol Ilegal

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus pinjol ilegal kembali menjadi perhatian serius di Tasikmalaya. Kali ini, Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Tasikmalaya memberikan peringatan langsung kepada ratusan Babinsa jajaran Kodim 0612 Tasikmalaya terkait bahaya pinjaman online ilegal yang semakin marak dan meresahkan masyarakat. Peringatan tersebut disampaikan Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, saat kegiatan sosialisasi literasi keuangan […]

  • manusia bermanfaat

    Saat Sedekah Jadi Konten: Kita Membantu atau Sekadar Terlihat Peduli?

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Hari ini, istilah manusia bermanfaat terdengar di mana-mana. Frasa khoirunnas anfauhum linnas dikutip, dibagikan, bahkan dijadikan caption. Namun, di saat yang sama, muncul pertanyaan yang lebih jujur: apakah kita benar-benar memberi manfaat bagi sesama, atau hanya sibuk terlihat peduli? Coba perhatikan sekeliling. Ada orang yang membantu sambil menyalakan kamera. Ada yang berbagi […]

expand_less